Wajah Kyu-Bin, David, beserta anak buah rentenir yang menagih hutang david, akhirnya mereka sepakat untuk tidak berkelahi lagi. Kyu-Bin menawarkan untuk melunasi utang david dengan uangnya sendiri. Setelah Kyu-Bin memberikan uang miliknya, rentenir memberikan surat utang david karena sudah dianggap lunas.
Anak Buah rentenir : Nah, begini dong langsung lunas, Jika kau butuh uang lagi hubungi perusahaan kami, Yasudah kami pergi dulu, ayo teman-teman kita pergi makan (Mengajak rekannya)
Anak buah rentenir itu kemudian berdiri dan menampar wajah david dengan uang yang dikasih Kyu-Bin.
Anak Buah Rentenir : Kau beruntung memiliki teman sepertinya.
Para anak buah rentenir kemudian pergi dari tempat david. Setelah mereka sudah tidak disitu, David kemudian memeluk Kyu-Bin.
David : Terimakasih temanku
Kyu-Bin : Lepaskan (kesal), kau menghubungiku hanya karena ini?
David : Maafkan aku, aku hanya teringat dirimu disaat seperti ini.
Kyu-Bin : Lalu bagaimana kau akan melunasi uangku?
David : Tunggu sebentar (kemudian pergi)
David pergi kesebelah rumahnya dan kemudian kembali membawa sepeda motor gede, Jae-Kyung terkejut sekaligus heran lalu menendang kaki david.
David : Aw... Sakit.
Kyu-Bin : Sakit? Rasakan. Kenapa kau tidak menggunakan ini sebagai jaminan tadi?
David : Kalau aku buat in jaminan, belum tentu Anakku ini bisa kembali lagi padaku. (Memeluk sepeda motornya)
Kyu-Bin : Aish... Anak ini (Menggeram)
David : Tapi aku percaya kepadamu, aku titip anakku ya!
Kyu-Bin : Tidak perlu, lagian aku tidak akan memakainya. Kau harus melunasinya ingat itu!
David : Aku mengerti. Terimakasih sahabatku (Memeluk)
Kyu-Bin : Lepaskan, hei... hei... (Melepaskan pelukan David) itu menjijikkan.
David : Aku mencintaimu (melakukan finger heart)
...................................................
Uli dan Kyu-Bin sudah selesai makan. Uli tampak sudah kekenyangan.
Uli : Wah, aku sudah kenyang...(Bersendawa)
Jae-Min : (Tersenyum)
Uli : Bagaimana dengan tugas kita, kapan kita akan memasak?
Jae-Min : Bagaimana jika besok? kita kan tidak ada mata kuliah.
Uli : Iya, kitab isa masak dari pagi (tersenyum)
Jae-Min : Kau mau minum?
Uli : Iya
Jae-Min : Tunggu aku belikan
Uli : Aku ikut saja, sekalian kita kekelas. Sebentar lagi jam kuliah berikutnya.
Uli dan Jae-Min masuk kedalam kelas dengan minuman yang mereka bawa, kemudian duduk Bersama, Jae-Min tampak melihat-lihat sekitar.
Uli : Ada apa?
Jae-Min : Yeri tidak masuk?
Uli : Dia tidak mengambil kelas bapak ini.
Jae-Min : Benarkah?
Uli :Bapak sudah datang (Menepuk tangan Jae-Min yang menandakan Dosen sudah masuk keruangan kelas))
...................................................
Setelah selesai kuliah, Uli pergi menuju parkiran. Ketika masih jauh Kyu-Bin sudah yang menunggunya segera membukakan pintu lalu Ia pergi duduk dikursi pengemudi. Yeri merasa ada yang aneh dengan sikap Kyu-Bin.
KAMU SEDANG MEMBACA
Because My Destiny is You
RomanceSeorang wanita yang bernama Uli yang selalu merasa kesepian, ia ingin menemukan takdirnya. akankah Ia akan bertemu dengan takdirnya?
