HAPPY READING
***
Gesta pulang ke rumahnya dengan rambut acak-acakan. Rambutnya habis ia jambak sendiri karena frutasi. Kenapa bisa-bisanya kolor hello kitty nya yang warna pink itu ketinggalan di kamar mandi Gio sih?!! Parahnya lagi Gio berteriak sambil mengangkat kolor miliknya di depan para anggota geng Avilas lainnya.
"Astaga, Gestaaaa lo bego banget sumpahh!!" Ia kembali menjambak rambutnya frustasi di atas kasur. Malu! Ia benar-benar malu, gara-gara kolor nya sendiri.
"Gesta bego! Gesta tolol! Lo bego! Lo bego banget anjing!" maki nya seraya menunjuk-nunjuk dirinya sendiri. Hancur sudah image sangar yang ia miliki sebagai seorang ketua geng.
Di tengah-tengah uring-uringan yang tengah di lakukan cowok itu. Tiba-tiba saja getaran di ponselnya berhasil mengalihkan atensinya. Gesta merogoh ponselnya yang berada di dalam saku celana jeans milik Gio lalu membuka notif dari grup pasukan Avilas.
AVILAS anak kalem #Gen 01☠ ( 7 pesan)
Sad adam: Ges, kumpul di markas sekarang! Kemal di keroyok pasukan SESAT.
Tanpa mengetik balasan untuk pesan yang di kirimkan Sadam melalui grup chat Avilas. Gesta langsung bergegas menyambar kunci motornya yang berada di meja nakas, lalu segera turun dari kasurnya.
Seketika saja dia melupakan image nya yang sudah hancur. Bagi Gesta Avilas lebih penting dari apapun. Apalagi saat ini sohibnya kembali di keroyok oleh pasukan Seven Bangsat atau biasa di panggil (SESAT). Pasukan paling pantang mundur untuk menjatuhkan Gesta bersama kawan-kawannya. Dari mulai balapan hingga tawuran selalu pasukan Sesat jabarkan untuk Avilas. Namun, selalu saja berakhir dengan kekalahan.
****"Huhuhu pipi gue sakit di tonjok, punggung gue sakit di sambit samurai. Huhuuu...,"
Sadam mendengus jengkel mendengar rengekan Kemal. Menurutnya Kemal itu alay! Sangat alay! Masa kena sambit aja udah begini sih. Lemah!
"Berisik lo bangkek! Masih untung gue obatin luka lo." ketus Sadam, menekan-nekan pipi Kemal yang memar kebiruan akibat jotosan dari salah satu pasukan Sesat.
"Lo gak bisa pelan dikit obatin luka gue nya? Coba aja neng Rachel ada disiniーahkk sakit bangsat!" sentak Kemal, menatap tajam Sadam yang memperlihatkan wajah bodoamatnya. Kemal meringis sakit sambil sesekali menatap ke arah cermin yang ia pegang. Wajah tampan paripurna sekarang bonyok karena ulah si pasukan bangsat yang beraninya keroyokan itu.
"Gak usah ngarep lo sama Rachel."
Kemal mengeryitkan dahinya,"Why? Dia jomblo gue jomblo, gapapa dong kalau gue ngincer Rachel?" tanyanyadengan raut wajah songongnya. Seulas senyum miring terbit di bibir Kemal,"Oh atau lo belum move on dari dia?"
Sadam menatap datar Kemal,"Gak usah bacot!"
Kemal terkekeh pelan lalu mencekal lengan Sadam yang tengah mengobati luka nya,"Gue gak peduli ya lo mau sohib gue atau bukan. Tapi perasaan gue lebih penting. Kalau lo mau Rachel balikan sama lo, harap berjuang. Karena gue juga bakal ngejar Rachel secara terang-terangan mulai sekarang."
Sadam menatap balik Kemal dengan lekat lalu terkekeh sarkas,"Pede banget gaya lo? Kalau itu mau lo, kita saing secara sehat. Kalau Rachel milih gue, lo mundur,"

KAMU SEDANG MEMBACA
GESTA [END]
Teen FictionTahap Revisi! -kamulah alasanku di ciptakan oleh tuhan. Gesta Algantara, cowok yang di kenal kejam, ganas, dan tidak segan membantai lawannya jika sudah berurusan dengan para pasukannya, yaitu geng Avilas. Sosok Gesta dimata orang lain sama saja se...