Ep -27

58 3 3
                                        

Kyu-Bin tampak mengajari anak-anak di tempat khursus takewondo David. Ia terlihat serius dan ia juga menikmatinya. Karena anak-anak yang diajarinya mampu mengikutinya.

Tanpa sadar beberapa jam sudah berlalu, akhirnya khurusus tersebut selesai. Dan para murid pun pamit untuk pulang kepada Kyu-Bin begitu juga dengan David.

Setelah semuanya Pulang hanya tinggal Kyu-Bin dan David saja berdua. David kemudian memberikan air mineral kepada Kyu-Bin.

David : Kau terlihat menikmatinya (memberikan botol mineral)

Kyu-Bin : (Menerima) Tentu saja (meminum), rasanya sudah lama aku tidak seperti ini...

David : Ia ternyata sudah lama, Kyu-Bin a...

Kyu-Bin : Kenapa? Apakah kau ingin membayar hutangmu?

David : Aku belum ada duit, makanya aku mau menanyakannmu mengenai  yang dibusan itu.

Kyu-Bin : Kan aku sudah menolaknya kemarin. Sudah kubilang bayar saja utangmu kepadaku.

David : Kan sudah kubilang, pakai saja motor itu, kaunya saja yang tidak mau.

Kyu-Bin : Aku tidak akan memakainya...

David : Jadi kau datang kesini hanya untuk menagih utang?

Kyu-Bin : Bukan begitu, aku hanya tidak tahu mau kemana.

David : Tentu saja bekerja, Bukannya kau jadi bodyguardnya putri orang kaya?

Kyu-Bin : Nona itu pergi dengan temannya...

David : Benarkah, jadi dia menyuruhmu untuk istirahat sebentar, wah dia orang yang pengertian yah...

Kyu-Bin : Bukan begitu, temannya yang mengatakannya kepadaku.

David : Apakah temannya itu adalah seorang pria.

Kyu-Bin : .....

..................

Setelah beberapa saat mereka saling menatap, Jae-Min menarik Uli kepelukannya.

Uli : Kenapa tiba-tiba?

Jae-Min : Diam saja seperti ini, sebentar saja...

Uli : (Membalas pelukan Jae-Min dengan memberikan tepukan halus dipunggunya)

Jae-Min : Apa yang harus kulakukan jika kau tidak didekatku nantinya?

Mereka berdua berpelukan erat lumayan lama, sampai Uli sidah merasa tidak nyaman, wajahnya terlihat aneh, dia mengkerutkan keningnya.

Uli : Jae-Min a...

Jae-Min : Ehm?

Uli : Bukannya sudah saatnya melepaskan pelukannya?

Jae-Min : Sebentar lagi...

Uli : Tapi aku sudah tidak tahan lagi...

Jae-Min : Kenapa?

Uli : Bau keringat, punggungmu sudah basah semua.

Jae-Min : (Melepaskan pelukannya) Maaf... (tersenyum)

Setelah kejadian berpelukan itu, mereka berdua duduk bersebelahan di pinggir lapangan bola basket.

Jae-Min : (Meminum air mineral) wah segarnya...

Uli : (Meminum) wah, air mineral memang yang terbaik setelah berolahraga...

Jae-Min : Benar, Uli a... (memanggil)

Uli : Kenapa?

Jae-Min : Apakah ada tempat yang ingin kau kunjungi?

Uli : Dengan siapa? Denganmu?

Because My Destiny is YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang