"Masak jatoh aja dinikahin sih sama cowok songong kek Alaska, ogah banget gue!"
-Aleanka Dara Anderson
"Beruntung banget gue jatuh diatas lo, jadi kita bisa nikah."
-Alaska Radivka Scott
--------
Insiden jatuh diatas kasur membuat dua insan yang t...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
yuk vote nya yukk, gratis kokk😌komen yang banyak juga donggggggggggg🤩
HAPPY READING🚀
"Kemana sih kamu, Kaaa. Udah malemm, kamu ga kangen peluk lama lama sama aku apa?" lirih Aleanka ketika melirik jam yang sudah pukul 8 malam.
Sejak pulang kuliah tadi, Aleanka langsung menuju apart dan berharap jika Alaska berada disana. Sesampainya di apart ia mengelilingi seluruh ruangan, tetapi tidak ada jejak Alaska sama sekali. Aleanka langsung panik ketika Alaska benar benar tidak ada di apart. Sedari tadi pun ia hanya duduk di sofa ruang tamu, menunggu pintu apart terbuka dan menampilkan bayi jumbonya. Tetapi hingga pukul 8 pun Alaska juga belum datang.
"Kangen sama rengekan kamu. Jam segini biasanya kamu ngerengek minta aku buat peluk kamu lama lama. Kamu kemana sihh??" tak sadar, air mata Aleanka pun turun membasahi pipinya. Sungguh ia sangat sangat khawatir dengan Alaska sekarang. Dirinya dibuat kalut karna tidak mendapatkan kabar dari suaminya sejak sore tadi. Bahkan teman teman Alaska pun tidak ada yang mengetahui keberadaan lelaki itu sekarang.
Aleanka mengeluarkan ponselnya lalu mencoba untuk menghubungi Alaska lagi. Kali ini ia berharap lebih jika suaminya akan menjawab panggilan darinya.
'Nomor yang Anda tuju sedang---'
Lagi lagi hanya ada suara operator yang Aleanka dapat. Ia menghela nafasnya sebentar sebelum menghubungi Gavin dan Reza.
"Belum ketemu, Alaska nya?" tanya Aleanka langsung ketika sambungannya sudah terhubung dengan ponsel Reza.
"Belum neng. Ini gue sama Gavin nyari sampe mumet ga ketemu ketemu,"
Aleanka menghela nafasnya ketika jawaban itu lagi yang keluar dari mulut Reza.
"Lo pulang aja sama Gavin. Udah malem gini, gausah dilanjutin nyarinya kasihan lo pada nanti capek lagi. Makasih ya udah bantu gue,"
"Tenang aja neng! kita akan terus cari Alaska sampe ketemu, masalah capek kita gaakan pernah capek. Itung itung juga sambil keliling jakarta,"
Aleanka terkekeh lantas mematikan sambungan telfonnya setelah mengucapkan kata 'terimakasih' kepada Reza.
Ceklek
Saat ingin beranjak dari ruang tamu, pintu apart terbuka. Dan Aleanka langsung menoleh kearah pintu.
Grep
"Alaska?"
"Ini beneran kamu kan?" ujar Aleanka tak percaya sembari berusaha menarik wajah lekaki yang ada di lehernya sekarang. Ingin mengecek apakah beneran Alaska yang ada di pelukannya sekarang.
"Ini kamu beneran kan?"
Alaska mengangguk, wajahnya ia sembunyikan di ceruk leher Aleanka. Aleanka sendiri bernafas lega ketika lelaki yang ada dipelukannya sekarang memang benar Alaska, suaminya.