Bulan~8. 1001 Cara & Geng bully

162 28 0
                                        

8. 1001 CARA & GENG BULLY

Kelas 11 MIPA 2 dan MIPA 4 saat ini mengadakan kelas Gabungan yaitu kelas seni. Akibat jadwal yang bertabrakan dan juga guru kesenian hanya lah 1 terpaksa kedua kelas mereka harus bergabung. Silahkan bayangkan seberapa banyak murid di aula itu. Bersyukur di kelas 11 MIPA 2 hanya berjumlah 39 dan kelas MIPA 4 berjumlah 42 orang. Auto rame

"Huh, kesel gue kalo di gabung kek gini! Mana gabungnya sama om om pedofil lagi!" Cetus Eva yang menatap malas ke arah Gavin dkk yang saat ini menunjukan senyum bodoh mereka.

"Njir haha! Va liat si Gavin dah! Penyakit buaya nya kambuh!" Ucap Clarissa mencoba menggoda Eva.

"Dah lah bukan urusan gue! Mau dia ngepet kek mau dia jadi buaya kek kagak peduli gue" Sargas Eva cepat.

"Kagak kagak awas ajah kalau jadi iya iyah gue santet ntar lo" gumam Clarissa dan Bulan yang masih di dengar oleh Eva.

"Enak aja! Kagak ada! No cinta cinta! Marah mama"

"ITU MAMA LO BUKAN MAMA KITA HAHAHA" teriak Clarissa sedangkan Bulan hanya menunjukan senyum kecut nya Eva dan Clarissa yang tersadar perubahan mimik wajah Bulan pun mereka segera mengalihkan pembicaraan, belum sempat mengalihkan suara besar dari depan sudah memotong lebih dulu.

"Baik! Semua sudah terkumpul! Jadi untuk pembelajaran kali ini adalah menampilkan bakat kalian, entah itu lawak, puisi, pantun, bernyanyi, dance, dan lain sebagainya jadi silahkan tentukan dari sekarang batas waktu sampai 5 menit kedepan" Teriak Bu soni-guru kesenian, yang kerap para murid memanggilnya dengan sebutan sonic.

5 menit kemudian...

"Baik! Silahkan siapa yang akan lebih dulu maju?"

"Saya bu!" Teriak lelaki dengan perawakan tinggi dan muka tengilnya mengundang tatapan terkejut dari para siswa/i.

Anjir kena virus apan tuh anak?

Kyaaaa!!! Gavin lebih dulu

Entah apa yang anak ini akan lakukan

Semoga saja bukan sebuah masalah

Jangan buat gue malu vin

Jangan bilang mau ngeplayboy nih anak

Batin sebagian siswa dan tentu saja yang lainnya adalah batin Geng Arcturus dan TQD.

"Yah silahkan Gavin kamu ingin membawakan apa?" Tanya bu Sonic yang melihat Gavin berjalan kedepan dengan santai dan tersenyum yang membuat sebagian Siswi berteriak histeris.

"Ekhem gue mau bawain puisi" Dehem Gavin kemudian berucap yang membuat tampak terkejut lagi? Pada semua yang ada di aula.

PFTTT BAWHAHAHAHAA

Ups tawa Geng Arcturus dan TQD langsung saja meledak sedangkan Gavin hanya menunjukan muka garangnya yang membuat ia begitu tak enak di pandang.

"Udah ketawa! Ketawa aja! Awas kalo lo pada ternganga ngeliat gue bawa puisi! Gue tendang juga lo pada sempak miper!" Protes Gavin sedangkan Bu Sonic sudah menurunkan kacamata nya.

"Jadi Gavin? Tadi itu puisi kamu? Tapi saya berfikir tadi bukanlah puisi malah kau sedang berceloteh"

"Ais ibu teh kumaha dei! Tadi itu saya lagi protes temen saya"

Hahahahha!!

"Owh yasudah lanjut lanjut"

"Ekhem" dehemnya sebentar kemudian mulai membuka kertas yang di pastikan bahwa itu puisi yang Ia tulis.

Langit, Bulan & Bintang [ END ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang