PT.1

2.1K 99 4
                                        

Lee Jira Pov

"maaf kami tak bisa menerima karyawan baru lagi" ucap seorang pemilik toko cafe kepada ku.
Ini adalah yang ke 20 aku ditolak untuk bekerja. Aku tak tau lagi harus mencari pekerjaan,semua orang menolakku. Aku tak bisa pulang sebelum aku mendapatkan pekerjaan.
Aku tak mau kehilangan adikku. Aku sangat menginginkannya sembuh.

"aish aku harus mencari pekerjaan dimana lagi?!" aku sangat frustasi memikirkan tentang ini.
Tiba tiba saja handphone ku berdering dan itu panggilan dari tetanggaku. Panggilan itu membuat tubuh ku melemas tak berdaya sungguh sangat menyakitkan.
"Jira.... Kai kritis"
Dengan sekuat tenaga yang tersisa aku berlari tanpa memperdulikan orang melihatku aneh.
Tiba tiba saja ada orang menabrakku
"m-maafkan saya tuan" aku pun membungkuk kepada pria itu
"ah tak apa apa tapi kenapa kau menangis?" astaga aku sampai lupa kalo air mata ku masih ada
"aku tak apa apa tuan maaf aku buru buru" aku pun lari, tapi tangan ku ditarik oleh pria itu lagi
"kau kenapa?? Butuh uang?? Aku tau kau ditolak beberapa kali di cafe" aku pun kaget kenapa dia bisa tau
"aku akan memberi mu uang sepuasmu dengan satu syarat kau harus menikah dengan kakakku" tunggu kenapa dia menyuruh ku untuk menikahi kakaknya?????
"maaf tuan saya bukan perempuan murahan" aku sedikit meninggikan nada bicara ku
"kau pikir pikir saja dulu. Ini kuberikan kepada mu kartu ini kalo kau berubah pikiran kau bisa hubungi nomor ku" dia pun pergi meninggalkan aku.
Aku hanya mengambil kartunya dan mengabaikan kartu tersebut.
Sesampainya aku disana betapa rapuhnya hatiku melihat adikku terbaring lemah,kenapa kejadian ini terulang kembali sama seperti ibu dulu meninggalkan ku dan Kai sendirian.
Didepan ku sudah ada tetangga yang paling baik kepada ku namanya Kim seokjin dia sudah kuanggap sebagai kakakku sendiri. Dia yang selalu merawat Kai ketika aku tidak dirumah.
"Kak seokjin, Kai bisa selamatkan?" ucapku sendu didekapan seokjin

"sudah kau jangan menangis aku yakin kai bisa melawan penyakitnya" seokjin selalu membuat hatiku lega walaupun sedikit setidaknya masih ada orang yang sangat sayang kepadaku dan Kai.

..

Hari sudah semakin malam,Seokjin sudah pulang dan tinggallah aku sendiri. Dari arah pintu kamar kai keluarlah dokter yang memeriksa kai.
"dok bagaimna keadaan adik saya?" aku sangat khawatir sekali.
"maaf nona sepertinya kita harus melakukan opreasi pengangkatan tumornya tersebut"
Bagai disambar petir hatiku kembali lemah dan rapuh sekali.
Bagaimana aku akan mendapatkan uang dalam waktu 3 minggu?
Tapi tunggu aku tau apa yang harus kulakukan yaitu menikah kontrak yg disebutkan oleh pria yang menabrakku kemarin.
Namanya Jung Jaehyun?
Aku akan meneleponnya besok dan menyetujui pernikahan tersebut.
Tapi ada apa dengan kakaknya? Padahal mereka orang yang kaya pasti banyak sekali wanita yang mau dengan kakaknya.

..

"aku setuju dengan pernikahan itu" ucapku dengan tegas dan penuh keyakinan didepan Jaehyun.
"baiklah sekarang kau tinggal menandatangani kontrak ini dan akan kuberikan uang" ucapnya santai.

Akhirnya aku mendapatkan uang untuk pengobatam dan operasi adikku. Aku sangat senang tetapi aku tetap harus menikah dengan lelaki itu.

..
Malam ini adalah pertemuan pertama ku dengannya. Kata Jaehyun aku harus menjaga sikap dan jgn memancing emosinya.
Tapi kenapa? Apakah sebegitu galaknya dia hingga orang tak mau menikah dengannya? Masa bodoh lah yg penting aku harus bersikap bagus dihadapannya.

"baiklah silahkan masuk nuna" ucap jaehyun kepadaku sambil tersenyum

"terima kasih"

Sesampainya aku dirumah keluarga Jung aku sangat kaget dengan keadaan rumah mereka. Sangat besar dan megah. Aku tak pernah membayangkan akan menjadi menantu dari keluarga yang sngatlah kaya raya.
Ketika aku masuk kerumah mereka aku disambut hangat oleh para pelayan rumah tersebut.
Diruang tamu aku melihat seorang pria yang duduk disofa sambil menundukkan kepalanya.
Siapa dia???

Contract Marriage (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang