Ep-13

87 4 1
                                        


Uli dan Kyu-Bin mengantarkan Jae-Min menuju mobil.

Uli : Terimakasih untuk hari ini, aku sangat menyukainya.

Jae-Min : Ehm (Mengelus kepala Uli) Aku pergi dulu, Ibuku sudah menelfon, besok dia akan pergi berangkat dengan ayahku untuk urusan bisnis, jadi dia tidak bisa jauh-jauh dariku sebelum pergi.

Uli : (Tersenyum) aku mengerti itu.

Jae-Min : Aku pulang dulu ya Ahjussi!

Kyu-Bin : Baik Tuan (Membungkuk)

Jae-Min masuk kedalam mobil dan kemudia pergi tetapi sebelum itu Ia membunyikan klakson mobilnya dulu.

Setelah Jae-Min pergi Kyu-Bin dan Uli masuk kedalam rumah, Uli memegangi bahunya, dan Kyu-Bin melihatnya.

Kyu-Bin : Aakah Nona Lelah?

Uli : Ehm sedikit, aku harus mandi dulu, aku sudah bau makannan hari ini.

Kyu-Bin : Baik nona.

Uli pergi kelantai atas untuk pergi mandi. Setelah Uli selesai mandi ia pergi kebawah dan melihat Kyu-Bin masih menunggunya.

Uli : Kenapa Ahjussi masih disini?

Kyu-Bin : Ini belum jam kerja untuk pulang nona.

Uli : (Tertawa)

Kyu-Bin : Ada apa nona?

Uli : Tidak apa-apa, Ahjussi

Kyu-Bin : Iya ?

Uli : Aku minta maaf dan Berterimakasih.

Kyu-Bin : Apa?

Uli : Tadi aku memarahi ahjussi, aku jadi merasa bersalah.

Kyu-Bin : Tidak apa-apa, itu memang kesalahanku, Oh iya sepertinya Nyonya membelikan sesuatu untuk nonan tadi.

Uli ; Itu sudah biasa

Kyu-Bin : Benarkah? Berarti seperti itu wajah Nyonya Ketika membelikan anda baju?

Uli : Maksudnya?

Kyu-Bin : Tidak apa-apa nona

Uli : Dia yang selalu membeli pakainaku, aku tahu pasti itu suruhan dari ayahku.

Kyu-Bin : Bagaimana kalo kita minum teh?

Uli : setuju.

Kyu-Bin dan Uli pegi ketaman sambil meminum teh.

............................................

Yun-Ho tampak sibuk bertelefon didalam mobil. Disaat Yun-Ho sedang bertelefon, tanpa terasa mereka sudah sampai dikediaman orang tua Yun-Ho. Yun-Ho kemudian keluar, setelah sopir membukanya.

Yun-Ho : Terimakasih untuk hari ini pak

Sopir : Sama-asama tuan

Yun-Ho masuk kerumaha dan segera menemui ayahnya diruangannya. Setelah sampai Yun-Ho mengetuk pintu dan diperbolehkan masuk. Ia masuk dan memberi hormat kepada ayahany.

Ayah : Bagaimana?

Yun-Ho : Ada masalah mengenai pembangunan Gedung hotel yang kedua.

Ayah : Jadi sudah selesai?

Yun-Ho : Sudah Ayah, untung saja saya dapat menyelesaikannya.

Ayah : kau sudah bekerja keras.

Yun-Ho : Kalo begitu saya permisi dulu.

Ayah : Tunggu dulu, aku belum selesai.

Yun-Ho : (Terdiam)

Ayah : Bagaimana kau akan menyelesaikannya dengan Wanita itu?

Because My Destiny is YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang