Oke, kembali lagi dengan aku, author tergabut di seluruh planet.
Jadi, di sini aku cuma mau ngasih tahu kalau pembenaran detail udah selesai, dan yahhh ternyata lumayan banyak detail yang aku tambahin, bahkan ada beberapa scene yang aku ganti.
Bagi kalian yang baru membaca cerita ini, beruntunglah kalian karena dapat ngikutin alur dari awal. Dan untuk pembaca lama, aku minta maaf banget atas ketidaknyamanan ini. 🙏
Aku tahu aku salah banget.
Aku harap kalian tetep stay di work ini, meski ada beberapa detail yang aku ganti.
Detailnya gak banyak sih, cuma menyangkut beberapa inti doang. Dan di sini aku mau kasih tahu ke kalian poin poin yang aku ubah.
1. Salsa dan Marco sebenarnya teman masa kecil. Tapi pas umur 8 tahun, Marco pindah rumah, yang kemudian diikuti Salsa yang ikut pindah rumah karena kematian Mamanya. Mereka hilang kontak.
2. Mereka ketemu lagi waktu menginjak usia SMP, di mana Salsa dan Marco berada di kelas yang berbeda.
3. Salsa ingat kalau itu Marco, tapi Marco lupa jika itu Salsa. Di mana Marco ini tumbuh jadi cowok yang populer, dan sering gonta-ganti pacar, tipikal cowok brengsek. (Ya aku tahu ini mainstream banget, dan aku sendiri kayak euhhh banget sama otak aku), Sementara Salsa jadi gadis introvert, pemalu, dan tak kasat mata karena trauma kematian mamanya.
(Jadi jangan kaget sama part berikutnya, terutama sifat Marco yang mungkin bakal berubah drastis. Karena aku udah revisi pada part-part awal.)
4. Salsa udah suka sama Marco sejak kecil, dan itu berlanjut ketika mereka menginjak usia SMP. Di sini Salsa harus ngelihat tingkah buruk Marco yang sering gonta-ganti pacar. Tapi gilanya dia masih aja suka.
5. Marco tiba-tiba deketin Salsa pun nggak tanpa alasan. Fyi, mereka berada pada kelas yang sama pas SMA. Tapi keduanya gak pernah berinteraksi. Marco asyik sama temen-temennya yang populer, sedangkan Salsa cuma punya satu temen, yaitu Sandra.
6. Awal semester lima, Marco nerima taruhan Jeno buat deketin Salsa. Padahal posisinya Jeno itu cuma becanda. Ya karena emang Marco-nya yang sifatnya gitu sama cewek, alhasil dia nerima tantangan itu. (Buat seneng-seneng dan bikin dia puas).
7. Pada chapter 16, Salsa nggak sengaja keceplosan kalau dia ini temen masa kecilnya Marco. Marco yang sejatinya emang nyari temen kecilnya itu dari dulu langsung speechless dong. Ngerasa bersalah dia karena udah jadiin temennya sendiri sebagai bahan taruhan. Yang kemudian malah jadi rasa suka beneran.
8. Perlahan, Marco pengen ngerubah sifatnya. Mulai dari berhenti ngerokok (chapter 20), tobat dari kebiasaannya mainin cewek, dll.
Tapi di sinilah cerita dimulai.
Masa lalu Marco, adaptasinya dalam merubah diri, serta perbedaan dunia Salsa dan cara mereka tumbuh saling berbenturan satu sama lain menimbulkan konflik. Hingga mereka sadar, udah terlanjur banyak yang berubah di antara mereka.
Perubahan yang udah nggak bisa diterima oleh keadaan.
So, apakah kalian pengen terus ngebaca, atau memilih berhenti, itu terserah kalian.
Meskipun aku berharap banget kalian ngampunin dosa aku kali ini:"(
So do you wanna stay?
*) untuk kalian yang pengen dapatin gambaran masa kecil mereka sebelum kepisah, kalian bisa lihat MV nya Taylor Swift ft. Ed Shareen—Everything has changed di youtube.
Aku gak bisa kasih di sini karena udah dilisensi vevo wkwk.
Kali aja bisa membantu imajinasi kalian tentan gimana kisah mereka dulu.
Dua anak kecil di dalam video itu anggap aja kisah singkat mereka.
Terimakasih.
*)bila ada revisi tambahan akan aku kasih tahu di chapter-chapter berikutnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Starlight! | Mark Lee
Fiksi RemajaUntuk kamu, laki-laki yang mengatakan malam itu jujur, Juga kamu bintang yang terbang di pusat busur, Aku sebagai malam ingin pamit. Terimakasih untuk segalanya. Jaga diri kalian baik-baik.
