29. Dugong Alaska

51.1K 4.4K 892
                                        

plis bgt ini, khusus di part ini komen #dugongalaska sebanyak banyaknya dongg, gatau lucu aja gitu😭 kemarin nemu orang yang nge vote cerita ini pake username 'dugongalaska' lucuu bgttt😭jd terinspirasi wkwkwk, ayo komen gaisss😎🦈

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

plis bgt ini, khusus di part ini komen #dugongalaska sebanyak banyaknya dongg, gatau lucu aja gitu😭 kemarin nemu orang yang nge vote cerita ini pake username 'dugongalaska' lucuu bgttt😭jd terinspirasi wkwkwk, ayo komen gaisss😎🦈

HAPPY READING🚀

Hoek

Hoek

Hoek

Pagi ini Aleanka bangun lebih awal dikarenakan bayi jumbonya yang sedang mual mual. Siapa lagi kalau bukan si dugong Alaska?

"Aaaaaaa istriii!!! pengen muntah akunyaaa," rengek Alaska yang sekarang sudah berada di pelukan Aleanka.

"Mau aku buatin teh anget?"

Alaska menggeleng lemah lalu menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Aleanka.

Hoek

Hoek

Hoek

Sontak Alaska melepaskan pelukannya ketika rasa mual itu lagi lagi datang. Sedangkan Aleanka yang berada di belakang Alaska hanya bisa memijat tengkuk suaminya itu.

Dirasa sudah mereda, Alaska membersihkan mulutnya lalu mendekat kearah Aleanka.

"Maafin aku,"

"Maaf kenapa?" tanya Alaska lirih.

"Aku yang hamil tapi kamu yang mual,"

"Heyy, dengerin aku sini." Alaska menangkup kedua pipi Aleanka dengan tangannya.

"Justru aku seneng kalo aku yang mual, soalnya aku gamau kalo istri aku ngerasain sakit. Cukup dengan hamil 9 bulan sama ngelahirin aja, masalah mual mual dan segala macemnya biar aku aja, sayang. Kan adil kalo gituu. Udah ya jangan merasa bersalah lagii,"

Aleanka tersenyum haru lalu memeluk erat tubuh Alaska. Dirinya benar benar merasa beruntung memiliki suami seperti Alaska. Tak pernah ada di benaknya jika seorang Alaska Scott yang dulu dingin tak tersentuh sekarang menjadi partner bucinnya.

"Ke kasur lagi, yuk? aku mau bikinin teh anget dulu, siapa tau agak mendingan." ngeyel Aleanka yang ingin membuatkan Alaska teh hangat.

"No! kamu gaboleh capek capek sayang, peluk aku lama lama aja udah buat aku sembuhh,"

"Halah! kumat,"

Alaska terkekeh lalu menarik pelan tangan Aleanka untuk menuju ke ranjang dan rebahan santai dengan gaya pelukan seperti biasa.

"Selamat pagi anak aku... Lagi apa di dalem? pasti lagi main hot wheels ya? ohhh aku tauu, kemarin hot wheels aku ilang satu pasti kamu ambil ya? hayoo ngakuuuu!!! ngaku aja anakk, aku gaakan marah. Malah aku kasih semua hot wheels buat kamuuu,"

ALASKA'S (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang