27. Anak aku

71.6K 4.9K 1K
                                        

komen yg banyak biar aku tambah semangat nulis😻vote jugaa yaaa yayayayyayayayayay

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

komen yg banyak biar aku tambah semangat nulis😻vote jugaa yaaa yayayayyayayayayay

HAPPY READING🚀

"Lama banget sihhh, dokkkk?!! kenapa? ada apa? lama banget tinggal ngomong juga!" kesal Alaska karna dokter Pramesthi yang tidak melanjutkan kata katanya.

"Sabar kali, mas. Ini kan saya juga memastikan,"

Alaska mendengus kasar lalu ikut melihat layar monitor USG. Dan Alaska tidak paham itu apa dan gambar apa.

"Itu isi perut ya? ada apanya sih. Orang gaada apa apanya!"

"Sabar, Ka. Sabar," ujar Aleanka yang risih karna suaminya sedari tadi tidak bisa berhenti berbicara.

"Dokternya lama, ayanggggg. Mana dari tadi senyum senyum sendiri lagi. Aku takut kalo sebenarnya dia orang gila yang nyamar jadi dokter,"

"Heh!" Aleanka mencubit perut Alaska yang membuat cowok itu meringis pelan.

Sedangkan dokter Pramesthi masih senyam senyum sendiri dengan masih menggeser-geserkan alat USG nya diatas perut Aleanka.

"Oke jadi gini, bentar saya beresin dulu alat USG nya,"

"Iki jidi gini, bintir siyi birisin dili ilit isg nyi," tiru Alaska dengan mengganti huruf vokal menjadi 'i'. Bermaksut mengejek dokter Pramesthi yang terlihat sangat menyebalkan didepan lelaki itu

"Dokter niat gak sih jadi dokter? sumpah lama lama pengen gue bunuh aja!"

"Heh, gasopan!"

"Biarin sayang! dia juga gasopan sama kita! kesel aku tu digituin terus. Mana wajahnya nyebelin lagi, kan minta ditonjok aja rasanya," ujar Alaska menggebu gebu, persis seperti anak kecil yang sedang mengadu kepada ibunya.

"Jadii...." ujar dokter Pramesthi yang lagi lagi sengaja menggantungkan kata-kata nya kembali sembari terkekeh karna melihat wajah Alaska yang terlihat kesal itu.

"Halah mboh, dok! jadi jadi teross, sumpah lama lama gue jadiin lo babu gue, tau rasa lo! lama amat tinggal ngomong gitu aja!" Alaska benar benar kesal terhadap dokter Pramesthi yang sedari tadi mempermainkan perasaannya.

Aleanka terkekeh melihat ekspresi wajah Alaska. Kali ini ia tidak marah karna dirinya juga kesal terhadap dokter Pramesthi. Tetapi bedanya Lenka tidak marah, melainkan suaminya saja yang marah.

"Jadi...."

"TERUSIN! JANGAN DIGANTUNG LAGII!" teriak Alaska dengan wajah yang dibuat galak. Bukannya terlihat galak, lelaki itu malah terlihat sangat gemas. Yang membuat Aleanka dan dokter Pramesthi terkikik geli.

"Kamu juga malah ikutan ketawa, kenapa?! orang suaminya lagi kesel tuh dibelain bukan malah ikut ketawa! ah tau ah kesel gue," ujar Alaska lalu duduk di sofa yang berada di seberang brankar milik Aleanka.

ALASKA'S (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang