Don't be sider
Happy Reading
****
Bulan berjalan menyusuri koridor kampus menuju kantin, menyusul teman-temannya yang lain. Mereka semua berbeda jurusan dan kelas, Bulan yang baru saja selesai membuat dia harus datang terlambat diantara yang lainnya, ditambah dia harus ke perpustakan mencari buku untuk bahan tugas penelitiannya.
Semenjak kuliah tak banyak yang mengenal Bulan, beda halnya sewaktu dia SMA yang menjadi most wanted, di kampus ia terlihat biasa-biasa saja, dia juga memutuskan untuk tak terlalu mencolok dijurusannya.
Langkah kaki nya berjalan masuk area kantin kampus, mata nya menyusuri tiap inci kampus, mencari dimana keberadaan Daniel dan yang lainnya. Kantin kampus ini lebih besar namun tidak begitu padat. mata nya tertuju di sudut kantin bagian tengah, disana terdapat Daniel, Gavin, Lio, Salsa, Eva dan Clarissa.
Bulan berjalan mendekat kearah Mereka dan langsung duduk di sisi bangku yang kosong, "sorry gue lama,"
"Kita juga belum lama nyampe, Lan" jawab Daniel dan menyodorkan minuman pada Bulan
"Thanks yah,"
"Lo pada harus tau sesuatu, tapi gue gak yakin sama penglihatan gue." Lio berujar sambil memikirkan hal yang ingin disampaikannya,
"Apaan emang?" Gavin bertanya sambil menghadap kearah Lio, entah kenapa rasa penasaran muncul
Eva, Clarissa dan Salsa memilih menunggu Lio bercerita,
"Gue kemarin nemenin nyokap ke tokoh cincin sama ke butik,"
"Terus?" Eva bertanya saat Lio sedikit lebih lama menjeda kalimatnya,
"Gue gak yakin, tapi gue ngeliat orang yang sama kaya Bintang.... cuma perawakannya lebih tegas dan dewasa aja,"
"Kebetulan aja kali ah," Clarissa memotong ucapan Lio ia kemudian Kembali menyemil kentang goreng di depannya,
"Gue mikirnya gitu, cuma orang yang nemenin si cowok itu manggil nama dia... dan naman nya"
"Nama nya siapa anjing? jangan setengah-setengah lo cerita," Daniel berseru kesal kearah Lio
"Bintang,"
Sesaat Nampak hening, mereka mencoba untuk berpikir jernih mendengar cerita dari Lio,
Salsa ikut bertanya saat dirinya sendiri ikut di landa rasa penasaran, "Lo liat yang bareng cowok itu siapa?"
"Cewek, si cowok kaya lagi nemenin fiting baju, gue juga ketemu mereka di toko cincin lagi milih-milih cincin pernikahan."
"Kayaknya emang kebetulan nama dan perwakannya hampir sama. Yakali orang udah mati bangun lagi," Bulan berucap, entah kenapa jantung nya sedikit berdegup seperti ada sesuatu, pearasaan campur aduk yang dirsakannya
"Ia kali ah, yang nama Bintang banyak kan ya,"
"Lagian di dunia kan kita punya 7 kembaran"
Mereka semua mengangguk dan sesaat menikmati makanan mereka masing-masing, Daniel mengecek Twiteer miliknya, Ia tersedak dengan makanan yang sedang di kunyah oleh nya,
"Makanya kalo makan jangan main hp," ujar Salsa sambil memberikan air minum pada Daniel,
"Gue gak salah liat? akun tweeter Bintang aktif,"
Mereka semua ikut tersedak oleh minuman dan makanan masing-masing saat mendengar ucapan Daniel,
"Yang bener aja lo ah!" Gavin memukul lengan Daniel kesal,
"Beneran, ada beberapa postingannya juga yang baru di upload kemarin dan hari ini."
"Orang lain kali yang megang akunnya,"
KAMU SEDANG MEMBACA
Langit, Bulan & Bintang [ END ]
Teen Fiction[DALAM RENCANA REVISI MENYELURUH. MOHON MAAF KALAU ALUR BERANTAKAN DAN KURANG KONSISTEN] --- Bulan Aqilla Qirani Wijaya, remaja yang sudah di tinggal mati oleh ibu nya selama beberapa tahun belakangan ini. Dia hidup bersama Ayah dan Abangnya. Sang...
![Langit, Bulan & Bintang [ END ]](https://img.wattpad.com/cover/236005348-64-k507655.jpg)