1 🔐

27.4K 1K 50
                                        

"Woi, Kook sini deh gue mau ngomong." Panggil Taehyung.

Sekarang mereka ada dirumah lebih tepatnya dirumah Jungkook.
Jungkook hanya melihat sekilas kearah Taehyung tanpa berniat membalas atau setidaknya ingin bertanya hal apa yang akan dibicarakan sahabatnya setengah waras ini.

"Gini, kata Jin Hyung kita bakal sekolah di Sopa dan dia juga udah daftarin kita sih, jadi katanya besok kita udah bisa masuk Sekolah." Jelas Taehyung.

"Oh." Jawab Jungkook seadanya.

"Dasar monyet gue udah ngomong panjang lebar dibales oh doang untung temen lo." Cerocos Taehyung kesal.

Jam sudah menunjukkan pukul 9 malam dan sepertinya Taehyung ingin menginap dirumah Jungkook toh juga Jungkook tidak mempermasalahkannya.

"Gue mau tidur." Ucap Jungkook dan melangkahkan kakinya menuju kamarnya yang berada di lantai atas menghiraukan Taehyung yang mungkin saja sedang mengumpatinya karena kesal dan Jungkook tidak peduli.

Taehyung mengikuti langkah Jungkook menuju kamarnya, rasanya ia ingin sekali mencabik-cabik wajah tampan orang didepannya ini tapi itu sangat beresiko mengingat Jungkook kalau membunuh tidak pandang bulu, Taehyung jadi ngerih sendiri jika membayangkannya.

Setelah sampai dikamar Jungkook, mereka akan tidur lebih awal dan sudah mengambil posisi masing-masing untuk tidur.

🐾

"Jung ayok, kata Jin Hyung kita ketemu di sekolah aja." Ajak Taehyung ketika mereka sudah selesai sarapan.

Sekarang sudah pagi dan mereka akan segera berangkat menuju sekolah baru mereka.

Bangtan adalah pindahan dari Busan karena mereka membuat ulah, sebenarnya bukan mereka lebih tepatnya hanya Jungkook saja. Disaat itu Jungkook memukul seorang siswa laki-laki karena laki-laki itu selalu mengganggu ketenangannya.

Siapapun tahu bahwa sosok Jungkook sangat benci ketika diganggu apalagi sampai bahan bullyian orang-orang disekolahnya, ck mereka bahkan tidak tahu siapa yang sedang diganggunya saat itu.

Karena muak Jungkook menghajarnya habis-habisan dan dikeluarkan dari sekolah karena membuat masalah dan siswa yang dihajar itu terkapar tidak berdaya di rumah sakit dan koma beberapa bulan.

Bangtan juga memilih ikut keluar dari sekolah itu dan pindah ke SOPA yang terletak di Korea Selatan juga yaitu di Seoul.

🐾

"Lama banget ya Lo." Gerutu Jimin ketika melihat Taehyung baru sampai.

"Terus lo nyalahin gue gitu?." Tanya Taehyung dengan nada tidak kalah sewot.

"Ya abisnya lama banget sat, keburu lemes nih kaki gue." Balasnya lagi dan melihat kearah kakinya ya g sedari tadi berdiri diikuti yang lain.

"Ayok cari ruang kepala sekolahnya." Kata Jungkook dingin dan mereka bergidik ngeri, padahal sudah biasa. Entahlah atau karena aura Jungkook yang misterius atau mereka yang terlalu lebay.

"Yaudah yuk." Ucap Jin mengarahkan semuanya dan diangguki mereka

Mereka pun memasuki koridor sekolah dan jangan lupakan teriakan histeris dari gadis-gadis yang menyukai ketampanan mereka. Jimin dan Taehyung dan tak tertinggal dengan Jin malah senang dan menggoda gadis-gadis itu dengan menyibak rambutnya kemudian tersenyum. Kalau tiap hari begini bisa-bisa mereka akan gila. Pikir mereka.

Psyhcopath (End) ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang