09. keturunan ke 17 keluarga Gardenia.

5.2K 593 13
                                        

~kegelapan yang sesungguhnya adalah penyiksaan yang aku alami, aku hanya berdo'a semoga semuanya bisa kembali seperti semula. Tunjukan penerangan untukmu dan untukku~

----- Silsila Mawar Gardenia ----

****

Di ruangan yang sepi dan sunyi. Selly berjalan menyusuri lorong-lorong yang panjang, raungan serta jeritan kesakitan mulai terdengar nyaring di telinganya.

Brak.

Suara gebrakan dari ujung lorong mengagetkan dirinya, Selly melihat di sekitarnya tidak ada apa-apa, lalu suara apa tadi? Selly meneguk salivanya kasar.

"Kenapa aku disini," gumam Selly mencari jalan keluar.

Selly bingung kenapa dirinya berada disana, padahal dia ingat betul, kalau dirinya tidak pernah pergi ke sana.

Di salah satu ruangan, terdengar suara seorang gadis yang menangis. Selly mengikuti suara tangisan itu, sehingga berhenti di sebuah ruangan yang banyak dengan debu.

Srek

Suara sobekan kertas di hancurkan oleh seseorang yang berjubah hitam, gadis itu menangis sejadi-jadinya. Dia menunduk kepada seseorang yang memakai jubah agar melepaskannya dari ikatan tali yang kuat.

"Tolong aku," lirih gadis itu memejamkan matanya.

"Ikut saya!" Wanita misterius itu menggusur gadis yang berusia 17 Tahun itu ke dapur, sesampainya disana. Wanita misterius itu menumpahkan air panas ke wajah gadis itu. Sehingga dia memekik kesakitan.

"AAAA PANAS!!"

"Rasakan itu hahaha!"

Selly mencoba mencari bantuan. Namun sepertinya suara Selly tidak di dengar oleh siapa-siapa, sekarang Selly seakan hantu yang menyaksikan penyiksaan orang lain.

"Tolong ...."

Wanita misterius itu mengikat gadis itu di tiang yang rapuh, kemudian dia menyalakan api dan keluar dari sana. Seketika Selly kaget melihat semua itu secara nyata, gadis itu berteriak-teriak kesakitan.

"TOLONG!!"

para warga berdatangan ke ruangan itu, gadis itu memejamkan matanya dan melihat bulan purnama yang sangat gelap dari luar jendela. Selly reflek ingin membuka tali yang mengikat tubuhnya.

"Kenapa tidak bisa," Selly mencoba membuka tali itu, namun tangannya terus saja menembus tiang itu. Sekarang Selly bagaikan hantu sungguhan yang bisa menembus benda-benda.

"Akan ku balaskan dendam ku!" Gadis itu masih menatap bulan yang tajam. Selly melihat ruangan itu akan hancur oleh kobaran api.

Sehingga banyak kayu-kayu yang berjatuhan dari atap, Selly tidak tahu kenapa dia bisa disana dan kenapa dia hanya bisa melihatnya. Padahal Selly ingin sekali membantu gadis yang telah disiksa itu. Ketika Selly lengah, tiba-tiba ada kayu yang ingin mengenai kepalanya.

"AAAAAAAA!!"

Selly terbangun dari tidurnya. Keringat dingin bercucuran dari pelipisnya, saat dilihat dia sekarang tengah berada di rumah sakit. Itu artinya, kejadian tadi hanyalah mimpi.

Monica masuk ke ruangan inap Selly karena kaget. "Sayang, kamu kenapa?"

Selly menggelengkan kepalanya. "Aku tadi cuma mimpi aja Mah."

Monica mengangguk mengiyakan. Selly menatap bingung kepada Mamahnya, kenapa dia masuk rumah sakit, Monica yang tahu itu pun berkata, "Kamu kemarin jatuh dari jurang, makanannya sekarang kamu berada disini."

Lorong Kematian [TERBIT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang