Adel keluar dari kelasnya.
Sepanjang perjalanan di koridor, ia merasa ada seseorang yang membuntutinya.Beberapa kali adel melirik ke arah belakang, namun tidak ada orang yang perlu ia curigai.
Hingga akhirnya ia pun memutuskan untuk mempercepat langkahnya.
Berjalan dengan tergesa-gesa sembari sesekali menoleh membuatnya tak sengaja bertabrakan dengan seseorang.
"Aw!" Ujar siswi berkuncir kuda itu, yang tak lain adalah ashel.
"Eh sorry2" Ucap adel panik.
Ashel mengernyitkan dahinya.
Melihat adel yang nampak gelisah."Buru-buru banget" Ucap Ashel.
"Ha? Anu- itu gue takut ketinggalan bus" Jawab adel gelagapan.
"Masih siang gini.
Lo naik bus lagi?" Tanya ashel.
Adel hanya mengangguk.
"Yauda bareng aja" Ucap ashel.
Adel terdiam.
Ia menelan saliva.
Sementara ashel mulai melangkahkan kakinya.
Adel yang masih mematung akhirnya ditarik oleh ashel.
Digenggamnya tangan yang terasa dingin saat ini."Malah bengong.
Ayo" Ucapnya.Seraya berjalan keluar gedung sekolah, adel terus menjatuhi tatapannya pada jemari2 lentik yang bertaut pada tangan kanannya.
..
Di dalam bus, suasana canggung sangat terasa.Sama sekali tidak ada percakapan.
Adel memalingkan wajahnya keluar jendela bus dengan earphone yang menyumpal dikedua telinganya.
Sementara ashel, ia sibuk memainkan ponselnya. Dan membalas beberapa pesan yang masuk.
Sumpah, aneh banget.
Gue harus ngapain sekarang.Itu juga notif bejibun banget dari siapa dah.
Cowoknya?
Hm.
Adel terus bergumam dalam hati.
Saat ia sedikit mencuri pandang pada layar hp ashel, secara bersamaan ashel pun menoleh padanya. Reflek, adel gelagapan dan langsung melihat kesembarang arah.
"Rumah lo dimana sih? Kita satu arah, tapi gue gatau rumah lo dimana" Ucap ashel tiba-tiba.
"Satu arah kan bukan berarti deket juga" Jawab adel.
"I-iya sih. Lagian emang gue yang turun duluan" Ucap ashel.
"Ngga, gini loh masalahnya. Helm lo ini kapan mau diambil?" Lanjutnya.
"Anterin lah. Masa gue yang ngambil" Ucap adel.
"Gue udah mau balikin ke lo ya. Tapi lo tolak" Ujar ashel.
"Mana alamatnya belum dikasih sampe sekarang""Yaudah entar aja sekalian sama jaketnya" Jawab adel.
"Yaudah sini alamatnya" Balas ashel.
Adel hanya menatap ashel, tanpa ekspresi apapun.
Ditatap seperti itu membuat ashel sedikit salah tingkah, lantas ia membuang pandangannya.
"Sharelock.
Kalo besok masih ngga juga, gue balikinnya disekolah aja" Ucap ashel.

KAMU SEDANG MEMBACA
Butterfly at Night 🔞
Любовные романыAshel terpaksa bekerja di dunia malam dan menghabiskan masa mudanya dengan menutupi aib dirinya dari orang-orang. Hingga akhirnya ia dipertemukan dengan Adel dan Zee, dua orang gadis yang sangat menggilai bidang olahraga terutama berkuda. Dipertem...