Assalamualaikum
Betah-betah di ceritaku.
Langsung aja ya:)
.........
"Assalamualaikum, Khodijah cantik pulang," teriak Khodijah dari arah pintu.
"Jangan teriak-teriak dek," tegur Fariz dari belakang.
"Mama," panggil Khodijah menghampiri mamanya yang duduk di sofa.
"Waalaikumsalam, udah pulang nak" ujarnya tersenyum pada Khodijah.
"Ini di hadapan mama, artinya udah pulang"
Saroh tersenyum dan mencubit pipi Khodijah.
"Eehh dedek Ai lagi apa ini" mencubit pipi baik mungil yang sedang memainkan sedotan.
"Suutt" bisik Soroh.
Khodijah beralih menatap Mamanya. Khodijah mengkerutkan keningnya sebagai tanda tanya. Kemudian Saroh memainkan kedua alisnya dengan mata melihat Fariz. Khodijah pun Tersenyum.
"Fariz," panggil Saroh.
Fariz tersadar, " eeh iya ma"
"Kok kayak bahagia banget? Dari tadi senyum-senyum?" tanya Saroh.
"Ya bahagia la ma, namanya juga baru melepas rindu" cibir Khodijah sambil tersenyum.
"Melepas rindu?" tanya Saroh tak mengerti.
"Abis ketemu sama Istri,"
"Ketemu putri?" tanya Saroh mulai tersenyum.
"Iya lah ma. Gak liat, anaknya udah nampakin senyum semanis itu" goda Khodijah.
"Khodijah, udah jangan jailin abang kamu"
"heheheh, sini ma, biar Khodijah yang gendong dedek Ai," ucap Khodiajah meraih baik mungil di tangan Saroh.
"Jadi kapan kamu mau jemput istri kamu?" tanya Saroh.
"Eemmm, belom tau ma" sahutnya. "aku masih merasa bersalah banget sama perlakuan aku dulu ke dia" tambahnya.
"Sudah nak, yang lalu biar lah berlalu, Putri juga pasti udah maafin kamu," ucap mengelus pundak Fariz.
"Aku takut ayah Aziz gak izinin aku ketemu Putri" ucapnya ragu.
"Coba dulu, ayah Aziz juga bakal ngertiin kamu."
"Hemm"
"Kasihan Istri kamu di anggurin hampir sebulan loh" peringat Saroh.
"Insyaallah besok aku jemput dia ma" ucap Fariz yakin.
"Nah itu baru bagus, mama juga udah kangen sama menantu mama yang cantik" tersenyum pada Fariz.
"Fariz ke kamar dulu ma" pamitnya.
.....
Dirumah Putri sama halanya, dia juga tersenyum dari sepanjang jalan sampai tiba dirumah.
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
Setela mengucap salam dan menyalami Fatima, Putri langsung pergi ke kamarnya.
Dengan bibir yang tersenyum membuat Bundanya keheranan.
"Kenapa Kakak kamu Lan?" Tanya Fatima.
"Baru pertama kali bucin ya gitu bun" seru Lana.
"Kamu ngomong apa sih, bunda gak ngerti"
"Lupain aja, Lana ke kamar dulu bun" ucap Lana kemudian menaiki tangga menuju kamar.
"Pada kenapa anak bunda?!" tanya-nya pada diri sendiri.
KAMU SEDANG MEMBACA
Setulus Cintamu (END)
Genç KurguIni kisah Putri dan Fariz. Dimana Fariz menikahi Putri hanya untuk balas dendam bukan karna dasar cinta. Kesalah pahaman ini membuat Fariz membenci sosok perempuan yang tidak tau menau perihal kematian kakek Fariz. "Gue jelasin lagi ke lo, gue nik...
