Blooms in Our Hearts pt 09

3.2K 272 4
                                        

Sore ini Sunoo tampak rapi, mengenakan kemeja putih dan di balut cardigan berwarna cream serta celana yang senada dengan kemejanya.

Hari ini ia janji temu dengan Sunghoon, ia tidak menyangka kakak tingkatnya itu akan mengajaknya pergi.

*Flashback On*

"Kamu bakal sering ketemu Niki dong?"

Sunoo menatap ragu ke arah Sunghoon, ia mencoba memahami maksud pertanyaan Sunghoon itu. Sunoo menjawab dengan anggukan ragu. "Hanya sampai akhir semester ini sih kak."

Kali ini giliran Sunghoon yang mengangguk, "Surat yang kemarin aku titip ke Jungwon udah dibaca?"

"Ahh, iya. Sudah kak." Sunoo menunduk malu.

"Eehhhmmm, tapi kok aku belum terima pesan dari nomer baru ya?" ucap Sunghoon.

Sunoo menunduk wajahnya merah karena malu, ia tidak menyangka jika Sunghoon menunggu pesan darinya. Sesaat kemudian Sunoo mengeluarkan ponsel dari dalam tasnya. Dan menyodorkan ponselnya ke Sunghoon.

"Maaf kak, aku lupa masukin nomor yang kakak kasih di surat. Jadi aku pikir saat pulang nanti baru mau hubungi kakak."

Mendengar ucapan Sunok itu, kali ini Sunghoon yang tersipu.
"Eeeehhh, iya -iya. Aku ketik nomorku aja langsung ya disini." Sunghoon mengambil ponsel milik Sunoo.

Sesaat Sunghoon memperhatikan wallpaper di ponsel Sunoo. Disana ada Sunoo yang sedang selfie dengan pose dua jarinya membentuk V sign.

Sunghoon mengetikan beberapa angka setelah itu memberikan kembali ponsel kepada Sunoo. "Kemarin maaf ya, kamu jadi sakit gitu."

"Enggak kak, bukan karena aku hujan -hujanan kok. Mungkin karena hari -hari ini kuliahku lagi padat banget, makanya ngedrop kemarin."

"Mulai sekarang kalau ada apapun hubungi kakak ya Noo." Sunghoon mengusap puncak kepala Sunoo.

Sunghoon tidak tahu akibat yang di timbulkan oleh tangannya yang mengusap puncak kepala Sunoo itu.

Setengah mati Sunoo menahan debaran di jantungnya. Setelah ia bisa mengendalikan perasaannya, baru ia menjawab dengan anggukan dan senyuman indah yang terlukis di bibirnya.

"Hari Sabtu ini kamu ada acara nggak Noo?" tanya Sunghoon hati -hati.

"Eng, enggak ada kak." gugup Sunoo.

"Kalau gitu, pergi sama aku ya?" ajakan Sunghoon ini kembali membuat jantung Sunoo berdegub. "Berdua!"

*Flashback Off *

***

Sore ini jalanan tampak lebih ramai dari biasanya. Sunoo menunggu di dekat halte bus, tak lama Sunghoon datang dan berjalan diantara keramaian. Namun ia tetap tampak lebih menonjol dari pada orang lain. Dan seluruh mata tertuju pada Sunghoon yang berjalan menghampiri Sunoo.

"Noo," panggil yang lebih tua. Mata Sunoo seolah dimanjakan dengan penampilan Sunghoon hari ini. Pria itu mengenakan kaos berwarna biru keabuan dipadu dengan celana jeans warna navy dan jaket denim berwarna putih.

Sejenak Sunoo dibuat tepukau, namun ia harus kembali ke alam sadarnya. "Hai kak Sunghoon."

"Maaf ya, pasti udah lama nungguin akunya?"

"Enggak kok kak, aku juga baru sampai."

"Yaudah yok, sambil jalan aja."

Keduanya berjalan sepanjang jalan pertokoan, Sunghoon bilang kalau ada barang yang pengen dia beli. Ternayata barang itu adalah sepatu limited edition merek terkenal.

Blooms in Our HeartsCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang