Chapter Six

2.6K 302 6
                                        

vote dong!!
.
.
.


Hari yang gembira untuk wendy hari ini, sebab ini adalah hari pertamanya bekerja di perusahaan Min Company yah... walaupun hanya magang di sini. Divisi Regional ia memasuki tim pemasaran

dimana tim ini berisi sepuluh orang untuk memasarkan produk produk yang di keluarkan oleh perusahaan Min Company ini, dan sekarang adalah tim di bagi menjadi lima yang terdiri dua orang, di mana ke lima tim ini menyebarkan brosur di tempat yang berbeda

" Wendy-ssi sebaiknya kita istirahat dulu, matahari sudah di atas kepala aku sangat lelah " ujar jinhwan patner kerja wendy mendudukan dirinya di kursi panjang yang tersedia, mengambil dua botol air minum dari tas yang ia bawa lalu satu ia berikan pada wendy

wendy menyusul jinhwan dan duduk di sebelahnya " terima kasih " ujar wendy menerima air botol itu

" haaaah " seru jinhwan setelah mengabiskan setengah air dari botol,  " eum ya wendy-ssi bagaimana hari pertama mu bekerja " tanya jinhwan sekedar basa basi dan membuka percakapan agar tidak terjadi keheningan di antara mereka, hanya berusaha menyingkirkan rasa canggung

pikir jinhwan

wendy menolehkan kepalanya sambil menutup botol yang ia pegang " biasa saja tidak ada yang spesial " ujar wendy

" aku pikir hari pertama mu bekerja sangat spesial karena ada aku di sini "

wendy menyerngit " jadi, maksud mu hari pertama ku bekerja harus spesial karena kau yang menjadi patner ku, begitu ? " ujar wendy, ia tidak mau terlalu pede dulu

" Iya... kau tau kenapa harus spesial " tanya jinhwan memperbaiki posisi duduknya agar lebih dekat sedikit dengan wendy

wendy menggeleng tidak tau

" sebab aku tampan, pekerja keras dan tidak ada yang bisa menolak pesona ku " ujar jinhwan membuat wendy terkekeh kecil

" kau terlalu percaya diri jinhwan-ssi "

" itu memang kenyataan asal kau itu " ujar jinhwan bangga dengan apa adanya dirinya

...

Rose sedang berjalan di koridor sekolah, ia memaksa hari ini untuk sekolah karena beranggapan jika sakitnya itu hanya sementara
dan nyeri di punggung nya itu terjadi karena ia terlalu lelah... mungkin itu saja

dan kemarin ia pingsan itu adalah efek dari kelelahan' pikirnya

Dan tadi pagi... saat ia terbangun rose di buat terkejut karena kehadiran para sepupu sedang memandang ke arahnya, tentu saja rose kaget sangat ia mulai sadar ternyata ia memeluk lisa dan malu nya
ia sampai terjatuh ke lantai kerena yah... kalian bayangkan saja saat kalian terbangun dan semua orang melihat ke arah mu seperti pemandangan langkah untuk di lihat

jennie dan irene awalnya menolak untuk rose bersekolah karena kondisi tubuhnya yang kurang fit, terlebih lagi wajah rose sangat pucat seperti mayat

efek kalau kulit putih(:p)

tapi rose tetap lah rose jika tidak keras kepala dan mengatakan dirinya baik baik saja itu bukan rose namanya... " apa jaehwan oppa baik baik saja, atau dia memerlukan bantuan ku " monolog rose

" tapi kalau jaehwan oppa memerlukan batuan ku pasti dia akan mengubungi ku kan " monolognya lagi

" tapi... astaga rose kenapa kau memikirkan nya aish sadarlah umurnya lebih tua dari mu mana mungkin dia menyukai pelajar seperti mu eh... " rose tersadar apa yang baru ia ucapkan barusan

" kau berharap bahwa dia menyukai mu rose... aish apa yang terjadi dengan ku " monolog rose sambil menampar pipinya pelan berharap pikirannya tentang jaehwan hilang

CousinsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang