Uli terbangun dari tidurnya dan segera membuka penutup matanya secara perlahan.
Ia kemudian melihat kearah Jendela. Diluar tampak cerah dengan langit yang biru.
Uli : Wah ini Indonesia, (Girang) ternyata benar, bajunya mewakili isi hatiku.
Kyu-Bin : (Senyum) saya sangat tersanjung, ternyata saya mampu meramal.
Uli : Apa ahjussi bercanda?
Kyu-Bin : (Senyum) tapi bajunya memang mewakili perasaan nona saat ini. Yasudah ayo kita bergegas nona!
Uli : Ehm (mengangguk sambil tersenyum)
Mereka kemudian segera bergegas menuju keluar.
Uli : (Menghirup udara lalu menghembuskannya) wah sudah lama aku tidak menghirupnya. Setelah hampir 10 jam perjalanan dan transit dijakarta. Akhirnya aku sampai (melompat kegirangan)
Kyu-Bin : Hirup saja sepuasnya nona!
Uli : Benarkah? Haruskah kulakukan? (Polos)
Kyu-Bin : (Senyum)
Uli kemudian mengkhibaskan angin kehidungnya dengan menggunakan kedua tangannya. Ia lalu menghirup udara sekencang-kencangnya.
Kyu-Bin yang melihat tingkah Uli hanya bisa tertawa melihatnya.
.....................
Jae-Min yang duduk di kelas bisnis sedang menikmati segelas wine sambil memandang luar jendela.
Kemudian ia melirik jam tangan miliknya, sambil mengkerutkan bibirnya.
Jae-Min : Pasti dia sudah sampai... (memimirkan Uli)
Ia kembali meneguk segelas wine yang ada ditangannya.
Jae-Min : Baiklah, aku akan menikmati waktuku seminggu ini di Los Angeles. (Menghela nafas).
...................
Akhirnya Uli dan Kyu-Bin keluar dari bandara.
Uli : Hem... ahjussi dimana sopir yang akan menjemput kita?
Kyu-Bin : (Memeriksa ponsel) sopirnya mengabariku, sepertinya akan sampai lima menit lagi nona.
Uli : Benarkah? Baiklah kita tunggu saja.
Lima menit kemudian akhirnya sopir yang menjemput mereka sampai. Sopir tersebut merupakan pegawai hotel mereka. Ia kemudian keluar dari mobil dan segera menghampiri Uli dan Jae-Min.
Sopir : Horas!
Uli : Horas! (Tersenyum)
Horas : Salam khas dari suku Batak.
Kyu-Bin yang melihat serta mendengarnya tampak kebingungan. Wajahnya menjelaskan semua situasinya. Uli yang melihatnya jadi tersenyum.
Kyu-Bin : Maaf nona, maksudnya apa? (berbisik)
Uli : Ini merupakan kata salam disini. (Bisik)
Kyu-Bin : Tadi dia bilang apa? (bisik)
Uli : Horas
Kyu-Bin : Ho...
Uli : Ho-Ras
Kyu-Bin : Horas
Uli : (Mengangguk sambil tersenyum)
Kemudian sopir tersebut juga ikut tertawa karena memaklumi tingkah dari Kyu-Bin.
Sopir : Annyeonghaseo, Maaf saya datang terlamat nona (Bahasa korea)
KAMU SEDANG MEMBACA
Because My Destiny is You
RomanceSeorang wanita yang bernama Uli yang selalu merasa kesepian, ia ingin menemukan takdirnya. akankah Ia akan bertemu dengan takdirnya?
