Menikah memang adalah sebuah kebahagiaan setiap orang. Berbeda dengan Lee Jira menikah baginya adalah sebuah petaka, ia harus menikah dengan lelaki yang tak dicintainya dan mengidap penyakit bipolar.
Demi mencukupi biaya keluarganya ia rela menikah...
"hyung kumohon sebentar lagi perempuan itu akan kujemput bersiap siaplah dan tahan emosi mu dan semua kecemasan mu" ucap jaehyun kepada hyungnya
"bagaimana caranya jaehyun??!! Aku tidak tau?!!" pria itu hampir saja menampar jaehyun. Untungnya ia ditenangkan oleh salah satu pelayan dirumah itu.
..
Jira Pov
Ketika aku asik memperhatikan wajah pria tersebut,sepertinya ia menyadari aku dan mengalihkan pandangannya kepada ku. Karena kaget aku pun membuang pandangan ku kepadanya.
"dia siapa jaehyun?" tanyaku karena aku sangat penasaran. Dia sangat tampan sekali sungguh.
"itu kakakku dia yang akan menikah dengan mu" jaehyun pun menarik tangan ku untuk menuju kearah sofa. Ketika aku berdiri dihadapan pria itu aku sedikit canggung dan malu.
"noona santai saja ya jangan terlalu canggung" sepertinya jaehyun ini sangat peka akan diriku. Setelah itu ia pun pergi meninggalkan aku bersama pria tersebut. Semuanya hening, aku pun membuka keheningan ini dengan menyapa pria tersebut
"uhm... K-kenalin saya Lee Jir-" "aku sudah tau" ucapan ku dipotong oleh pria itu. Aku hanya tersenyum canggung saja. Jaehyun kumohon cepatlah kembali. Tiba tiba saja pria itu berbicara kepadaku.
"apakah kau sudah tau namaku?" ucapnya sambil menaikkan alisnya.
"M-maaf saya tidak tau" ucapku seadanya, aku memang gak tau siapa nama pria ini.
"baiklah saya Jung Hoseok,kau bisa panggil Hoseok saja" ia pun kembali terdiam. Dan jaehyun pun tiba
"baiklah noona, hyung pernikahan kalian akan diselenggarakan minggu depan"apa yang dikatakan jaehyun sontak membuat ku tersentak. Kenapa ini cepat sekali?! Aku belum siap!!
"K-kenapa harus minggu depan?" ucapku gugup sekali. "ini keputusan saya" ucap hoseok kepadaku. Dan aku hanya pasrah saja.
..
Minggu depan adalah hari pernikahan ku. Aku ingin menikah juga tapi dengan orang yang kucintai bukan dengan cara seperti ini. Tapi bagaimana lagi aku tak bisa menolak semua ini, aku ingin yang terbaik untuk kai aku tak ingin dia menderita lagi.
Sekarang kai sudah berada diruang VIP ia masih belum sadarkan diri selama 1 hari ini. Sungguh aku sangat terkejut sebenarnya bahwa seokjin baru saja pergi ke Australia untuk meneruskan perusahaan milik ayahnya.
Ia memberitahuku ketika dia sudah sampai di Australia. Aku pun kembali kerumah untuk membereskan kamar ku dan mengganti bajuku.
Sepertinya aku akan sangat merindukan dengan rumah ini. Mungkin aku akan kembali 1 tahun lagi. Aku akan tinggal dirumah Hoseok dan kai selama kontrakku berjalan.
..
Matahari pun mulai naik dan sinarnya mengenai wajahku. Aku terbangun dan bergegas mandi. Baiklah aku harus bisa menjalankan ini semua. Hari ini aku dan Hoseok harus pergi ke Butik dan Toko cincin untuk ku dan dia.
Sebentar lagi aku akan dijemput oleh Jaehyun. "Kai noona pergi dulu ya,noona harap klo aku kembali kamu udah sadar ya sayang kalo gitu noona pergi dulu" aku pun keluar dari kamar kai.
Didepan rumah sakit aku melihat Jaehyun yang berdiri sambil melemparkan senyum kepadaku. "selamat pagi noona,ayo kita pergi hyung sudah didalam" ucap Jaehyun sambil membukakan pintu mobil.
Aku pun masuk kedalam mobil dan mendapati Hoseok yang sedang tertidur. Kenapa dia lebih tampan jika tertidur? Ketampanannya sungguh membuatku terkagum. Dan lagi lagi aku ketahuan olehnya.
"kau membuatku tak nyaman" jawabnya ketus kepadaku dan aku hanya meminta maaf kepadanya. Astaga wajahku pasti memerah sekali.
..
Akhirnya aku sampai disebuah butik yang sangat besar. Aku yakin pasti gaun2 yang ada didalam butik ini sangat mahal. Baiklah aku pun disambut oleh seorang karyawan disana. "hm ini dengan tuan Jung Hoseok dan Lee Jira?" aku pun mengangguk dan melihat kearah hoseok.
"kau pergilah mencari gaunnya aku akan duduk disini" aku hanya menangguk dan pergi mengikuti karyawan tersebut.
Aku pun memakai gaun warna putih. Sungguh ini sangat berat dan panjang. Tapi ini adalah pilihan Hoseok jadi mau tidak mau aku akan tetap memakai ini.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Aku pun keluar untuk melihatkan kepadanya. Sungguh aku tak pernah melihat Hoseok tersenyum ini adalah pertama kalinya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.