Ep-14

85 3 2
                                        

Jae-Min kemudian menyadari bahwa uli sudah tertidur. Kemudian Ia mendudukkan Uli dibangku pinggir jalan. Ia pun duduk disamping Uli dan menyandarkan kepala Uli dibahunya. Tiba-tiba uli mengigau.

Uli : Jae-Min a....

Jae-Min : Kenapa?

Uli : Kau adalah sahabtku sampai selamanya.

Jae-Min : Tak bisakah kita lebih dari itu?

Setelah Jae-Min mengatakan kalimat itu, Ada mobil berhenti tepat dihadapan mereka, kemudian orang yang mengendarai mobil tersebut keluar, ternyata orang itu adalah Kyu-Bin.

Kyu-Bin kemudian berlari mengampiri mereka, dan mengambil ahli untuk menopang Uli.

Kyu-Bin : Apakan nona mabuk?

Jae-Min : Iya, dia payah dalam hal minum.

Kyu-Bin : Nona (Membangunkan)

Jae-Min : Sudah Ahjussi jangan dibangunkan, dia sangat Lelah hari ini.

Kyu-Bin : Baik tuan.

Jae-Min : Ya sudah, saya pergi deluan sopir pengganti saya sudah datang.Tolong jaga dia.

Kyu-Bin : Baik Tuan, hati-hati dijalan

.............................

Jae-Min pergi ketempat parkiran mobilnya, disanana sudah ada sopir pengganti sedang menunggunya. Jae-Min menanyakan Namanya, setelah menyebutkan Namanya Jae-Min memberikan kunci mobil miliknya.

Diperjalanan Jae-Min mengingat kejadian Ketika ia mengungkapkan kalimat pengakuannya tadi.

Jae-Min : Ada apa denganku? Apakah aku sudah gila? (Memukul kepalanya)

Sopir : Apa?

Jae-Min : Tidak aku tidak berbicara denganmu.

Sopir : Baik.

.............................

Uli dan Kyu-Bin juga sedang dalam perjalanan menuju pulang mereka melewati gang sempit. Uli tampak tertidur lelap, tetapi beberapa saat kemudian ia terbangun.

Uli : Ahjussi (panik)

Kyu-Bin : Ia nona?

Uli : Tolong hentikan mobilnya!

Kyu-Bin : Ada apa nona?

Uli : Uuekk...(Menahan mulutnya dengan tangan)

Kyu-Bin : (Menghenikan mobilnya)

Uli kemudian keluar dan memuntahkan semua isi perutnya. Kyu-Bin khawatir dan menepuk-nepuk pundaknya. Setelah Uli mengeluarkan muntahannya, ia Nampak sangat pucat.

Kyu-Bin : Wajah anda sangat pucat, tunggu sebentar.

Uli : Anda mau kemana?

Kyu-Bin berlari dan tidak menjawab pertanyaan Uli lagi. Kemudian Kyu-Bin mampir keminimarket untuk membeli air mineral, obat pengar, dan onigiri.

Kyu-Bin kembali menuju Uli yang sedang menunggunya didalam mobil, kemudian membukakan botol minum dan memberikannya ke uli. Setelah minum Kyu-Bin memberikan onigiri untuk mengisi perut uli yang kosong. Dengan sabar Kyu-Bin menunggu uli siap makan, setelah uli selesai memakannya Kyu-Bin kembali memberikan obat dan membukakan botol mineralnya. Uli merasa terharu dengan sikap Kyu-Bin kepadanya.

Uli : Terimakasih Ahjussi,

Kyu-Bin : Tidak apa-apa nona. Apa nona sudah lebih baik?

Uli : (Mengangguk)

Kyu-Bin : Yasudah kita pergi.

.............................

Uli sudah sampai dirumah, ia berbaring diatas tempat tidurnya. Ia memikirkan kejadian tadi dengan Kyu-Bin.

Because My Destiny is YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang