Cerita ini berkonten dewasa dan mengandung unsur kekerasan.
Warning!!!!
Best rangking
#1 Jimin 2020
#9 London 2020
#Romansa
#cinta
#Seks
#hfcreaktions
#Fantasti
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Yang masih nungguin Alana comeback comen ya.
{Jangan lupa tinggalkan komentar dan juga tekan bintang. Budayakan follow akun milik saya terlebih dahulu sebelum membaca. Selamat membaca reders ❤️} ================================
Author story'
Alana dan Felix berjalan beriringan keluar dari kantor Felix. Tatapan kagum dan juga tatapan tak suka sudah makanan sehari-hari mereka. Mengingat dulu Felix adalah pria yang paling di incar banyak kaum wanita. Bahkan sampai sekarang, dan Alana harus setiap hari mengulas sabar saat para wanita kurang belaian itu menggoda Felix entah di belakang atau di depan Alana.
Felix berjalan sambil merengkuh pinggang Alana. Wajahnya datar dan dingin. Sedangkan Alana mengulas senyum manis walaupun hanya tipis.
Tak ayal banyak kaum Adam juga mengincar Alana. Tak sedikit dari mereka berharap Alana dan Felix bercerai. Namun, banyak juga yang menginginkan pasangan romantis itu tetap utuh walau badai menerpa.
"Silahkan sayang!." Kata Felix manis sambil membukakan pintu mobilnya.
"Thanks you honey!." Manis Alana mengundang senyum manis di bibir Felix.
Saat Felix sudah menutup pintu. Dia berputar dan masuk ke dalam mobil. Mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang. Tangan mereka saling menggenggam erat.
"Baby El ada di rumah atau di rumah momy?." Tanya Felix.
"Emm aku tidak tau. Tapi sewaktu aku ke rumah sakit baby El masih di rumah!." Kata Alana.
"Baiklah sayang kita pulang. Aku benar-benar merindukan baby ku!." Semangat Felix.
"Oke." Balas Alana.
Perjalanan itu terasa indah saat di selingi canda tawa dari kedua nya. Tak terasa waktu berjalan begitu cepat. Kini mobil Lamborghini merah itu sudah memasuki mansion mewah bak istana itu.
Alana membuka pintu. Di susul Felix yang kemudian merengkuh pinggang Alana mesra.
"Aku jadi teringat saat kamu pertama kali datang padaku untuk menggodaku!." Goda Felix.