Jae-Min kemudian menyadari bahwa uli sudah tertidur. Kemudian Ia mendudukkan Uli dibangku pinggir jalan. Ia pun duduk disamping Uli dan menyandarkan kepala Uli dibahunya. Tiba-tiba uli mengigau.
Uli : Jae-Min a....
Jae-Min : Kenapa?
Uli : Kau adalah sahabtku sampai selamanya.
Jae-Min : Tak bisakah kita lebih dari itu?
Setelah Jae-Min mengatakan kalimat itu, Ada mobil berhenti tepat dihadapan mereka, kemudian orang yang mengendarai mobil tersebut keluar, ternyata orang itu adalah Kyu-Bin.
Kyu-Bin kemudian berlari mengampiri mereka, dan mengambil ahli untuk menopang Uli.
Kyu-Bin : Apakan nona mabuk?
Jae-Min : Iya, dia payah dalam hal minum.
Kyu-Bin : Nona (Membangunkan)
Jae-Min : Sudah Ahjussi jangan dibangunkan, dia sangat Lelah hari ini.
Kyu-Bin : Baik tuan.
Jae-Min : Ya sudah, saya pergi deluan sopir pengganti saya sudah datang.Tolong jaga dia.
Kyu-Bin : Baik Tuan, hati-hati dijalan
.............................
Jae-Min pergi ketempat parkiran mobilnya, disanana sudah ada sopir pengganti sedang menunggunya. Jae-Min menanyakan Namanya, setelah menyebutkan Namanya Jae-Min memberikan kunci mobil miliknya.
Diperjalanan Jae-Min mengingat kejadian Ketika ia mengungkapkan kalimat pengakuannya tadi.
Jae-Min : Ada apa denganku? Apakah aku sudah gila? (Memukul kepalanya)
Sopir : Apa?
Jae-Min : Tidak aku tidak berbicara denganmu.
Sopir : Baik.
.............................
Uli dan Kyu-Bin juga sedang dalam perjalanan menuju pulang mereka melewati gang sempit. Uli tampak tertidur lelap, tetapi beberapa saat kemudian ia terbangun.
Uli : Ahjussi (panik)
Kyu-Bin : Ia nona?
Uli : Tolong hentikan mobilnya!
Kyu-Bin : Ada apa nona?
Uli : Uuekk...(Menahan mulutnya dengan tangan)
Kyu-Bin : (Menghenikan mobilnya)
Uli kemudian keluar dan memuntahkan semua isi perutnya. Kyu-Bin khawatir dan menepuk-nepuk pundaknya. Setelah Uli mengeluarkan muntahannya, ia Nampak sangat pucat.
Kyu-Bin : Wajah anda sangat pucat, tunggu sebentar.
Uli : Anda mau kemana?
Kyu-Bin berlari dan tidak menjawab pertanyaan Uli lagi. Kemudian Kyu-Bin mampir keminimarket untuk membeli air mineral, obat pengar, dan onigiri.
Kyu-Bin kembali menuju Uli yang sedang menunggunya didalam mobil, kemudian membukakan botol minum dan memberikannya ke uli. Setelah minum Kyu-Bin memberikan onigiri untuk mengisi perut uli yang kosong. Dengan sabar Kyu-Bin menunggu uli siap makan, setelah uli selesai memakannya Kyu-Bin kembali memberikan obat dan membukakan botol mineralnya. Uli merasa terharu dengan sikap Kyu-Bin kepadanya.
Uli : Terimakasih Ahjussi,
Kyu-Bin : Tidak apa-apa nona. Apa nona sudah lebih baik?
Uli : (Mengangguk)
Kyu-Bin : Yasudah kita pergi.
.............................
Uli sudah sampai dirumah, ia berbaring diatas tempat tidurnya. Ia memikirkan kejadian tadi dengan Kyu-Bin.
KAMU SEDANG MEMBACA
Because My Destiny is You
RomanceSeorang wanita yang bernama Uli yang selalu merasa kesepian, ia ingin menemukan takdirnya. akankah Ia akan bertemu dengan takdirnya?
