-Happy Reading-
"Nona, sebaiknya anda istirahat" kata Mingyu yang sedikit gemas dengan tingkah laku Amber. Sejak kemarin dia terlalu sibuk hingga lupa kalau dia masih mempunyai anak buah yang kapan saja siap untuk ia berikan perintah.
Amber seolah tak mendengarkan perkataan Mingyu. Tangannya tak henti mengutak-atik senjata miliknya. Ia masih fokus dan sama sekali tak berpaling pada Mingyu.
"Nona" panggil Mingyu. Kini ia sudah berlutut disamping Amber.
"Apa yang sedang kau lakukan Hwang Mingyu! Berdiri" seru Amber terkejut.
"Aku tidak akan berdiri sebelum Anda menghentikan semuanya" ucap Mingyu sambil menatap lurus mata Amber.
Amber menghela napas panjang. Napas berat. Ia sebenarnya hanya cemas jika semuanya tak akan berjalan sesuai dengan rencananya. Musuh kali ini bukan kaleng-kaleng. Ia teringat bagaimana ia mengobrak-abrik aliansi milik sahabatnya. Bagaimana ia membunuh Zhan gege dengan taktik liciknya. Bagaimana ia mengirim para pembunuh untuk memburu BTS.
Apa yang sebenarnya laki-laki itu inginkan? Ia sama sekali tak dapat menebaknya. Banyak hal yang telah ia lakukan tapi jalannya buntu.
***
Kediaman dokter Kim.
Ji Eun masih menatap hadiah dari Amber. Ia terus saja mengingat kejadian dimana dia menyakiti Amber tetapi gadis itu tetap memberikan senyuman untuknya.
"Amber~a, kau dimana? Maafkan aku" Ji Eun meremas bingkai foto yang ia pegang. Ia teringat sebuah buku yang ia temukan di mejanya. Ia beranjak dari kursinya untuk mengambil buku itu.
Ia mulai membuka halaman pertama.
Ah, ternyata buku harian! Ji Eun ragu untuk melanjutkan membaca atau tidak. Tetapi keingintahuannya terlalu besar. Ia kembali membaca lembar demi lembar.
Ia sampai pada lembar yang membuatmya tertegun.
Jin Goo oppa memintaku untuk membantunya menyiapkan lamaran untuk Ji Eun eonnie. Ah, senangnya sebentar lagi mereka akan meresmikan hubungan mereka!
Ji Eun kembali membuka lembar selanjutnya.
Sungguh nasib tidak beruntung. Taehyung melihatku memakai gaun pemberian Jin Goo oppa untuk acara pernikahannya nanti.
Ia salah sangka. Aku sungguh ingin mengejarnya dan memberitahu alasannya. Tetapi Jin Goo oppa memintaku untuk merahasiakannya. Tunggu sebentar lagi, Tae. Aku akan datang menemuimu dan memberitahukan semuanya!
Ji Eun merasa amat sangat bersalah. Ia teringat bagaimana ia memaki Taehyung di rumah sakit.
Maaf!
Lembar terakhir pada buku harian itu tertulis. Hanya sebuah kata maaf yang bisa mengartikan segala jenis prasangka yang ia punya. Setelah itu tidak ada lagi tulisan yang dapat ia baca. Ji Eun bergegas mengambil tas dan kunci mobil miliknya.
Roda mobil milik Ji Eun berputar menerobos jalanan malam. Ji Eun kembali ke rumah Hyunjin.
Dok! Dok! Dok!
Lay dengan tergesa membukakan pintu. Karena suara ketukan yang sangat tak sabar ingin dibukakan pemiliknya.
"Dimana Amber?" Tanya Ji Eun dengan tidak sabar. "Amber!! Keluarlah!!"
"Hei, Nona Kim. Dia tidak ada disini" kata Lay.
"Amber!!" Ji Eun menerobos masuk.
"Nona Kim, sudah saya katakan Amber tidak ada disini" Lay berusaha untuk menenangkan Ji Eun.
KAMU SEDANG MEMBACA
Black Swan
Fanfiction|| WARNING 🔞 || Hwang Youra atau yang biasa teman-temannya panggil dengan sebutan Amber. Dia adalah seorang agen mata-mata dengan tingkatan tertinggi. Untuk mendapatkan keluarganya kembali dia harus berurusan dengan kepala aliansi pembunuh terbaik...
