BLUEOCEAN MANOR
Sebuah ponsel pintar berbunyi nyaring di dalam rumah yang sepi ini. Tak lama kemudian Mike, kepala pelayan rumah itu datang ke sumber suara. Ia melihat siapa yang menelpon, setelah itu baru mengangkatnya.
"Selamat Malam tuan Gawin..."
"Ah, Mike - Phi Podd di rumah?"
"Iya tuan, apa anda ingin berbicara dengannya?" tanya Mike.
"Tidak usah, pasti dia sedang istirahat. Bisakah kau sampaikan pesanku untuk Phi Podd?"
"Pesan apa tuan?"
"Tolong beritahu Phi Podd jika malam ini aku tidak pulang ke rumah kecil kita."
"Itu saja Tuan?"
"Iya, itu saja. Jika ada tambahan aku akan memberitahumu." ujar Gawin, sebelum akhirnya menutup percakapannya dengan Mike.
Mike kemudian menaruh ponsel pintar Podd pada tempatnya dan kembali ke kesibukannya. Ketika berjalan di lorong Mike melihat tuannya Podd sedang berdiri dengan pandangan yang agak kosong. Sejujurnya dia mencemaskan tuannya ini. Sebagai kepala pelayan keluarga Suphakorn, Mike telah bekerja selama kurang lebih lima belas tahun di rumah ini. Dia adalah saksi hidup bagaimana Podd tumbuh dan berkembang menjadi lelaki dewasa yang sangat tampan.
Menjadi seorang kepala pelayan menuntutnya untuk bungkam dengan semua yang terjadi di rumah itu. Bahkan hingga kejadian yang terjadi satu tahun yang lalu pun ia tidak dapat mengatakannya kepada siapapun. Bisa menyelamatkan tuan Tay saja sudah menjadi sebuah mukjizat yang tidak dapat dibayangkan. Walau sepertinya percuma, mengingat kondisi tuan Tay juga tidak lebih baik.
Podd merasa ada seseorang yang menatapnya kemudian membalikkan badannya, ia mendapati Mike di sana yang kemudian memberikan senyum dan membungkuk kepadanya.
"Mike? Do you know me?" tanya Podd kemudian.
Mike tahu kemana arah pembicaraan ini memilih bungkam dan tak menjawab pertanyaan Podd.
"Aku akan menganggap diammu sebagai jawaban." Ujar Podd.
Lalu Podd mengeluarkan sekotak rokok dari saku celananya, dan mulai menyulut batang rokok tersebut. Dihisapnya nikotin itu sedalam mungkin, seolah ia ingin menelan semua rasa pahit yang dirasakannya selama ini. "Bahkan setelah apa yang terjadi setahun yang lalu tetap saja tidak membuatku menjadi lebih bahagia." Podd bergumam walau suaranya lirih Mike tetap dapat mendengar apa yang Podd katakan. Kemudian Podd kembali lagi melamun menatap langit malam yang semakin kelam dengan sebatang rokok pada tangannya yang sesekali ia sesap untuk memberinya ketenangan.
"Apa ada lagi yang ingin kau bicarakan?" tanya Podd kemudian, ketika melihat Mike tidak segera beranjak pergi.
"Ah saya hanya ingin bilang, tadi tuan Gawin menelpon ke ponsel anda." lapor Mike
"Biar saja, nanti atau mungkin besok pagi aku akan menghubungi dia."
"Apa tuan ingin saya ambilkan ponsel milik tuan?"
"Tidak biarkan saja di situ, angkat saja dan balas pesan itu jika kau pikir perlu untuk di balas. Aku sedang tidak ingin bertemu dengan mereka..." kalimat Podd menggantung, Mike yang paham akan apa yang Podd maksud segera undur diri dan kembali pada kesibukannya.
"...mereka yang bahkan tidak dapat membedakan kita. Bukankah kah sangat menyedihkan?" asap rokok kemudian mengepul dan membungbung tinggi ke atas menyelimuti pandangan mata Podd yang masih menatap nanar gelapnya malam.
KAMU SEDANG MEMBACA
SUNNY X PODD AU : Running Out
FanficThis is an Alternate Universe story of Podd x Khao, which including Gawin, Luke, Earth, Joss, Gun, Bright, Thanat, Tawan... And other cast who will appear following the story. Disclaimer! BXB AU 18+++ Sexual assault, kidnapping, and other gore conte...
