Aku akan tetap ingat apa tujuan aku di kehidupan ini. bahkan jika aku menemukan kesulitan, aku tidak akan menyerah. Aku sadar bahwa suatu keberhasilan tercapai dari sebuah usaha. Aku tau aku bisa melakukannya. Semua nya akan baik baik saja. Tidak ada hal yang bisa menghentikkan usaha ku. karena aku layak mendapatkan semua ini agar aku bisa menjadi versi terbaik dari diriku.
Aku tersenyum lebar melihat orang orang yang ada di sekeliling ku. aku sekarang tidak merasa sendirian lagi, aku bangga pada diriku, dan berterima kasih pada diriku karena sudah bertahan sampai sejauh ini. mereka dapat membuat ku tertawa lepas, mereka membantuku menghadapi masalah yang terjadi di kehidupan ku. lagi lagi aku kembali berterima kasih pada tuhan karena kehadiran mereka. Aku menyayangi mereka.
Aku belajar banyak dari setiap permasalahan yang terjadi. Aku belajar untuk mengontrol ego ku, bersikap lebih dewasa dan tidak egois karena ego sendiri. aku belajar mensyukuri apa yang kumiliki. aku membuka mata ku lebar lebar dan melihat mereka semua ada di hadapan ku. mereka yang diam diam mendukung ku.
Keluarga dan teman teman ku.
Sudah beberapa hari ini lia tidak melihat sosok grace. Grace yang ia anggap sahabat, justru menghianati nya. saat lia berjalan di Lorong menuju kelasnya, semua murid di sekolah nya tidak lagi membicarakan dirinya, tapi mereka membicarakan grace. Sampai dua orang murid yang sebelum nya satu kelompok dengan lia mendekatinya, mereka menceritakan berita yang sedang hangat hangat nya diperbincangkan oleh warga sekolah.
"lia! kami mau ceritakan kamu sesuatu, kamu ingat rumor yang tersebar di sekolah? Rumor tentang kamu dan theo, foto yang terpasang di mading sekolah itu adalah ulah grace!"
"grace?? Kalian tau itu darimana?"
"teman teman grace, geng perempuan yang menganggu kamu di hari pertama, mereka sekarang sedang di ruang guru, mereka sepertinya dimarahi karena perbuatan nya."
Lia mendengarkan cerita dua teman sekelasnya ini dengan seksama. Namun setelah dipikir pikir lagi itu sudah kejadian lama, dan ia tidak ingin mengingat nya. lia tidak ingin mencari masalah baru di sekolahnya, lebih baik ia jauhi saja grace dan teman teman nya. lia tersenyum membalas cerita mereka, dan segera berjalan menuju kelas.
Sepertinya apa yang mereka ceritakan tadi bukanlah cerita yang dibuat buat. Karena semua murid di sekolah membicarakan grace sepanjang hari. Sebenernya lia sangat penasaran, tapi ia urungkan saja rasa penasarannya. Ia tidak marah dan tidak benci juga pada grace, ia hanya tidak menyangka dan ingin tau alasan kenapa grace melakukan hal itu padanya.
Bel pulang sekolah berbunyi dan semua murid berhamburan keluar kelas. lia masih sibuk membereskan barang barang nya, sampai seorang laki laki datang menghampirinya. Dia adalah laki laki yang pernah satu kelompok dengan lia.
"lia. boleh aku bicara sama kamu?"
"oh, boleh. Ada apa?"
"kamu pasti sudah dengar dari anak anak kan. mereka semua membicarakan grace. Apakah kamu sudah tau siapa yang menyebar rumor kamu dengan theo?"
Lia menggelengkan kepala nya sebagai jawaban.
"grace yang menyebar rumor itu. aku harap kamu gak dekat dekat lagi dengan dia. Saat kamu mengajak aku untuk bergabung dengan kelompok kalian, awalnya aku enggan untuk masuk karena ada grace. Tapi aku khawatir sama kamu, aku khawatir kamu akan diganggu olehnya. Tapi syukurlah ia tidak melakukannya. Lalu saat kita kerja kelompok, diam diam ia mengikuti kamu. aku selalu melihat dia mengikuti kamu, bahkan saat kamu berduaan dengan theo di dalam ruangan itu. aku melihat nya memotret kalian berdua diam diam. Aku berusaha mencegah nya, tapi dia memiliki banyak teman yang membantu nya. itu aja yang ingin aku ceritakan ke kamu."
Lia terkejut mendengarnya. Ternyata tebakan nya waktu itu benar. Ada yang mengintip kegiatan yang ia lakukan bersama theo. lia mengucapkan terima kasih pada laki laki di hadapannya karena sudah memberitahu nya dan mencoba melindungi nya dari grace.
Tiba tiba saja pintu kelas terbuka lebar, dan seorang laki laki sedang menetralkan nafas nya karena ia berlari dari lantai paling bawah sampai ke kelas lia.
"lia! ikut aku, sekarang!"
Gio menarik tangan lia keluar kelas. teman sekelas lia yang melihat keduanya hanya bisa menggeleng gelengkan kepalanya. sementara itu, gio masih mengenggam tangan lia dan Langkah yang membawa keduanya semakin bergerak cepat.
"gio!! Kamu mau bawa aku kemana?? Pelan pelan dong jangan lari." teriak lia.
Namun ucapan lia tidak didengar oleh gio. Gio terus menarik tangan lia dan sampailah mereka di bukit belakang sekolah. Gio melepas genggaman nya dan menatap lia.
"kamu tadi ngapain sama laki laki tadi? Dia gak ngelakuin apa apa kan ke kamu?"
"gio!!! Kamu narik tangan aku terus lari kesini Cuma buat menanyakan hal itu???"
"jawab aja li!"
"enggak ada! Dia Cuma cerita tentang grace."
Gio menghela nafas lega dan tersenyum simpul pada lia. lia mendengus kesal melihat senyuman tidak bersalah itu.
"aku khawatir aja sama kamu. dia kan suka dengan grace."
"lalu hubungan nya dengan ku apa?"
"aku takut dia suka sama kamu. nanti kalau dia menyatakan perasaan nya ke kamu terus kalian berpacaran gimana??"
Lia yang mendengar ucapan gio pun tertawa keras. Ada ada saja laki laki di hadapannya ini. gio yang tersenyum mendengar tawa lia. gio berdehem dan lia tidak mendengar nya karena masih sibuk tertawa.
"lia! aku lagi cinta sama seseorang." ucap gio. Ucapan gio membuat lia menghentikkan tawaya, lia terkejut mendengar nya dan tersenyum jahil.
"wah siapa kah perempuan yang beruntung itu? aku akan membantu kamu supaya kalian bisa dekat dan berpacaran! siapa orang nya?" tanya lia penasaran.
"dia adalah perempuan yang ada di hadapan aku sekarang." jawab gio tegas.
Lia memasang raut wajah terkejut nya. lia tidak percaya mendengar kata kata gio, pasalnya gio adalah laki laki yang selalu menjahili nya dan senang bercanda.
"aku sedang tidak bercanda li. Aku mau menjalin hubungan sama kamu lebih dari sahabat."
Lia terdiam mendengar ucapan gio. Ia Nampak berpikir dan ia tersenyum pada gio.
------
KAMU SEDANG MEMBACA
Athalia [ √ ]
Ficção AdolescenteLia, remaja perempuan yang duduk di bangku SMA memiliki kehidupan yang biasa biasa saja, tidak ada hal spesial di dalam hidupnya, pikir lia. namun orangtua nya tiba tiba memutuskan untuk pindah ke rumah ke daerah yang jauh dari kota. ia pikir hi...
![Athalia [ √ ]](https://img.wattpad.com/cover/284309514-64-k740132.jpg)