Pagi menjelang, Uli keluar dari rumah, dan disambut oleh Kyu-Bin yang sedang menunggunya.
Uli : Good morning (senyum)
Kyu-Bin : Selamat pagi juga nona (senyum).
Kyu-Bin membukakan pintu mobil untuknya. Setelah mereka didalam mobil, Kyu-Bin memberikan kotak makanan kepada Uli.
Kyu-Bin : Ini nona...
Uli : Thankyou, aku sangat lapar (membuka kotak makan) tunggu ini sepertinya tidak dijual. Apakah ahjussi yang membuatnya?
Kyu-Bin : Iya nona...
Uli : Kenapa ahjussi tidak membelinya saja? Bukankah ini merepotkan?
Kyu-Bin : Saya sering sarapan pagi dengan sandwich, ketika nona meminta untuk dibelikan sarapan sekalian saja untuk nona saya buatkan.
Uli : Baiklah aku akan memakannya..
Kyu-Bin : (Menjalankan mobil)
Uli : Ehm ini sangat enak, aku suka ini. Ahjussi tolong bawakan aku sarapan setiap pagi ya, boleh?
Kyu-Bin : Nona bukankah ini sudah berlebihan, apa kata pak presdir nanti jika nona tidak sarapan dirumah?
Uli : Aku hanya tidak sedang ingin makan dengan ayah dan ibu tiriku. Sebisa mungkin aku ingin menghindari mereka.
Kyu-Bin : Tidak bisa begitu nona, nona harus
Uli memotong pembicaraan.
Uli : Baiklah, aku tidak akan begitu, tapi untuk beberapa hari kedepan tak bisakah ahjussi membuatnya, ini sangat enak (menunjukkan sandwich). Aku berjanji hanya beberapa hari saja. Ahjussi... (memohon)
Kyu-Bin : (Diam)
Uli : Ahjussi, bukankah kita adalah teman? ahjussi.
Kyu-Bin : Baiklah, untuk beberapa hari ini..
Uli : Oke (Senyum)
........................
Ayah dan Ibu tiri Uli sedang sarapan dimeja makan, dengan ditemani oleh parah pelayannya.
Ayah : Tolong isikan air digelasku! (menyuruh pelayan)
Pelayan : (menuangkan air)
Ayah : Apa Uli sudah pergi?
Pelayan : Sudah Tuan
Ayah : Apa dia tidak sarapan?
Ibu tiri : Bagaimana dia mau sarapan? Apakah presdir tidak mengingat kejadian kemarin?
Ayah : Benarkah, pada akhirnya hatinya akan kembali lagi...
Ibu tiri : Apakah anda juga tidak ingat dia juga seperti itu dulu bebrapa tahun yang laluu.
Ayah : Aku tahu, aku mengenal putriku. Meskipun dia begitu sampai berbulan-bulan diwaktu dulu. Lalu bagaimana dengan Yun-Ho?
Ibu tiri : Hubungan mereka tampak semakin serius.
Ayah : Benarkah?
Ibu tiri : Bukankah presdir sudah memberikan restu buat meraka?
Ayah : Terus saja awasih mereka, dan beritahu aku perkembangannya.
Ibu tiri : Baik
.....................
Yun-Ho dan Ra-Ra sedang sarapan pagi, Mereka menikmati makananny. Mereka berdua tampak tidak saling berbicara karena mereka sedang menikmati makanannya.
Setelah Ra-Ra selesai makan dan menaruh piring kedalam wastafel, tiba-tiba Yun-Ho memeluk Ra-Ra dari belakang, Ra-Ra yang awalnya terkejut kemudian tersenyum dan membiarkan Yun-Ho memluk manja dengannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Because My Destiny is You
RomansaSeorang wanita yang bernama Uli yang selalu merasa kesepian, ia ingin menemukan takdirnya. akankah Ia akan bertemu dengan takdirnya?
