Jangan lupa untuk kasih vote, tinggalkan komen dan follow ya.. BORAHAE 💜
-Happy Reading-
"Apakah rencana kita sudah siap?"
"Kita tinggal menunggu kedatangan senjata dari Rusia, Tuan"
"Beri setiap anggota cetak biru dan periksa semuanya. Aku tidak ingin misi kali ini gagal. Aku ingin dia mati" laki-laki itu menampilkan seulas senyum.
"Baik"
.
.
.
"Jisung~ie, mau kah kau menolongku? Lagi?" Tanya Amber lemah.
"Aku tidak akan membawa nona keluar, lagi" jawab Jisung tegas.
"Jisung~ie, kau kan tahu umurku sudah tidak lama lagi. Hidupku tinggal hitungan hari. Bantu aku mewujudkan satu hal" kata Amber tak kalah memelas.
"Karena itulah aku tidak akan pernah membawa nona kembali keluar. Kau harus tetap di rawat nona. Sebentar lagi jadwal operasimu"
"Hwang Jisung, kau satu-satunya yang dapat menolongku"
"Aku akan menjaga BTS dengan nyawaku, nona. Tapi aku mohon, jangan paksa aku melakukan hal yang tidak ingin aku lakukan"
"Biasanya kau akan mematuhi apa yang aku katakan. Kenapa denganmu hari ini?" Amber mengerucutkan bibirnya seperti anak kecil.
"Nona, bisakah kau tetap di rumah sakit dan menjalani pengobatan Anda? Semua orang khawatir dengan kesehatan Anda"
Amber terdiam sejenak sebelum menjawab Jisung. Ia mengambil napas dalam.
"Kau salah Jisung~a. Mereka semua ingin aku segera pergi. Kehidupanku hanya membuat orang lain menderita. Kau juga..." Suara Amber berubah sendu. Amber menatap Jisung dan tidak melanjutkan perkataannya. "Sudahlah. Apa ada kabar dari Ten?" Amber mencoba mengalihkan pembicaraan.
Jisung terkejut. Ia menatap nonanya. Ia tahu kelanjutan dari perkataan Amber. Ia tahu kalau nonanya ingin berkata kalau dirinya juga menginginkan Amber pergi. Tapi itu dulu, ya itu dulu. Tidak sekarang. Sekarang ia sangat takut jika nonanya ini akan meninggalkan dirinya.
"Belum ada nona" jawab Jisung.
"Mungkin Ten sangat sibuk. Kau beristirahatlah, ini sudah larut malam. Aku tidak ingin kau sakit"
Jisung mengangguk dan merebahkan dirinya di sofa. Tak berapa lama ia terlelap.
Amber menatap Jisung lekat.
"Cepat sekali ia terlelap" gumam Amber lirih.
.
.
.
Amber telah mendapatkan pesan dari Ten. Bukan agen khusus jika tak mempunyai banyak akses.
Ten memintanya untuk segera bertemu. Ada hal yang sangat penting untuk dibicarakan. Jika itu Ten maka itu pasti tentang operasi pembunuhan BTS.
Amber menatap dinding di depannya kosong.
Aku tidak boleh menempatkan BTS dalam bahaya. Aku harus mendapatkan obat itu segera, batin Amber.
Ia segera menghubungi salah satu tim elit dari Wen Ning untuk menyelinap ke tempat Mingyu. Dalam sekejap obat itu berada di tangannya. Tak heran jika organisasinya mampu mendapatkan peringkat S untuk posisi organisasi mata-mata. Kemampuan para anggotanya tidak dapat diragukan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Black Swan
Fanfiction|| WARNING 🔞 || Hwang Youra atau yang biasa teman-temannya panggil dengan sebutan Amber. Dia adalah seorang agen mata-mata dengan tingkatan tertinggi. Untuk mendapatkan keluarganya kembali dia harus berurusan dengan kepala aliansi pembunuh terbaik...
