Aisyah .2.

1.8K 207 1
                                        

Semua orang selalu menatap tajam kearah Aisyah setelah kejadian Fion di kelas, terutama Rosa yang amat membenci Aisyah telah menyebarkan rumor yang tak benar tentang muslimah cantik itu.

'Sabar, Syah!' batin Aisyah sambil berjalan lurus tanpa menatap orang-orang yang begitu sangat membenci sosok Aisyah.

"Berhenti!" teriak Fion tiba-tiba di belakang Aisyah.

Seketika langkah Aisyah berhenti setelah mendengar teriakan dari cowok yang mengancam dirinya pagi tadi.

"Lo denger kagak!" tanya Fion setengah teriak.

"Hah!" sentak Aisyah pura-pura agar bisa terhindar dari Fion.

Fion begitu kesal akan perbuatan
Gadis bercadar itu, dirinya begitu tidak paham apa itu makrom atau pun bersentuhan.

"Gue mau nanya, kenapa gue gak bisa sentuh lho kecuali mereka itu makrom gue?"

Aisyah langsung tersenyum kecut dibalik cadarnya, seakan-akan dirinya telah membuat bad boy kampus itu menjadi penasaran tentang dunia Islam.

"Karena kita bukan suami istri atau pun ikatan batin seperti hubungan, agamaku melarang bersentuhan dengan yang bukan imam saya," ucap Aisyah tegas.

Detik itupun Fion langsung bungkam dengan perkataan Aisyah, begitu rumit hanya ingin bersentuhan saja. Dalam agamanya bersentuhan itu wajar tapi tidak dengan agama gadis bercadar di hadapannya.

'Menarik, gue makin penasaran dengan wajah lho sekarang!' batin Fion sambil tersenyum devil hingga menatap punggung Aisyah yang telah menghilang.

Aisyah terus berjalan kearah parkiran untuk mengambil mobil miliknya, meski penampilan Aisyah begitu sederhana sebenernya kehidupan Asiyah tergolong seorang konglomerat yang tidak semua orang tahu.

"Mending aku ke toko novel, sekalian lupain anak gila tadi,"gumam Aisyah.

Aisyah memang tidak punya teman semenjak masuk ke dalam Universitas Gunadarma National. Beasiswa yang Aisyah dapat harus terus lanjut Sehingga datanglah rumor Aisyah adalah orang miskin.

Ting! Ting! Ting!

"Woy, kalo nyetir cepat dikit!" teriak seorang cowok dengan keras.

Aisyah yang mulai risih dengan bunyi klakson motor pemuda itu langsung menepikan mobilnya, dan langsung keluar sehingga membuat cowok itu langsung menatap Aisyah malas.

"Oh, ternyata ada cewek ninja!" sindir Fion sambil menatap Aisyah meledek.

Meski begitu Aisyah tetap menundukkan pandangannya ke bawah agar tidak menatap kearah Fion. Berbeda dengan Fion yang merasa kalo Aisyah memalingkan wajahnya dibalik cadar.

"Ada apa lagi?" tanya Aisyah dingin tanpa menatap Fion.

"Lho itu songongnya minta ampun, natap gue aja kagak!" bentak Fion karena kesal tapi tidak dengan Aisyah yang mengabaikan perkataan itu.

"Kalo gak ada lagi, saya izin pamit," ucap Aisyah sopan sambil melangkah pergi meninggalkan Fion.

Saat Fion ingin mencengkeram tangan Aisyah, dengan cepet Aisyah menghindar sehingga membuat Fion sedikit tersungkur.

DBRUUK!

"Jangan pernah sentuh saya, tolong anda tahu batasan?!"

'Sialan!' batin Fion sambil bangkit dan menuju motornya.

Cinta Terhalang Keyakinan (HIATUS)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang