Ep-39

16 2 0
                                        

Malam harinya Uli pergi ke atap, ketika sudah sampai tampaknya  ia melihat sesuatu lalu kemudian tersenyum.

Seseorang yang sedang memandang langit malam kemudian berbalik badan ternyata pria tersebut adalah Kyu-Bin. Lalu ia tersenyum melihat yang ada dihadapannya.

Uli dan Kyu-Bin sedang berhadapan sambil membalas senyuman masing-masing. Segera Uli menghampiri Kyu-Bin.

Kyu-Bin : Bagaimana hari nona?

Uli : Menyenangkan, (senyum) ahjussi?

Kyu-Bin : Ehm... tidak buruk dan tidak baik juga...

Uli : Apa itu?

Kyu-Bin : (Senyum) saya hanya meknikmatinya sampai hari ini berlalu...

Uli : Apakah membosankan bekerja dikantor?

Kyu-Bin : Bukan seperti  itu, sepertinya saya yang tidak cocok disitu, lebih menyenangkan diluar ruangan.

Uli : Apakah besok sudah selesai?

Kyu-Bin : Maksudnya?

Uli : Pekerjaan yang dikantor?

Kyu-Bin : Ehm (mengangguk)

Uli : Kalau begitu ayo kita pergi bersenang-senang!

Kyu-Bin : (Mengangguk sambil tersenyum)

Angin diatas gedung semakin kencang, rambut Uli yang terurai  panjang tertiup Angin sehingga hampir menutupi seluruh wajahnya.

Uli yang tampak kesusahan merupakan rambutnya kemudian dibantu Kyu-Bin.

Sentuhan tangan Kyu-Bin yang lembut membuat Uli hanya bisa terdiam dan pasrah. Kyu-Bin yang terlihat sibuk merapikan rambut Uli dan Uli sibuk dengan pikirannya yang memandang wajah Kyu-Bin sekaligus terpana dalam diam.

Kyu-Bin : Sudah selesai (tersenyum)

Uli : Ahjussi?

Kyu-Bin :  Ehm?

Uli :Apa setiap wanita yang ahjussi jumpai, diperlakukan seperti ini?

Kyu-Bin : Maksudnya?

Uli : Lupakan saja, aku masuk dulu.

Kyu-Bin : (Bingung) nona (memanggil)

Uli : ... (Terus berjalan)

..................

Uli memasuki kamarnya yang gelap, sambil mengoceh ia menyalakan lampu kamar.

Uli : Kenapa aku harus mengatakannya? Dasar gadis bodoh (memukul kepalanya)

Setelah mengatakannya, kemudian Ia berbalik dan terkejut.

Uli : Aa... (berteriak) mengkagetkan saja...
Oppa (berteriak)

Yun-Ho : Siapa yang bodoh?

Uli : Tidak tahu, kenapa tiba-tiba disini?

Yun-Ho : Aku mau menagih janjimu?

Uli : Janji apa? (Bingung)

Yun-Ho : Oppa sungguh kecewa

Uli : Ouh, aku mengingatnya... Maaf Oppa

Yun-Ho : Jadi apa rencanamu?

....................

Pagi hari, Uli meletakkan sebuket bunga di atas makam ibunya.

Uli : Selamat  pagi ibu! Harinya sangat cerah kan?

Kyu-Bin : Bunga yang kemarin sudah layu (mengambil)

Because My Destiny is YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang