ANTARA comeback readers!
Terima kasih sudah menunggu!
Happy reading!
Pertemuan itu berteman erat dengan perpisahan
Kalau mengalami sebuah temu maka harus siap menghadapi sebuah pisah
Setelah sampai di rumah, Mikha meminta David duduk sejenak. Mereka duduk berdua di depan rumah. Mikha ingin kembali ke Medan dengan perasaan tenang, tidak ada kecurigaan.
"Mas, aku mau tanya sesuatu? Tapi aku mau Mas jujur," ucap Mikha.
"Iya, Dek. Mau nanya apa?"
"Ini soal Aurel. Mas sudah lama kenal sama dia?" tanya Mikha.
David tidak begitu terkejut mendengar pertanyaan Mikha. Dia sudah menduga, Mikha akan menanyakan ini. Salah satu alasannya, pasti karena ucapan atasan David tadi.
"Sudah dua tahun, kenapa?"
"Mas deket ya sama Aurel?"
"Apa kamu nanya ini karena ucapan bos Mas tadi?" David malah balik bertanya.
"Jawab aja, Mas."
"Lumayan dekat," jawab David.
Tanpa diminta, David menceritakan bagaimana kedekatannya dengan Aurel.
Dua tahun yang lalu .....
David dan Krish baru selesai bermain futsal. David tidak membawa kendaraan. Mereka pergi menggunakan mobil Krish. Saat dalam perjalanan, mereka melihat seorang wanita yang sedang ribut dengan pria di pinggir jalan. Awalnya mereka tidak mau ikut campur, tetapi David yang melihat wanita itu didorong hingga terjatuh meminta Krish menghentikan mobilnya.
David lalu turun diikuti Krish. Mereka menghampiri dua orang yang sedang ribut. Pria tersebut sangat kasar. Dia bahkan tidak peduli dengan kehadiran David dan Krish. Dia terus saja memaki wanita itu. Pria itu menarik sang wanita dengan kasar.
"Sudah dibilang, jangan kasar sama cewek! Kamu banci ya! Berani kok sama cewek," sarkas David.
"Berapa kali harus kubilang, jangan ikut campur! Kalian siapa sih? Mau mati?" ancam pria tersebut.
Lalu pria itu ingin memukul David tetapi berhasil ditangkis. Kris berusaha melerai. Namun, malah terjadi adu jotos antara Krish dan pria tersebut. David menghampiri wanita tadi, memastikan keadaannya baik-baik saja.
"Sialan! Arrgghh ...." Pria itu kalah tarung dengan Krish.
Krish menghampiri David dan wanita tadi. Mereka saling berkenalan.
"Aurel," ucap wanita itu.
"Aku David, ini temenku Krish."
"Terima kasih sudah menolong saya," ucap Aurel.
"Laki-laki tadi siapa? Pacar kamu?" tanya David.
"Bukan, kami sudah putus."
"Memang pantas ditinggalkan pria kasar begitu," ucap Krish.
"Dia minta balikan dan saya tidak mau. Ya terjadilah hal tadi," jelas Aurel.
"Pria stres!" sarkas Krish.
Krish menawarkan untuk mengantar Aurel pulang. Aurel sempat menolak. Namun, David meyakinkan niat baik mereka. Sejak awal pertemuan itu, Aurel tampak tertarik dengan David. Akhirnya dia mau diantar Krish dan David.
Setelah malam itu, mereka tidak pernah bertemu lagi. Beberapa bulan kemudian takdir membawa David dan Aurel bertemu di pusat perbelanjaan. Aurel meminta nomor ponsel David. Karena tidak enak untuk menolak David pun memberikannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
ANTARA
Ficción GeneralKita adalah Antara. Antara adalah sebuah pembatas dari setiap pilihan yang ada. Kita adalah pembatas itu, berada di tengah. Terkadang bingung mau ke kiri atau ke kanan, ke atas atau ke bawah. Pergi atau tetap tinggal. Seperti Mikha, yang awalnya pe...
