38. Pulang nya trio Al

49.2K 3.8K 481
                                        

seneng ga up hari ini? vote dulu yuk gengss!!!!!!💤

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

seneng ga up hari ini? vote dulu yuk gengss!!!!!!💤

HAPPY READING🚀

"Kamu mau makan, Al?"

"Engga deh, nanti dulu aja,"

Ini sudah hari kedua mereka berada di rumah sakit. Dan Alaska memutuskan untuk tidak berangkat ke kantor atau bisa dibilang kerja dari rumah sakit karna dirinya tidak tega meninggalkan Aleanka sendiri disini.

"Puless banget anak aku tidurnya,"

Aleanka menoleh kearah box bayi. Dan benar saja, Shaka sangat nyenyak tidurnya dengan selimut bergambar gajah yang menutupi dan menghangatkan tubuh bayi laki laki itu.

Seketika Aleanka tersenyum. Setiap ia melihat Shaka yang entah sedang tidur atau menyusu, dirinya selalu tersenyum. Merasa bangga dengan usianya yang masih 23 tahun mampu berjuang mengeluarkan anaknya itu.

"Kamu ikutan tidur, gih. Kasian semalem begadang sampe jam 2 gara gara Shaka rewel,"

Memang benar jika kemarin malam Shaka sangat rewel. Bahkan saat ditaruh di box bayi, bayi laki laki itu merengek tidak mau. Akhirnya Alaska lah yang semalaman memangku dengan posisi setengah tidur di sofa.

"Tapi mau pelukkkk,"

"Iya, sini!"

Dengan senyum yang mengembang, Alaska langsung melangkah menuju brankar istrinya.

"Kangenn bangetttt!!!"

Aleanka tersenyum. Maklum saja, yang biasanya setiap detik meminta jatah 'peluk' sekarang Alaska harus berbagi dengan Shaka.

"U ga kangen sama akoeh?" tanya Alaska dramatis.

"Kangen lah! kan biasanya setiap detik ngerengek, terus nangis, terus kalo aku lagi gaada disebelah kamu, kamu pasti teriak 'Ayangggg mau KPM' gitu, kan?" balas Aleanka dengan menirukan gaya bicara Alaska saat lelaki itu meminta jatah KPM.

Alaska menyengir kuda lalu mengecup semua sisi wajah Aleanka dengan gemas.

Cup
Cup
Cup
Cup
Cup

"Princessnya Alaska yang super duper hebat nih bos! senggol dong!"

"Slebewwwww,"

Dan mereka tertawa bersama. Momen momen seperti ini lah yang harus mereka nikmatin sekarang. Karna momen berdua mereka saat ini sudah menipis, jadi setiap momennya harus benar benar dinikmatin.

"Bobo, gih!" ujar Aleanka sembari mengelus puncak kepala Alaska.

"Kamu engga?"

"Ga ngantuk,"

Alaska mengangguk-anggukan kepalanya lalu mulai memejamkan matanya.

Tangan Aleanka masih setia mengelus kepala suaminya itu. Sesekali juga matanya melirik kearah Shaka, takut jika bayi kecil nya itu bangun.

ALASKA'S (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang