Assalamualaikum
Tinggalin jejak
Klik bintang sama komen
paham!
.....
Dira menghampiri Fariz dan membagunkan tubuh Fariz kemudian membawanya duduk di sofa.
Dira mengelus pundak Fariz, berusaha menenangkan dia.
"Emang itu kenyataan yang harus kamu terima," ucap dira pelan.
Fariz terdiam, diam masih memahami situasi ini.
Dia mengepalkan tangannya dan.
"Aaaaakkhh!" Teriak Fariz memukul meja dari kaca.
Lihat sekarang tangannya sudah berdarah. Dira yang melihatnya sangat kaget kemudian menghampiri Fariz.
"Fariz, stop. Jangan lukai diri kamu sendiri," ujar Dira menenangkan Fariz.
"Gue, yang bunuh kakek gue Dira. Gue pembunuh!" ungkapnya dengan penampilan yang sudah acak-acakan.
Dira menggleng. "Lo, gak sengaja Fariz. Ini bukan salah lo"
Tak ada sahutan dari Fariz, dia terdiam menatap lurus.
"Ini tujuan gue Riz. Ini tujuan gue deketin lo, gue mau masalahnya terbongkar,"Ucap lirih Dira.
"Gue gak mau, lo nikahi Putri hanya karna balas dendam. Riz percaya sama gue, Putri perempuan baik, dia tulus cinta sama lo." ungkap Dira mengelus bahu kekar Fariz.
"Aku harap, setelah kejadian ini. Kamu bisa nyadarin perasaan kamu kepada Putri"
"Aku pergi dulu." ucap Dira berdiri.
"Aku sudah telfon Raka sama Dafa buat temenin lo disini" Ucap Dira sebelum dia benar-benar pergi dari hadapan Fariz.
Kini di ruang tamu itu tersisa Fariz seorang diri. Kejadian barusan terus terulang di otaknya, bahwa Fariz lah penyebap kematian kakeknya.
🍁🍁🍁
Putri duduk termenung di tepi kasur, sedari tadi dia tidak berhenti menangis, pikiranya terus memikirkan bagaimana keadaan Fariz sekarang.
"YaAllah, gimana keadaan kak Fariz."
"YaAllah, kumohon lindungilah dia"
Ceklek...
"Assalamualaikum"
Putri menoleh dan cepat-cepat dia mengusap air matanya " Waalaikumsalam, bang Zaky"
Zaky berjalan menghampiri Adiknya itu, Dia duduk di samping Putri. "Kenapa kamu gak bilang sama abang, kalo Fariz memperlakukan kamu dengan jahat?" Tanya Zaky mengelus Rambut adiknya.
"Kak Fariz gak pernah nyakitin Putri bang" ucap Putri pelan.
"Kenapa kamu masih nutupin kesalahan dia dek?"
"Abang" rengek Putri. "Putri mau pulang, Putri mau ketemu kak Fariz" titahnya lirih.
Fariz mendekatkan tubuhnya, dan memeluk Putri. "Disini aja dulu"
"Putri kangen kak Fariz bang, Putri khawatir kak Fariz kenapa-napa"
"Dia bisa jaga diri sendiri"
Putri melepaskan pelukan dari abangnya. "Bujuk ayah, biar bolehin Putri ketemu bang Fariz" pintanya memohon.
"Iya nanti abang bujuk ayah, sekerang kamu tidur"
KAMU SEDANG MEMBACA
Setulus Cintamu (END)
Teen FictionIni kisah Putri dan Fariz. Dimana Fariz menikahi Putri hanya untuk balas dendam bukan karna dasar cinta. Kesalah pahaman ini membuat Fariz membenci sosok perempuan yang tidak tau menau perihal kematian kakek Fariz. "Gue jelasin lagi ke lo, gue nik...
