Chapter 25

10.2K 556 95
                                        

Happy Reading.

_________________________

"Lanjutin ngobrolnya, gue mau ke ruangan." Audie berdiri dari duduknya lalu berjalan menuju ruangan pribadinya.

"Ehh ehh mau kemana lo?" tanya Andre saat melihat Refan ikut berdiri.

"Nusul Audie," balasnya singkat.

"JANGAN APA APAIN ADEK GUE!" Refan mengacungkan jempolnya saat mendengar teriakan Andre.

Cklekk

Saat masuk ke ruangan, Refan melihat Audie sibuk dengan laptopnya, matanya terus menatap ke layar terang tanpa memperhatikan sekitar.

"Au," panggil Refan.

"Hm?"

"Sibuk ngapain?" Refan mendekat ke arah Audie dan memeluknya dari belakang.

"Ngerjain berkas."

"Emang berkasnya salah apa?" Audie menatap Refan heran.

"Berkasnya salah apa kok lo kerjain?" Audie memutar bola matanya dan mendengus kesal.

"Awass Pan! Geli!" kesal Audie sambil mendorong kepala Refan yang berada dipundaknya.

"Bertahun tahun ga ketemu, lo makin cantik ya," ucap Refan dengan maksud menggoda.

Audie menatap malas Refan dan mengangguk sekali.

"Kok lo gak blushing sih!" kesalnya.

"Gue bukan cewek gampangan yg dipuji dikit langsung terbang."

********

"Bang, gaada makanan apa? Laper gue!" tutur Bayu, laki laki itu mengeluh lapar sambil mengelus perutnya.

"Ada didapur, ambil sendiri sana!" Bayu mengangguk semangat dan pergi menuju dapur.

Namun baru beberapa langkah, Bayu kembali ke ruang tengah dimana Satya dan lainnya bersantai.

"Dapurnya dimana?"

Satya menatap jengah Bayu, "Lurus aja nanti sampe."

"Oke."

"Bang! Gimana? Lo udah ada pacar?" tanya Andre tiba tiba.

"Belom nemu yang srek," balas Satya singkat.

"Kenapa gak sama Ely aja!" Ely melotot ke arah Andre yang berucap dengan wajah tanpa dosanya.

Bugh

"Adoh! Santai napa Yu! Becanda doang kali!" kesal Andre saat Bayu tiba tiba datang dan memukul punggungnya.

"Bodo!" balas Bayu sambil menjulurkan lidahnya.

"Lo mau gue bacok?" Bayu menggeleng cepat saat melihat wajah Andre menjadi datar dan suaranya yang dingin.

"Ampuun Ndre, sini gue elus elusin!" ucap Bayu panik sambil mendekat ke arah Andre.

"Dih ogah, jijik gue sama lo!"

"Ribut banget kalian." Suara Audie membuat Andre dkk menoleh.

"Abis ngapain lo berdua?" tanya Elang dengan mata yang menyipit.

"Ngerj-"

"KETUA! KETUA!"

"Apa?" tanya Audie saat melihat beberapa anggota RG lari kearahnya dengan tergesa gesa.

"Ada yang memasang beberapa bom di mansion Anderson," ucap salah satu anggotanya yang mampu membuat Audie dan lainnya terkejut.

"Berapa bom yang dipasang?" tanya Audie mencoba untuk santai.

Audie is the QueenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang