30 | Kembaran Talitha

37 5 2
                                    

Hollaaa aku gabut nih, makannya langsung up 3 chapter sekaligus wkwk

Hollaaa aku gabut nih, makannya langsung up 3 chapter sekaligus wkwk

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Semua hanya tentang waktu. Tentang kapan kesedihan akan berakhir, tentang kapan masanya cinta datang menghampiri, juga kapan cinta akan pergi. Karena siklus kehidupan tidak dapat dipisahkan oleh waktu. Kesedihan yang berlarut adalah endapan pikiran buruk dalam kepala, sehingga apa yang kita rasakan bersumber dari apa yang kita pikirkan.

Mulailah keluar dari rasa sakit itu, paksa pikiranmu untuk menghapus segala kemungkinan buruk. Karena itu hanya akan membuatmu terus terpuruk.

Di atas kasur, Keina menatap langit-langit kamarnya. Mulai memikirkan langkah-langkah yang harus dia ambil ke depannya. Sebagai seorang pemimpi, kepalanya tidak pernah kosong. Selalu ada saja berbagai gambaran tentang masa depan.

“Keputusanku buat lulus cepet salah nggak, ya? Tapi aku harus bener-bener yakin kalo aku udah paham sama semua ilmunya. Kan nggak lucu kalo aku salah  berdiagnosis tentang penyakit orang. Apalagi kalo sampe salah ngasih resep,” monolog Keina sambil membayangkan beberapa kemungkinan. Seperti pasien yang kejang-kejang, bahkan meninggal dunia.

Keina menggelengkan kepala, menghapus semua ketakutannya.

“Aku yakin pasti bisa. Iya, aku bisa!”
Keina beranjak, lalu mengambil sebuah laptop. Dia mengerjakan tugas dari Pak Dosen berkepala plontos itu. Keina tidak ingin mengecewakannya, apalagi pagi tadi lelaki paruh baya itu sudah memujinya.

“Oke, sedikit lagi,” ucapnya sambil menguap. “Ayo, semangat! Nggak boleh ngantuk,” Keina membesarkan matanya agar tidak terpejam, dia sudah benar-benar mengantuk.

Finally, hoam ....” Akhirnya tugas selesai, Keina menyimpan dokumen tersebut, lalu mematikan laptopnya. Keina membaringkan tubuhnya senyaman mungkin, dan ... tidur.

🍂

Selamat pagi, semua. Jadi kali ini saya akan mempresentasikan mengenai jantung. Oke, jantung adalah organ terpenting dalam tubuh manusia. Jantung berfungsi memompa dan menyebarkan darah dengan mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.” Keina mempresentasikannya dengan sangat lancar, sesuai dengan apa yang tersaji di layar monitor.

“Tapi, bagaimana jika jantung tersebut tidak dapat berfungsi sebagai semestinya? Nah, kalian wajib tahu apa aja sih, gejala pada penyakit jantung?”

Lima belas menit Keina berdiri di depan kelas, akhirnya presentasinya berakhir.

“Nah mungkin hanya itu saja presentasi dari saya pagi ini, semoga bermanfaat,” Keina menutupnya dengan tersenyum simpul dan sedikit membungkuk---tanda penghormatan.

Kelas selesai, semua keluar dari ruangan. Menyegarkan otak dan juga tubuh. Keina pun berniat demikian, tetapi Bianca tiba-tiba memanggilnya.
Keina membalikkan tubuhnya, menatap Bianca. “Kenapa, Bi?”

Between Love And Ideals (TELAH TERBIT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang