Didalama bis Uli bersandar di pelukan Kyu-Bin.
Uli : Jantungku berdetak sangat cepat. Bagimana ini? Jangan-jangan dia bisa merasakannya?
Sejenak uli mengerutkan keningnya kemudian mengangkat kedua alisnya.
Uli : Tunggu-tunggu kenapa ini lebih kencang, dan sepertinya suara detak jantungnya saling sahut-menyahut?
Hah.. apakah mungkin ahjussi?
Uli menutup mulutnya dengan tangan sambil matanya melotot memikirkan sesuatu. (dalan hati)
Uli : Aih tidak mungkin, ini cuman kebetulan saja. Tolong sadarlah Uli....(bicara dalan hati)
Selama perjalanan selama itu juga posisi mereka seperti itu.
Kyu-Bin : Aduh, kenapa lama sekali rasanya, ada apa dengan jantungku? (tanya dalam hati)
..........................
Akhirnya mereka sampai kerumah Jae-Min, jae-Min yang terlihat bilak-balik didepan rumahnya yang sedang menunggu Uli.
Ketika Jae-Min berbalik dan kemudian melihat kearah depannya, kakinya berhenti dan matanya terus memandang dengan wajah yang legah sekaligus khawatir.
Jae-Min : Kau sudah datang ternyata 🙂 (berbicara pelan)
Jae-Min kemudian berlari kearah Uli dan segera menghampirinya.
Jae-Min : Hei (berteriak), dasar gadis ini.
Segera Jae-Min memeluk erat Uli dengan perasaan legah.
Jae-Min : Aku sangat mengkhawatirkanmu.
Kemudian Jae-Min melepaskan pelukannya dan menatap wajah Uli.
Jae-Min : Lihat sekarang wajahmu sungguh berantakan, matamu seperti mata panda (mascara luntur)
Uli : Hei (berteriak), aku sedang tidak ingin bercanda ya!
Kyu-Bin yang mendengar perkataan Jae-Min tidak bisa menahan.
Uli : Ahjussi, apakah itu lucu?
Kyu-Bin : Tidak nona
Uli : Jadi kenapa tertawa?
Kyu-Bin : Tidak nona..(menutup mulutnya dengan tangan karena menahan tawa)
Uli yang wajahnya berekspresi kesal namun terlihat lucu.
Jae-Min : Maaf.. maaf.., yasudah ayo kita masuk, ibuku sudah menunggumu (meraih tangan Uli)
Jae-Min kemudian menoleh kerah Kyu-Bin.
Jae-Min : Ahjussi tidak masuk?
Kyu-Bin : Tidak tuan, saya pulang saja ini sudah larut malam.
Jae-Min : Baiklah, sampai jumpa besok.
Kyu-Bin : Baik Tuan
Uli : Ahjussi
Kyu-Bin : Iya nona?
Uli : Terimakasih.
Kyu-Bin : Tidak nona ini memang tugas saya (tersenyum)
Uli : (tersenyum)
............................
Uli dan Jae-Min memasuki rumah didalam rumahnya Uli sudah disambut oleh keluarga Jae-Min yang sedang duduk di ruang tamu sembari menunggu kedatangan Uli.
Jae-Min : Kakek, ayah, ibu, Uli sudah datang.
Uli : Halo apakabar (memberi salam)
Kakek : Ternyata Uli sudah sampai.
KAMU SEDANG MEMBACA
Because My Destiny is You
RomanceSeorang wanita yang bernama Uli yang selalu merasa kesepian, ia ingin menemukan takdirnya. akankah Ia akan bertemu dengan takdirnya?
