Ep-26

62 3 2
                                        

Pagi menjelang, Uli keluar dari rumah, dan disambut oleh Kyu-Bin yang sedang menunggunya.

Uli : Good morning (senyum)

Kyu-Bin : Selamat pagi juga nona (senyum).

Kyu-Bin membukakan pintu mobil untuknya. Setelah mereka didalam mobil, Kyu-Bin memberikan kotak makanan kepada Uli.

Kyu-Bin : Ini nona...

Uli : Thankyou, aku sangat lapar (membuka kotak makan) tunggu ini sepertinya tidak dijual. Apakah ahjussi yang membuatnya?

Kyu-Bin : Iya nona...

Uli : Kenapa ahjussi tidak membelinya saja? Bukankah ini merepotkan?

Kyu-Bin : Saya sering sarapan pagi dengan sandwich, ketika nona meminta untuk dibelikan sarapan sekalian saja untuk nona saya buatkan.

Uli : Baiklah aku akan memakannya..

Kyu-Bin : (Menjalankan mobil)

Uli : Ehm ini sangat enak, aku suka ini. Ahjussi tolong bawakan aku sarapan setiap pagi ya, boleh?

Kyu-Bin : Nona bukankah ini sudah berlebihan, apa kata pak presdir nanti jika nona tidak sarapan dirumah?

Uli : Aku hanya tidak sedang ingin makan dengan ayah dan ibu tiriku. Sebisa mungkin aku ingin menghindari mereka.

Kyu-Bin : Tidak bisa begitu nona, nona harus

Uli memotong pembicaraan.

Uli : Baiklah, aku tidak akan begitu, tapi untuk beberapa hari kedepan tak bisakah ahjussi membuatnya, ini sangat enak (menunjukkan sandwich). Aku berjanji hanya beberapa hari saja. Ahjussi... (memohon)

Kyu-Bin : (Diam)

Uli : Ahjussi, bukankah kita adalah teman? ahjussi.

Kyu-Bin : Baiklah, untuk beberapa hari ini..

Uli : Oke (Senyum)

........................

Ayah dan Ibu tiri Uli sedang sarapan dimeja makan, dengan ditemani oleh parah pelayannya.

Ayah : Tolong isikan air digelasku! (menyuruh pelayan)

Pelayan : (menuangkan air)

Ayah : Apa Uli sudah pergi?

Pelayan : Sudah Tuan

Ayah : Apa dia tidak sarapan?

Ibu tiri : Bagaimana dia mau sarapan? Apakah presdir tidak mengingat kejadian kemarin?

Ayah : Benarkah, pada akhirnya hatinya akan kembali lagi...

Ibu tiri : Apakah anda juga tidak ingat dia juga seperti itu dulu bebrapa tahun yang laluu.

Ayah : Aku tahu, aku mengenal putriku. Meskipun dia begitu sampai berbulan-bulan diwaktu dulu. Lalu bagaimana dengan Yun-Ho?

Ibu tiri : Hubungan mereka tampak semakin serius.

Ayah : Benarkah?

Ibu tiri : Bukankah presdir sudah memberikan restu buat meraka?

Ayah : Terus saja awasih mereka, dan beritahu aku perkembangannya.

Ibu tiri : Baik

.....................

Yun-Ho dan Ra-Ra sedang sarapan pagi, Mereka menikmati makananny. Mereka berdua tampak tidak saling berbicara karena mereka sedang menikmati makanannya.

Setelah Ra-Ra selesai makan dan menaruh piring kedalam wastafel, tiba-tiba Yun-Ho memeluk Ra-Ra dari belakang, Ra-Ra yang awalnya terkejut kemudian tersenyum dan membiarkan Yun-Ho memluk manja dengannya.

Because My Destiny is YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang