Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Bulan~19. Menetas?

83 14 0
                                        

Don't be Sider
Happy Reading

*****

Sesuai janji mereka kemarin, markas Arcturus saat ini di penuhi oleh mereka berdelapan.

"Jadi gimana?" tutur Bintang sembari duduk bersila.

Gavin merentangkan tangannya, "hoy bentar, bahas ini harus ada minuman sama makanannya dulu dong."

Mereka semua menatap Gavin malas, "Apa? Yaudah lanjut aja,"

"Jadi gini penyusunan panitia nya Eva Sekretaris, Clarissa bendahara, Langit dan Bintang Koordinator Lapangan, Gavin koordinator konsumsi anak MOS sewaktu kegiatan berlangsung nanti di bantu sama anak cewek lain lalu Daniel keamanan serta Lio koordinator perlengkapan."

"Eva lo catat susunan panitia nanti di ketik di ruang osis besok."

"Bendahara tugas untuk memberikan jalur keuangan kepada konsumsi untuk makan dan minum panitia sedangkan minum untuk anak MOS."

"Tugas Langit sama Bintang koordinir selama kelangsungan MOS demi kelancaran kegian MOS,"

"Daniel kontrol keamanan Waktu pelaksanaan MOS lo juga berhak buat hukum yang terlambat."

"Lio lo bagian perlengkapan, memastikan perlengkapan yang di butuh kan panitia tersedia nanti bakal di bantu anak anak, lo juga bisa hukum mereka saat perlengkapan MOS mereka gak lengkap,"

"dan Gavin lo udah tau tugas lo, Kontrol komsumsi bukan lo yang  habisin sendiri,"

Gavin menggaruk tengkuk nya mendengar penuturan Bulan, "tenang bakal aman terkendali."

Daniel berdiri, "gue toilet bentar,"

Melihat kepergian Daniel membuat mereka semua saling menatap dengan tatapan jahil, segera mereka menggeledah isi tas masing masing kemudian mulai mengeluarkan bahan yang di perlukan.

Ada telur, tepung, dan kopi di dalam botol kemudian mereka bergerak ke arah toilet di belakang tempat Daniel saat ini, sambil bersembunyi di sudut sudut sisi Toilet itu.

Kriett

Bunyi pintu terbuka membuat mereka posisi siaga, baru saja 1 langkah Daniel keluar dari toilet harus mendapatkan serangan berupa tepung yang langsung menutupi seluruh badannya di ikuti kopi yang di siramkan dari atas kepala dan terakhir telur busuk yang di pecahkan dengan aesthetic di kepalanya.

"Happy Bridthay Dugong!!"

"Makasih yah btw gak gini juga gila bau banget," Daniel mengeluarkan sisa-sisa cairan telur busuk itu menggunakan tangannya. Salsa dari arah dapur datang dengan menenteng kue Ultah di tangannya.

"Happy Bridthay orang paling keras kepala, doa terbaik buat lo,"

Daniel mengernyit heran melihat keberadaan Salsa di markas "eh? Lo tau nih markas dari mana?"

Salsa terkekeh, "kepo lo, tiup dulu lilinnya. Terus lo mandi, bau tadi gue sekalian singgah di toko baju bentar beliin baju."

Daniel melap sisa-sisa tepung dan campuran lainnya dari mukannya beralih Ia tempelkan di muka Gavin dan Lio.

"Biar seri," ucap nya kemudian meniup lilin itu.

Langit, Bulan & Bintang [ END ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang