Uli dan Kyu-Bin mengantarkan Jae-Min menuju mobil.
Uli : Terimakasih untuk hari ini, aku sangat menyukainya.
Jae-Min : Ehm (Mengelus kepala Uli) Aku pergi dulu, Ibuku sudah menelfon, besok dia akan pergi berangkat dengan ayahku untuk urusan bisnis, jadi dia tidak bisa jauh-jauh dariku sebelum pergi.
Uli : (Tersenyum) aku mengerti itu.
Jae-Min : Aku pulang dulu ya Ahjussi!
Kyu-Bin : Baik Tuan (Membungkuk)
Jae-Min masuk kedalam mobil dan kemudia pergi tetapi sebelum itu Ia membunyikan klakson mobilnya dulu.
Setelah Jae-Min pergi Kyu-Bin dan Uli masuk kedalam rumah, Uli memegangi bahunya, dan Kyu-Bin melihatnya.
Kyu-Bin : Aakah Nona Lelah?
Uli : Ehm sedikit, aku harus mandi dulu, aku sudah bau makannan hari ini.
Kyu-Bin : Baik nona.
Uli pergi kelantai atas untuk pergi mandi. Setelah Uli selesai mandi ia pergi kebawah dan melihat Kyu-Bin masih menunggunya.
Uli : Kenapa Ahjussi masih disini?
Kyu-Bin : Ini belum jam kerja untuk pulang nona.
Uli : (Tertawa)
Kyu-Bin : Ada apa nona?
Uli : Tidak apa-apa, Ahjussi
Kyu-Bin : Iya ?
Uli : Aku minta maaf dan Berterimakasih.
Kyu-Bin : Apa?
Uli : Tadi aku memarahi ahjussi, aku jadi merasa bersalah.
Kyu-Bin : Tidak apa-apa, itu memang kesalahanku, Oh iya sepertinya Nyonya membelikan sesuatu untuk nonan tadi.
Uli ; Itu sudah biasa
Kyu-Bin : Benarkah? Berarti seperti itu wajah Nyonya Ketika membelikan anda baju?
Uli : Maksudnya?
Kyu-Bin : Tidak apa-apa nona
Uli : Dia yang selalu membeli pakainaku, aku tahu pasti itu suruhan dari ayahku.
Kyu-Bin : Bagaimana kalo kita minum teh?
Uli : setuju.
Kyu-Bin dan Uli pegi ketaman sambil meminum teh.
............................................
Yun-Ho tampak sibuk bertelefon didalam mobil. Disaat Yun-Ho sedang bertelefon, tanpa terasa mereka sudah sampai dikediaman orang tua Yun-Ho. Yun-Ho kemudian keluar, setelah sopir membukanya.
Yun-Ho : Terimakasih untuk hari ini pak
Sopir : Sama-asama tuan
Yun-Ho masuk kerumaha dan segera menemui ayahnya diruangannya. Setelah sampai Yun-Ho mengetuk pintu dan diperbolehkan masuk. Ia masuk dan memberi hormat kepada ayahany.
Ayah : Bagaimana?
Yun-Ho : Ada masalah mengenai pembangunan Gedung hotel yang kedua.
Ayah : Jadi sudah selesai?
Yun-Ho : Sudah Ayah, untung saja saya dapat menyelesaikannya.
Ayah : kau sudah bekerja keras.
Yun-Ho : Kalo begitu saya permisi dulu.
Ayah : Tunggu dulu, aku belum selesai.
Yun-Ho : (Terdiam)
Ayah : Bagaimana kau akan menyelesaikannya dengan Wanita itu?
KAMU SEDANG MEMBACA
Because My Destiny is You
RomanceSeorang wanita yang bernama Uli yang selalu merasa kesepian, ia ingin menemukan takdirnya. akankah Ia akan bertemu dengan takdirnya?
