Ep-33

38 3 1
                                        

Uli terbangun dari tidurnya dan segera membuka penutup matanya secara perlahan.

Ia kemudian melihat kearah Jendela. Diluar tampak cerah dengan langit yang biru.

Uli : Wah ini Indonesia, (Girang) ternyata benar, bajunya mewakili isi hatiku.

Kyu-Bin : (Senyum) saya sangat tersanjung, ternyata saya mampu meramal.

Uli : Apa ahjussi bercanda?

Kyu-Bin : (Senyum) tapi bajunya memang mewakili perasaan nona saat ini. Yasudah ayo kita bergegas nona!

Uli : Ehm (mengangguk sambil tersenyum)

Mereka kemudian segera bergegas menuju keluar.

Uli : (Menghirup udara lalu menghembuskannya) wah sudah lama aku tidak menghirupnya. Setelah hampir 10 jam perjalanan dan transit dijakarta. Akhirnya aku sampai (melompat kegirangan)

Kyu-Bin : Hirup saja sepuasnya nona!

Uli : Benarkah? Haruskah kulakukan? (Polos)

Kyu-Bin : (Senyum)

Uli kemudian mengkhibaskan angin kehidungnya dengan menggunakan kedua tangannya. Ia lalu menghirup udara sekencang-kencangnya.

Kyu-Bin yang melihat tingkah Uli hanya bisa tertawa melihatnya.

.....................

Jae-Min yang duduk di kelas bisnis sedang menikmati segelas wine sambil memandang luar jendela.

Kemudian ia melirik jam tangan miliknya, sambil mengkerutkan bibirnya.

Jae-Min : Pasti dia sudah sampai... (memimirkan Uli)

Ia kembali meneguk segelas wine yang ada ditangannya.

Jae-Min : Baiklah, aku akan menikmati waktuku seminggu ini di Los Angeles. (Menghela nafas).

...................

Akhirnya Uli dan Kyu-Bin keluar dari bandara.

Uli : Hem...  ahjussi dimana sopir yang akan menjemput kita?

Kyu-Bin : (Memeriksa ponsel) sopirnya mengabariku, sepertinya akan sampai lima menit lagi nona.

Uli : Benarkah? Baiklah kita tunggu saja.

Lima menit kemudian akhirnya sopir yang menjemput mereka sampai. Sopir tersebut merupakan pegawai hotel mereka. Ia kemudian keluar dari mobil dan segera menghampiri Uli dan Jae-Min.

Sopir : Horas!

Uli : Horas! (Tersenyum)

                        Horas : Salam khas dari suku Batak.

Kyu-Bin yang melihat serta mendengarnya tampak kebingungan. Wajahnya menjelaskan semua situasinya. Uli yang melihatnya jadi tersenyum.

Kyu-Bin : Maaf nona, maksudnya apa? (berbisik)

Uli : Ini merupakan kata salam disini. (Bisik)

Kyu-Bin : Tadi dia bilang apa? (bisik)

Uli : Horas

Kyu-Bin : Ho...

Uli : Ho-Ras

Kyu-Bin : Horas

Uli : (Mengangguk sambil tersenyum)

Kemudian sopir tersebut juga ikut tertawa karena memaklumi tingkah dari Kyu-Bin.

Sopir : Annyeonghaseo, Maaf saya datang terlamat nona (Bahasa korea)

Because My Destiny is YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang