18. Pindah

73.9K 5.7K 364
                                        

vote dan komen nya yukk<3

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

vote dan komen nya yukk<3

HAPPY READING🚀

"Mamiii, kakak ga siap ah harus pisah sama mamiii. Nanti kakak ga bisa manja manja lagi sama mamii.." rengek Aleanka kepada maminya sembari memeluk Naura dengan erat. Matanya sudah sedikit berkaca kaca sekarang, karna dirinya yang harus pindah ke apart bersama Alaska. Yang berarti, mereka akan tinggal berdua di apart. Hanya berduaa! tidak ada yang menganggu lagi.

"Alay kamu kak! orang jarak apart kamu sama rumah mami ga sejauh jakarta sama Paris,"

"Ck, sama aja!!"

Aleanka melepaskan pelukannya dengan Naura lalu beralih memeluk papinya yang berdiri disebelah maminya.

"Papiiii, kakak bakal kangen sama papii,"

"Bisa lewat video call kak,"

Aleanka mendengus. Orang tuanya ini sepertinya sangat senang karna melepaskan salah satu beban keluarga di rumah ini. Jadi gini deh, ga sedih sama sekali saat si beban keluarga pindah rumah.

"Azkaaa!!!!! kakakk bakal kangennnn, huaaaa!!!" pecah sudah tangisan Aleanka ketika menyadari bahwa nanti ia dan adik kesayangannya akan jarang bertemu.

"Tatak cengeng!!!"

"Ish! kan kakak sedih, sama aja ini bocil satu ini. Ngeselin!!"

"Mamii, Alaska sama Lenka izin berangkat ke apart yaa. Jangan kangen Alaska loh yaa, soalnya yang boleh kangen sama Alaska cuman Lenka aja,"

"Hiks, mami sedihh kamu bakal pindah ke apart,"

Aleanka melebarkan matanya melihat Naura yang malah menangis saat Alaska yang meminta izin. Jadi sebenarnya anak mereka ini dirinya atau Alaska sih? Alenka jadi kesal sendiri sekarang.

"Kok kalo sama Alaska nangis?! sama kakak kok malah dibilang alay? ah ga seruuuu, mami sama papi ga sayang kakak. Sebell!!!"

"Kamu nyebelin, kalo mantunya mami ini kan engga," balas Naura santai dengan manghapus air matanya.

Alaska terkekeh melihat keluarga aneh ini. Tetapi ia juga bahagia karna bisa merasakan keharmonisan di keluarga ini.

"Papi, Alaska izin yaaa,"

"Kalo ada masalah diatas ranjang, bilang sama papi! nanti papi ajarin caranya, soalnya papi ini udah pro. Buktinya mami kamu aja kalo ehem sama papi, nikmat sampe ga mau berhenti. Nanti deh papi kasih tau tips nya," ujar Delvin dengan menepuk pelan bahu Alaska, khas cowok.

"Harus kasih tau tipsnya pih! biar anak perempuan nya papi bisa kayak mami,"

"Heh! papi ngajarin nya yang engga engga ah! gasuka gasuka," sahut Aleanka lalu menarik tangan Alaska agar menjauh dari papinya.

ALASKA'S (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang