Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
*****
"Kau hamil?"
Arabella ingin pergi dan menghilang ditempat saat mendengar suara itu. Dia mengenali Suara yang sangat dibencinya. Dihembuskan nafasnya yang sedari tadi ia tahan. Menoleh dan menatap langsung pada mata yang tajam.
"Kau... bagaimana kau bisa ada disini?" Tanya Arabella setelah beberapa lama terdiam. Jantungnya telah berdegup dengan sangat kencang.
Grissele menaikkan sebelah alisnya dan tersenyum geli "Aku bebas pergi kemana pun yang aku mau"
Benar juga
"Kau sendiri, apa yang kau lakukan disini? Memeriksa kehamilan?" Tuntut grisele semakin menjadi. Ditatapnya Arabella penuh selidik.
Arabella membuang muka "Apa maksudmu? Aku hanya ingin membeli obat!"
"Ah benarkah? Bukankah bisa membeli di apotik?"
"Aku hanya percaya jika langsung ke dokter" Arabella menutupi suaranya yang sudah mulai bergetar.
Jika semakin lama bersama dengan wanita itu. Otak Arabella akan bertindak bodoh melakukan hal yang tidak ia inginkan, sebaiknya dia pergi sekarang juga. Dia bisa memeriksa hal ini lain kali.
"Lain kali, jika kau ingin melakukan sesuatu yang tidak ingin orang lain tau periksa dulu tempatnya, dan pastikan kau memilih tempat yang benar"
Langkahnya terhenti, dia kembali menatap wanita itu dengan senyum lebar diwajah cantiknya. Arabella mengangkat sebelah alisnya--bertanya.
Grissele mendekat, melangkah dengan kaki jenjangnya yang indah. Dia menunjuk ke salah satu dinding "Bacalah dan resapi"
Arabella mengikuti arah pandangnya, mengerutkan kening tidak paham tapi saat otaknya mencerna sesuatu dia terdiam. Tenggorokannya tercekat. Walaupun dia tidak melihat, tapi dia tau jika wanita disebelahnya sedang tersenyum manis. a
"Aku kira kau mengetahui segala tentang Adam, tapi ternyata kalian tidak sedekat itu" Bisik Grissele dengan tawa kecilnya "Martinez corp. Rumah sakit keluarga yang dibangun kakek kami 12 tahun lalu"
Arabella berdeham, menetralisirkan detak jantungnya "Kami hanya terlalu sibuk dikantor, jadi maklum saja" Ya itu lebih baik daripada mematung ditempat.
Namun sepertinya Grisselle tidak puas dengan perkataan itu dan semakin menggencarkan serangannya "Hanya memerlukan waktu satu menit, Adam akan mendengar cerita menarik dariku"
"Kau ini kenapa? Kau ingin membuatku menjadi musuh terbesarmu?"
"Aku tidak pernah mengibarkan bendera perang dan tidak juga melemparkan tali pertemanan, tapi jika kau memang benar-benar hamil segeralah menjauh dari Adam! "