Malam harinya Uli pergi ke atap, ketika sudah sampai tampaknya ia melihat sesuatu lalu kemudian tersenyum.
Seseorang yang sedang memandang langit malam kemudian berbalik badan ternyata pria tersebut adalah Kyu-Bin. Lalu ia tersenyum melihat yang ada dihadapannya.
Uli dan Kyu-Bin sedang berhadapan sambil membalas senyuman masing-masing. Segera Uli menghampiri Kyu-Bin.
Kyu-Bin : Bagaimana hari nona?
Uli : Menyenangkan, (senyum) ahjussi?
Kyu-Bin : Ehm... tidak buruk dan tidak baik juga...
Uli : Apa itu?
Kyu-Bin : (Senyum) saya hanya meknikmatinya sampai hari ini berlalu...
Uli : Apakah membosankan bekerja dikantor?
Kyu-Bin : Bukan seperti itu, sepertinya saya yang tidak cocok disitu, lebih menyenangkan diluar ruangan.
Uli : Apakah besok sudah selesai?
Kyu-Bin : Maksudnya?
Uli : Pekerjaan yang dikantor?
Kyu-Bin : Ehm (mengangguk)
Uli : Kalau begitu ayo kita pergi bersenang-senang!
Kyu-Bin : (Mengangguk sambil tersenyum)
Angin diatas gedung semakin kencang, rambut Uli yang terurai panjang tertiup Angin sehingga hampir menutupi seluruh wajahnya.
Uli yang tampak kesusahan merupakan rambutnya kemudian dibantu Kyu-Bin.
Sentuhan tangan Kyu-Bin yang lembut membuat Uli hanya bisa terdiam dan pasrah. Kyu-Bin yang terlihat sibuk merapikan rambut Uli dan Uli sibuk dengan pikirannya yang memandang wajah Kyu-Bin sekaligus terpana dalam diam.
Kyu-Bin : Sudah selesai (tersenyum)
Uli : Ahjussi?
Kyu-Bin : Ehm?
Uli :Apa setiap wanita yang ahjussi jumpai, diperlakukan seperti ini?
Kyu-Bin : Maksudnya?
Uli : Lupakan saja, aku masuk dulu.
Kyu-Bin : (Bingung) nona (memanggil)
Uli : ... (Terus berjalan)
..................
Uli memasuki kamarnya yang gelap, sambil mengoceh ia menyalakan lampu kamar.
Uli : Kenapa aku harus mengatakannya? Dasar gadis bodoh (memukul kepalanya)
Setelah mengatakannya, kemudian Ia berbalik dan terkejut.
Uli : Aa... (berteriak) mengkagetkan saja...
Oppa (berteriak)
Yun-Ho : Siapa yang bodoh?
Uli : Tidak tahu, kenapa tiba-tiba disini?
Yun-Ho : Aku mau menagih janjimu?
Uli : Janji apa? (Bingung)
Yun-Ho : Oppa sungguh kecewa
Uli : Ouh, aku mengingatnya... Maaf Oppa
Yun-Ho : Jadi apa rencanamu?
....................
Pagi hari, Uli meletakkan sebuket bunga di atas makam ibunya.
Uli : Selamat pagi ibu! Harinya sangat cerah kan?
Kyu-Bin : Bunga yang kemarin sudah layu (mengambil)
KAMU SEDANG MEMBACA
Because My Destiny is You
RomanceSeorang wanita yang bernama Uli yang selalu merasa kesepian, ia ingin menemukan takdirnya. akankah Ia akan bertemu dengan takdirnya?
