**"BANGSAT!!"
bugh!
Dengan sekali tendangan tepat mendarat di rahang tegas frans, membuat pria tua itu terhuyung ke lantai.
Dengan mata yang sembab penuh ketakutan Ashel terbelalak memandang seseorang yg baru saja tiba di ruangan tersebut.
"Adel?" cicitnya.
betul, Adel berhasil masuk ke ruangan frans setelah tadi lolos dari beberapa penjaga di bangunan ini. Adel tidak sendiri, di luar sana masih ada Zee yg tengah berkelahi dengan dua orang pria yang masih tersisa.
Adel bergegas menghampiri frans yg masih berusaha menstabilkan tubuhnya. pipinya sangat kebas sekarang.
Adel menarik kerah kemejanya. Dengan perasaan amarah yg sudah memuncak, adel memukuli wajah frans bergantian kiri kanan secara membabi buta.
Sambil terus melontarkan sumpah serapahnya, adel benar-benar emosi saat ini, hingga urat2 tegas di lehernya sampai terlihat.
Hidung frans sudah mengeluarkan tetesan darah segar, begitu pun sudut bibirnya. beberapa lebam juga nampak pada pelipis serta area wajahnya yg lain.
"Anjing! brengsek lo! babi!"
Namun, Kedatangan zee dengan sigap menarik adel agar berhenti.
Zee tentu saja juga marah pada papa nya tersebut, kenapa bisa dengan teganya frans melakukan hal ini. Zee juga masih tidak menyangka dengan semua yang terjadi. Hanya, mau bagaimanapun beliau tetap orangtuanya.
"Stop del! Lo gila?!" bentak zee mendorong bahu adel agar menjauh.
"Lo lakuin ini yang ada malah nambah masalah! tenang!" lanjutnya.
Dengan bahu yg masih naik turun, Adel menatap tajam para pria paruh baya yang sudah tidak berdaya itu.
Ashel bangkit dari duduknya, ia menubrukkan tubuhnya pada dekapan adel. Memeluk kekasihnya dengan sangat erat.
Perlahan aliran darah yang dari tadi mengalir dengan cepat pun mulai sedikit lebih damai, Adel membalas pelukan Ashel. Mengusap punggung gadisnya dengan lembut.
Bagaimana Adel bisa kesini bersama dengan zee?
flashback.
Zee berulangkali menghubungi nomor papanya, namun sang papa tidak mengangkatnya.
Zee sempat berpikir kalau frans mungkin berada di ruang kerjanya. Zee kemudian turun dari kamar untuk menemuinya secara langsung.
Namun, bukan keberadaan frans yang ia temui. Justru sebuah hal yang begitu membuat dirinya tercengang bukan main.
Zee tak sengaja menyenggol mouse yg tergeletak di atas meja, membuat layar monitor komputer menyala.
Zee mengurungkan niatnya untuk pergi, setelah atensinya terfokus pada narasi yg terpampang.
Rasa penasarannya semakin tinggi ketika ia mulai menggulir kursor lebih jauh lagi.

KAMU SEDANG MEMBACA
Butterfly at Night 🔞
RomanceAshel terpaksa bekerja di dunia malam dan menghabiskan masa mudanya dengan menutupi aib dirinya dari orang-orang. Hingga akhirnya ia dipertemukan dengan Adel dan Zee, dua orang gadis yang sangat menggilai bidang olahraga terutama berkuda. Dipertem...