Kembang api mulai menghiasi langit malam. Uli dan Kyu-Bin saling berhadapan dan menatap satu sama lain.
Uli : Ahjussi (berteriak)
Kyu-Bin : Iya nona
Uli : Aku menyukaimu
Kembang api terus saja memancarkan sinar dan menimbulkan bunyi-bunyian yang cukup keras.
Kyu-Bin : Apa nona? Aku tidak mendengarnya.
Uli : Aku lapar (membisikkan ke telinga Kyu-Bin)
...............
Dihadapan mereka sudah tersedia dua porsi dimana isi daripada piring tersebut adalah beberapa tusuk daging ayam yang sudah dipanggang serta ditaburi dengan kuah yang kental seperti kari.
Kyu-Bin menatap makanannya cukup lama, dengab ragu-ragu ia mengambil satu tuduk sate tersebut. Kemudian ia menatap Uli.
Uli : Ayo makan! Ini sangat enak (mengambil satu tusuk sate)
Kyu-Bin : (Senyum ragu-ragu)
Kyu-Bin kemudian mengambil dan segera memasukkan sate tersebut kedalam mulutnya.
Setelah memasukkan sate kedalam mulutnya, perlahan-lahan ia mengunyah dan seketika bola matanya membesar.
Kyu-Bin : Apa ini? Sangat enak
Uli : Benarkan, ini sangat enak.
Kyu-Bin : Apa nama makanan ini nona?
Uli : Sate padang
Kyu-Bin : Sa-te pa-dang?
Uli : (Mengangguk sambil tersenyum)
..............
Selesai memakan sate padang mereka memasuki hotel. Tanpa disengaja Uli dan Kyu-Bin berpapasan dengan Yun-Hobdan Ra-Ra.
Yun-Ho dan Ra-Ra tanpak saling nenatap sambio tersenyum dengan sebuket bunga mawar merah yang dipegang Ra-Ra.
Uli : Apa ini? Apa Oppa tidak memberitahuku?
Kyu-Bin : Apa?
Kyu-Bin yang menatap Uli yang tiba-tiba diam ditempat. Kemudian melihat kearah Uli melihat.
Terlihat jelas dari ekspesi wajah Kyu-Bin, tampak ia merasa sedih.
Uli : Sepertinya mereka merasa dunia ini hanya milik mereka berdua. Benarkan?
Kyu-Bin : ...
Uli : Ahjussi (memanggil)
Kyu-Bin : Iya nona?
Uli : Ada apa denganmu?
Kyu-Bin : Tidak apa-apa nona.
Uli : Benarkah?
Uli kembali menatap Yun-Ho dan Ra-Ra, ternyata mereka sedang menghampiri Uli dan Kyu-Bin.
Yun-Ho : Dasar gadis ini (mengelus kepala Uli)
Uli : Aish rambutku jadi berantakan. (Merapikan)
Yun-Ho : Dari mana saja kau seharian ini? Pengawalmu sangat menghkawatirkanmu.
Uli : Aku bertemu dengan teman masa kecilku. Benarkah ahjussi? (Menatap Kyu-Bin)
Kyu-Bin : Apa?
Uli : Kurasa tidak, tqmpaknya ahjussi menikmati kegiatannya hari ini.
Ra-Ra : Kyu-Bin melakukannya karena dia profesional. Setelah pekerjaan selesai dia lalu mencarimu.
Uli : Benarkah? Terimakasih ahjussi
KAMU SEDANG MEMBACA
Because My Destiny is You
RomanceSeorang wanita yang bernama Uli yang selalu merasa kesepian, ia ingin menemukan takdirnya. akankah Ia akan bertemu dengan takdirnya?
