Hello guys, so sorry banget yaa kalo kalian ngerasa cerita-cerita ku pada berhenti sejenak.
Aku lagi banyak banget ke hectic an duniawi karena sudah menginjak semester-semester akhir. Tapi untuk cerita ini aku sangat berusaha untuk menyelesaikan part part akhir ini kok.
So, untuk menebuskan kesalahanku, aku bakal double update minggu ini!
Selamat membaca❤️
♡︎♡︎♡︎♡︎♡︎
Jane mengayunkan kakinya diatas bangku yang agak tinggi, ia menunggu Danu yang sedang memesan makanan di kantin Fakultasnya sebelum keduanya berangkat.
Tidak jarang banyak orang yang melirik jahil kearah Jane, yang membuat Jane risih. Dengan muka datarnya yang biasa orang katakan judes, Jane dapat bertahan.
Hingga akhirnya muncul sosok laki-laki yang ia tunggu sedaritadi, dengan seketika Jane mengembangkan senyumnya.
"sorry lama, nih abis beli makanan buat kita nanti makan siang." Ucap Danu saat sudah berada di depan Jane.
Jane pun mengambil kantong plastik yang dipegang oleh Danu dan diharuminya, "hmm, enak banget wanginya, jadi laper."
"bantuin gue pindahan dulu, baru makan."
"gapapa kali nu, itung-itung bayar di muka." Ucap Jane dengan raut isengnya.
Danu yang gemas hanya mengacak rambut Jane tak terarah sebelum ia melangkahkan kakinya ke parkiran motor.
.
Di sisi lain, terdapat dua sejoli yang berdiri mematung melihat satu sama lain. Benar apa yang dikatakan Jane tadi, Malik juga berada di perpustakaan ini. Laki-laki tersebut tersenyum kikuk, ia bingung harus melakukan apa setelah pertengkarannya minggu lalu bersama Joy.
"kamu disini?" Ucap Malik yang akhirnya menghampiri Joy.
"hmm" Joy hanya berdeham, sejujurnya ia masih merasa kesal dengan Malik.
"kok gabilang sama aku mau kesini? Kan bisa bareng tadi." Kali ini Malik mengambil Tas kecil yang Joy pegang, untuk dibawakannya.
"biasanya juga sendiri." Ucap Joy dengan nada yang masih jutek.
Malik hanya tersenyum dan mengelus kepala gadisnya itu sambil keduanya berjalan keluar dari perpustakaan, "udah makan belum? Makan yuk, kata temen-temen aku sate fasilkom enak."
Melihat Malik yang terus menerus bersikap manis dan tersenyum pun membuat Joy merasa tidak enak untuk terus menerus terlihat jutek, "yaudah, yuk. Aku juga belom makan."
Karena jarak perpustakaan dengan Fasilkom yang berdekatan, keduanya pun memutuskan untuk berjalan kaki untuk menuju kesana. Beberapa langkah sebelum mereka memasuki halaman Fasilkom, Malik melihat keberadaan Jane yang sedang duduk menunggu seseorang.
"Itu Jane, kan? Perasaan aku tadi baru ketemu sama dia di perpus" Tanya Malik pada Joy.
"Iya, aku juga." Ucap Joy yang pura-pura tidak mengetahui alasan Jane berada di Fakultas tersebut.
"yaudah yuk, keburu rame.." Ajak Malik menarik tangan kekasihnya.
Saat keduanya berjalan kedalam fakultas tersebut, di pintu lain keluar Danu dengan kresek bening ditangannya yang tersenyum melihat Jane, Joy yang ingin menyapa Danu pun tertahan. Melihat kedua temannya yang sangat akrab itu membuat Joy bingung.
"jangan diliatin terus, mereka risih nanti. Pura-pura galiat aja, namanya juga pasangan baru" Ucap Malik yang melihat Joy melirik kearah parkiran.
.
KAMU SEDANG MEMBACA
Between Us
Hayran KurguIf he can't treat you well, let me do it for you. Even though we are only friends, you should know how hard I try to make you the most special woman in my life, Joycelyn. 🥇 Wonjoy - 110422
