Running Out Part#2: Section 9

87 6 0
                                        

APART 239

Gawin telah membersihkan tubuh, ia merasa lelah setelah drama yang harus ia alami seharian ini. Kamar yang ia tempati adalah kamar Khao, korban yang sedang menjadi prioritas utama Gawin untuk diselamatkan. Gawin duduk di kursi belajar Khao, menelisik barang-barang Khao yang kebanyakan hanya buku, kertas gambar, peralatan menggambar dan juga foto serta lukisan yang dilukis oleh Khao sendiri. Gawin kemudian berjalan ke arah dimana tumpukan kanvas milik Khao berada. Menyingkirkan satu demi satu kanvas itu, hingga sampai pada kanvas berukuran sedang yang tertutup dengan kain putih. Gawin dan rasa penasarannya seharusnya tidak pernah ada atau lebih tepatnya, tidak seharusnya Gawin merasa penasaran akan hal yang bukan miliknya. Tetapi melihat kanvas yang ditutupi sekenanya dengan kain putih ini membuat dirinya ingin menyingkap kain itu. Kemudian dengan perlahan Gawin menggerakan tangannya mendekati kanvas itu. Gerakan yang perlahan namun pasti itu, akhirnya menyentuh kain berwana putih yang menutupi permukaan kanvas. Gawin mencoba melepas kain itu tetapi tertahan ketika Gawin mendengar suara ketukan dari pintu kamar. Seseorang memanggil nama Gawin dengan suara beratnya.

"Win... Gawin... " panggilnya sambil mengetuk pintu.

Gawin yang mendengar itu langsung beranjak dari tempatnya berdiri dan kemudian membuka pintu kamarnya.

"Iya, ada apa Ja?" tanya Gawin, ketika melihat Ja di depan pintu sambil membawa secangkir susu hangat.

"Ini mom bikin susu, dia minta gue buat kasih ke elo." sambil memberikan nampan yang membawa segelas susu kepada Gawin. Gawin yang melihat itu kemudian menerima susu itu dengan ucapan terima kasih yang terselip perlahan dari sela mulutnya yang menyunggingkan senyum tipis kepada Ja yang membuat Ja tertegun sejenak.

Gawin yang melihat Ja melamun kemudian melambaikan tangannya yang bebas ke arah wajah Ja.

"Hey, kamu gak papa?" tanya Gawin.

"Hm? Hah? Gimana?" Ja tidak menjawab pertanyaan Gawin malah bertanya balik dengan nada panik terdengar dari suaranya.

"Gue tanya, elo gak papa?"

"Oh, iya gue gak papa. Diminum ya susunya. Kalau udah taruh meja belajar Khao aja besok gue ambil. Gak usah lo bersihin."

Gawin hanya bisa mengangguk kemudian menutup kembali pintu kamarnya. Di hadapannya sekarang terdapat kanvas putih yang masih tertutup hanya saja rasa penasarannya kini sirna oleh segelas susu yang baru saja ia terima.

"Well, gak baik juga menggeledah barang orang lain tanpa ijin." batin Gawin.

Akhirnya gawin kini duduk di meja belajar Khao sambil perlahan membaca buku diary yang baru saja diberikan kepadanya oleh Ibu Khao.

SUNNY X PODD AU : Running OutTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang