PT 14

505 42 12
                                        

Pagi hari pun tiba,,sepasang suami istri masih terlelap dalam tidurnya. Tak ada yang membuka matanya.

Mereka begitu lelah sepertinya.

"Hoaam...." Hoseok pun mulai membuka matanya. Ia tersenyum ketika mendapati Jira yang masih tidur dengan damainya.

"cantik sekali" bisik Hoseok yang membuat Jira membuka matanya.

Jira yang terkejut pun langsung menutup mukanya dengan bantal.

"hei kau kenapa menutup wajah dengan bantal? Tanya Hoseok heran.

"a-aku malu" lirih Jira yang gugup.

"kenapa malu? Kan semalam aku dan kau sudah melihat semuanya" goda Hoseok dan mendapatkan 1 pukulan dari Jira.

"y-yak?! Jangan b-berbicara i-itu aku malu!!" teriak Jira yang masih setia menutup mukanya dengan bantal.

"Kau tau desaha-"

"Hoseok sudahlah aku malu!" ucap Jira sedangkan Hoseok hanya terkekeh saja.

"Aku mau mandi dulu" ucap Jira tetapi ditahan oleh Hoseok.

"Mandi bersama?"

"tidak!!" ucap Jira langsung.

"s-sekarang kau berbalik badanlah Hoseok" perintah Jira.

"untuk apa?" tanya sang suami..

"a-aku m-mau kekamar mandi" ucap Jira karena mereka benar benar naked sekarang.

"Kalo aku tidak mau? Lagian untuk apa? Aku sudah melihatnya kan?" ucap Hoseok santai.

Tiba tiba saja Hoseok berdiri dan memakai celananya lalu menggendong Jira berbalut dengan selimut putih tersebut.

"HOSEOK-AH TURUNKAN AKU!!" jerit Jira dan dibalas kekehan oleh Hoseok.

Dan ya mereka pun mandi bersama dan pastinya tidak hanya mandi biasa.

Setelah selesai mereka pun sarapan bersama.

"Jira-ah bisa ambil kan aku minun?" tanya Hoseok dan dibalas anggukan oleh Jira.

"Akhh..."pekik Jira.

"Sakit ya? Mianhe kau duduklah disini biar aku yang ambil sendiri" ucap Hoseok menuntun Jira kembali kekursi.

Kini jira benar benar malu sekali ia akan sedikit kesulitan berjalan itu semua perbuatan Hoseok.

"Maaf karena aku meng-"

"Makan saja Hoseok" ucap Jira dengan menekankan kata terakhir dan membuat Hoseok benar benar bungkam dibuatnya.

Setelah selesai mereka pun berencana ingin melanjutkan ke Menara Eiffel. Salah satu tempat yang paling diidamkan oleh Jira sejak dulu.

"Kau yakin bisa berjalan?" tanya Hoseok kepada Jira didalam taksi.

"T-tentu saja" ucap Jira sedikit gugup.

Ketika sudah sampai mereka pun turun tetapi Jira masih sedikit sakit.

"Sudahlah naik ke punggung ku" ucap Hoseok membelakangi Jira sambil menepuk nepuk punggungnya.

"Aku berat Hoseok"

"siapa yang bilang kau berat? Tadi malam saja kau begitu ringan" ucap Hoseok dengan santainya.

"Sekali lagi kau bicarakan itu aku berjanji tak akan berbicara kepada kau Hoseok" ucap Jira yang sepertinya memang benar benar malu mendengar cerita tersebut.

"Eh? Kau marah? Mianhee" rengek Hoseok kepada Jira.

Sedangkan Jira tertawa melihat tingkah Hoseok yang begitu menggemaskan ketika ia meminta maaf kepada Jira.

Contract Marriage (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang