Kyu-Bin tampak mengajari anak-anak di tempat khursus takewondo David. Ia terlihat serius dan ia juga menikmatinya. Karena anak-anak yang diajarinya mampu mengikutinya.
Tanpa sadar beberapa jam sudah berlalu, akhirnya khurusus tersebut selesai. Dan para murid pun pamit untuk pulang kepada Kyu-Bin begitu juga dengan David.
Setelah semuanya Pulang hanya tinggal Kyu-Bin dan David saja berdua. David kemudian memberikan air mineral kepada Kyu-Bin.
David : Kau terlihat menikmatinya (memberikan botol mineral)
Kyu-Bin : (Menerima) Tentu saja (meminum), rasanya sudah lama aku tidak seperti ini...
David : Ia ternyata sudah lama, Kyu-Bin a...
Kyu-Bin : Kenapa? Apakah kau ingin membayar hutangmu?
David : Aku belum ada duit, makanya aku mau menanyakannmu mengenai yang dibusan itu.
Kyu-Bin : Kan aku sudah menolaknya kemarin. Sudah kubilang bayar saja utangmu kepadaku.
David : Kan sudah kubilang, pakai saja motor itu, kaunya saja yang tidak mau.
Kyu-Bin : Aku tidak akan memakainya...
David : Jadi kau datang kesini hanya untuk menagih utang?
Kyu-Bin : Bukan begitu, aku hanya tidak tahu mau kemana.
David : Tentu saja bekerja, Bukannya kau jadi bodyguardnya putri orang kaya?
Kyu-Bin : Nona itu pergi dengan temannya...
David : Benarkah, jadi dia menyuruhmu untuk istirahat sebentar, wah dia orang yang pengertian yah...
Kyu-Bin : Bukan begitu, temannya yang mengatakannya kepadaku.
David : Apakah temannya itu adalah seorang pria.
Kyu-Bin : .....
..................
Setelah beberapa saat mereka saling menatap, Jae-Min menarik Uli kepelukannya.
Uli : Kenapa tiba-tiba?
Jae-Min : Diam saja seperti ini, sebentar saja...
Uli : (Membalas pelukan Jae-Min dengan memberikan tepukan halus dipunggunya)
Jae-Min : Apa yang harus kulakukan jika kau tidak didekatku nantinya?
Mereka berdua berpelukan erat lumayan lama, sampai Uli sidah merasa tidak nyaman, wajahnya terlihat aneh, dia mengkerutkan keningnya.
Uli : Jae-Min a...
Jae-Min : Ehm?
Uli : Bukannya sudah saatnya melepaskan pelukannya?
Jae-Min : Sebentar lagi...
Uli : Tapi aku sudah tidak tahan lagi...
Jae-Min : Kenapa?
Uli : Bau keringat, punggungmu sudah basah semua.
Jae-Min : (Melepaskan pelukannya) Maaf... (tersenyum)
Setelah kejadian berpelukan itu, mereka berdua duduk bersebelahan di pinggir lapangan bola basket.
Jae-Min : (Meminum air mineral) wah segarnya...
Uli : (Meminum) wah, air mineral memang yang terbaik setelah berolahraga...
Jae-Min : Benar, Uli a... (memanggil)
Uli : Kenapa?
Jae-Min : Apakah ada tempat yang ingin kau kunjungi?
Uli : Dengan siapa? Denganmu?
KAMU SEDANG MEMBACA
Because My Destiny is You
RomanceSeorang wanita yang bernama Uli yang selalu merasa kesepian, ia ingin menemukan takdirnya. akankah Ia akan bertemu dengan takdirnya?
