Untuk kamu, laki-laki yang mengatakan malam itu jujur,
Juga kamu bintang yang terbang di pusat busur,
Aku sebagai malam ingin pamit.
Terimakasih untuk segalanya. Jaga diri kalian baik-baik.
Kita adalah sepasang bodoh yang dipertemukan pada duatitik nadir berbeda.
Terasa paralel, nyatanya bertikai kiblat.
-••♡••-
🔉Now playing:
🎶I Like You so Much, You'll know it-Ysabelle Cuevas🎶
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Salsa yakin tubuhnya hampir limbung jika saja kaki kirinya tidak cepat menopang.
Gadis itu tertegun.
Saat cowok berkaos polos itu mendekat, detak jantungnya seperti terlewat satu.
Ia memang tidak tahu, manifestasi laki-laki tampan di dalam dunia itu seperti apa. Namun, wajah Marco sepertinya sudah mengisyaratkan kesempurnaan dari daftar imajinasinya.
"Kenapa berdiri di situ?" tanya Marco sembari mengulas senyum.
Di sisi lain, yang ditanya justru tampak gelagapan. Ia ingin kabur tapi itu tidak mungkin.
"A-aku mau ngambil buku..." sahutnya tergagap.
"Oh? Buku diari ini?" tanya Marco sembari menunjukkan sebuah buku bersampul cokelat lumpur dengan gambar London Bridge di depannya.