Chapter 13
Sooyoung pernah berpikir berkali-kali melalui otaknya yang pas-pasan itu tentang satu kata sederhana yang penuh dengan angan-angan belaka, seandainya. Seandainya saja Sooyoung jahat, jahat dalam artian benar-benar jahat yang melakukan sebuah tindakan kriminal lalu setelahnya mendapat hukuman penjara, maka ia rela. Ia rela saja asalkan seandainya ia punya sedikit saja jiwa psycho yang muncul dijiwanya kemudian bisa mendukung kejahatannya hingga dapat berlangsung seru. Seandainya saja ia memiliki semua itu, maka sudah dipastikan ia akan membunuh dengan kejam semua lelaki yang ada dalam mission list nya tanpa harus ia selidiki satu-persatu. Tapi itu semua hanyalah sebuah kata seandainya. Kata dimana semua orang bisa secara gratis membayangkan apa yang kita inginkan tanpa harus melakukan apapun. Dan tidak melakukan apapun sama dengan tidak akan mendapatkan apapun. SEANDAINYA...
Sooyoung membuka kedua matanya perlahan karena rasanya kepalanya pusing tujuh keliling seaolah ia telah menaiki wahana komidi putar seratus kali. Jika kalian merasa pusing setelah lama memejamkan mata, maka saat pertama kali yang kalian lihat ketika mata kalian terbuka hanyalah serangkaian pemandangan samar-samar. Itu yang dirasakan Sooyoung saat ini. Ia hanya mengedip-kedipkan kedua matanya untuk mencoba menjernihkan semua pemandangan dihadapannya hingga bisa menjadi kualitas HD. Dan ketika ia masih melihat samar-samar, kepalanya yang pusing serta kabel kuning didalam otaknya mulai menyatu dan menyalakan lampu diotaknya (Triiing...), ia teringat akan sesuatu. Seluruh ingatannya tiba-tiba memutar kembali serangkaian kejadian siang tadi dan seluruh perkataan Bryan padanya yang sudah seperti kaset video.
"Kau sudah benar-benar tidak waras yah?!" Bryan berteriak sambil mencengkram kuat lengan Sooyoung. Bryan juga tahu kalau Sooyoung tidak akan diam saja saat ini dan perempuan itu akan segera kabur darinya kalau Bryan tidak bertindak sekarang juga untuk mencegahnya. "Kalau kau begini terus, yang ada kau akan mendapatkan banyak masalah! Astaga Park Sooyoung... Apa sih sebenarnya yang ada dalam kepalamu ini? Kenapa sulit sekali membuatmu santai sedikit! Demi tuhan, kau bahkan belum tidur sejak kemarin! Berhentilah menjadi perempuan gila!"
"Bagaimana aku tidak gila kalau sampai detik ini aku belum bisa menuntaskan misiku!" Sooyoung berbicara sambil menggertakan giginya, ikut kesal. Ia marah pada Bryan karena menurutnya Bryan ingin mencoba menghalangi kegiatannya hari ini.
"Aku tahu kau sangat ingin menemukan ayah biologismu sekarang. Tapi kalau kau bertindak seceroboh semalam, nyawamu bisa kembali terancam seperti dulu! Semua orang yang sedang kita coba hadapi bukanlah orang-orang biasa. Kau bahkan hampir dibunuh semalam!"
"Tapi buktinya aku masih hidup saat ini. Aku masih bisa berjalan diatas tanah, bukan melayang seperti roh atau hantu penasaran yang berkeliaran mencari tahu tentang ayah biologisnya yang sedari dulu ia coba temukan tapi belum berhasil hingga sekarang."
Bryan Menghembuskan nafasnya lelah dan menatap penuh harap pada perempuan yang bahkan penampilannya masih sama seperti semalam terakhir kali ia tolong, "Apa kau tahu perasaanku saat tahu kau dibuntuti seseorang semalam?" Bryan bahkan mengatakan pertanyaan yang barusan dengan kedua mata memerah dan hampir saja menjatuhkan air matanya yang ia sedang bendung. Bryan melajutkan, "Kau ketahuan berusaha mendapatkan jejak bibir dari gelas yang baru diminum Yunho. Semua orang tahu kalau Yunho adalah salah satu presiden direktur dari perusahaan agency besar dan ternama. Yunho pasti takut kalau kau ingin membunuhnya atau ia berpikir kau ini musuhnya hingga ia menyuruh orang suruhannya untuk membuntutimu bahkan ingin mencelakaimu Park Sooyoung. Kau masih bisa selamat pagi ini, tapi malam ini belum tentu! Yunho pasti tahu kalau kau akan datang malam ini pada pestanya Jung Hana. Dia mungkin berniat jahat padamu sekarang karena ingin mencoba melindungi dirinya sendiri. Belum lagi mantan istrinya Joon Ki. Aku yakin semalam dia tidak datang karena punya rencana pada malam ini. Jadi ku mohon, ayo pulang ke apartment ku dan istirahat saja. Ayolah Park Sooyoung!" Bryan sekarang menggoyang-goyangka tangan Sooyoung ke kanan dan ke kiri, memintanya agar setidaknya mau mengikuti apa yang dikatakan oleh Bryan tadi.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Married Project
Fiksi PenggemarKim Taehyung, usia 37 tahun lebih satu minggu. Kaku, Tidak mudah bergaul, Sulit mengungkapkan perasaannya dan tidak suka dunia luar. Kelebihannya adalah otak yang pintar dan wajah yang luar biasa tampan. Untuk urusan percintaan, beri dia nilai nol b...
