Running Out Part#2: Section 14 - II

75 6 0
                                        

BLUEOCEAN MANOR

Tay yang baru saja tiba, langsung berjalan ke arah taman belakang rumah Podd. dia berjalan mengitari sisi samping rumah yang kemudian akhirnya bertemu dengan pelataran berwarna hijau yang sepertinya baru saja dipangkas. Dari kejauhan Tay mendengar suara seseorang merintih kesakitan. Kemudian Tay berjalan pelan-pelan mendekati asal suara. Langkah demi langkah hingga akhirnya ia melihat dua lelaki dengan wajah yang sama tetapi salah satu lelaki itu wajahnya berlumuran darah dan orang lainnya memegang palu yang berlumuran darah. Orang yang berlumuran darah mengetahui kehadiran Tay, matanya membelalak ketika ia melihat Tay berdiri mematung di sana. Dengan segera ia memeluk kaki pria yang memegang palu, berusaha membuatnya terfokus pada dirinya sehingga tidak sadar akan kehadiran Tay. Tapi semua itu sia-sia, pria itu mengayunkan palunya lagi dengan sangat keras, pukulan itu membuat telinganya berdesing, matanya terbelalak berusaha mencerna rasa sakit yang datang bagaikan kilat yang menyambar - cepat dan tak terduga. Kedua tangan yang mencengkram kaki itu kini melemas diikuti badannya yang seketika ambruk dengan mata yang setengah terpejam entah dia mati atau hidup.

Tay yang melihat itu hanya dapat berdiri tertegun, bahkan menelan ludah pun tak sanggup. Ia melihat lelaki itu membalikan badannya. Terlambat, sangat terlambat jika ingin lari sekarang. Seseorang dengan wajah yang seharusnya sangat Tay kenali kini tersenyum beringas seolah dia telah mencapai titik puas tersendiri yang ia dapatkan. Berjalan tanpa ragu sedikitpun ke arah Tay Tawan yang kini menatap ngeri ke arahnya.

"Ka-kau? Kau siapa?" tanya Tay dengan terbata-bata dan suara yang bergetar.

"Kau tidak tahu?" tanya pria itu.

"Itu, Podd kau Sunny?"

"Tetot! Salah."

"Ka-kau Sunny itu Podd?" jawab Tay lagi.

"Tetot! Kau salah lagi, haha" katanya dengan tawa tanggung sambil memainkan palu yang ada di tangannya.

"Ka-kau si-siapa?"

"Oh, c'mon Tay. There is no Podd or Sunny. There is only one person PODD! Why do you have to ask WHO I AM?!" Suaranya yang menggelegar membuat Tay semakin gemetar hingga ia melangkah mundur berusaha untuk lari dari situ. Namun sekali lagi terlambat, nasi telah menjadi bubur. Tay telah melihat segala yang terjadi kala itu. Palu yang begitu besar kini menyambar kepala Tay, darah mulai mengalir, Tay yang mengalami shock seketika jatuh tersungkur di rerumputan hijau meregang, berusaha untuk bangkit dan lari namun pria bernama Podd itu kini menarik tubuh Tay, menyeretnya menuju suatu tempat yang tak pernah Tay bayangkan.

[[ FLASH BACK - END]]

SUNNY X PODD AU : Running OutCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang