PART 2

6.7K 444 20
                                    

Langit pagi ini begitu cerah.

Burung-burung berterbangan dan beberapa diantaranya hinggap di atas kabel listrik.

Daun pada pepohonan tinggi bergoyang mengikuti arah angin berhembus.

Jalanan di area sekolah ini tidak banyak dilalui oleh kendaraan, sehingga udara disekitarnya masih amat terasa sejuk.


Cendrawasih Highschool, terpampang nyata digapura halaman sekolah.

SMA ini terletak di sisi jalan raya yang tidak terlalu ramai.

Tepat disebelahnya terdapat halte bus yang sengaja dibuat guna memudahkan para siswa yang menggunakan transportasi umum.


Terhitung beberapa menit lagi bel sekolah akan segera berbunyi.

Penjaga sekolah, sebut saja dia pak Muklis.
Ia nampak meneguk segelas kopi dan mulai bergegas menuju gerbang.

Disaat pintu gerbang hampir tertutup sepenuhnya,
Dari kejauhan sana datanglah Adel dengan motor merahnya melaju cukup kencang hingga sebagian ban depannya berhasil terapit diantara pintu gerbang.

Pak muklis yang terkejut hanya berdecak akan hal itu.

"Kebiasaan" Ujarnya.

"Belum terlambat kan pak? Ban depan motor saya udah masuk loh" Ucap adel setelah membuka kaca helmnya.

Pak muklis hanya bisa pasrah dan membiarkan adel untuk masuk ke area sekolah.








...
Sementara itu,

Tak jauh dari parkiran, terlihat seorang siswi berponi tengah menjinjing sebuah tas kotak dikedua tangannya.

Entah apa yang tengah ia perhatikan dibalik pilar besar itu.

Yang jelas, ia nampak tersenyum manis pada seseorang dikejauhan sana.


Adel melepas helmnya, kemudian turun dari motor.

Ia tak langsung menuju kelasnya, melainkan ke kamar mandi terlebih dulu untuk mengganti celana training yang ia pakai dengan rok seragam.

Setelah keluar dari toilet, Adel mencuci tangan dan merapikan rambutnya di area wastafel.

Kemudian, ia sedikit terkejut ketika sampai diambang pintu.


Seorang siswi berponi yang tadi sempat diceritakan tengah bersandar di tembok.

Tersadar akan kehadiran adel, gadis dengan name tag Flora di dada kanannya itu langsung menegakkan tubuhnya.




Adel menatapnya datar.

Flora, memberikan tas yang dipegangnya kepada adel.

"Katanya hari ini kantin sekolah lagi gak nyediain karbo" Ucap flora langsung melepaskan tangannya, otomatis mau tak mau adel harus menahannya agar tidak jatuh.

Flora tersenyum, lalu pergi meninggalkan adel yang kini tengah kebingungan.

Tanpa banyak pikir, ia pun akhirnya berjalan menuju kelas sambil membawa bekal dari orang 'aneh' itu.










Butterfly at Night 🔞Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang