14. Joks malam

348 43 31
                                        

Hi guys!

Apa kabar kalian semua?

Jangan lupa follow, vote dan komen ya.

Happy reading sobat Revor ❤️

Mendengar ucapan Rika barusan, Ayesha langsung salting

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Mendengar ucapan Rika barusan, Ayesha langsung salting.

"A-apa sih Rik, mana mungkin gue suka sama si cupu itu!" ucap Ayesha.

Rika pun hanya terdiam sambil memasang wajah menggoda, tak lupa alisnya yang naik turun membuat Ayesha tidak bisa berbohong pada sahabatnya itu.

Menghela nafas panjang. "Iya deh, tapi, kelihatan ya kalau gue emang suka?"

"APA?!" teriak Rika terkejut.

"Lo kenapa kaget gitu sih Rik? Kaget anjir,"

"Lo beneren suka sama Arkan? Widih, nggak nyangka akhirnya sahabat gue suka sama cowok," ucap Rika lebay.

"Apa sih Rik, lebay banget deh lo,"

"Cerita-cerita, gimana lo bisa suka sama si buta ngeselin itu? Gue penasaran anjir, kenapa lo baru suka pas kelas 2 ini, kenapa nggak dari dulu waktu kelas 1 coba?" tanya Rika yang penuh keingintahuan.

"Alasan gue suka sama dia itu, gara-gara nasib kita sekilas hampir sama. Arkan memiliki kehidupan buruk dilingkungan sosialnya, sedangkan gue buruk dalam kehidupan keluarga gue. Jadi gue anggap, kalau gue deketin si Arkan, gue bakal ubah kehidupannya," jelas Ayesha.

"Iya juga sih kalian sama. Sekarang gue tanya, kalau lo berhasil sama apa yang lo bilang barusan, terus Arkan, dia apa bisa bantuin kehidupan lo? Secara gue sahabat lo yang udah temenan sama lo lama aja tetep nggak bisa satuin bokap mokap lo, Ay," ucap Rika.

"Gue sih nggak menggarapkan imbalan dari si Arkan, gue cuma nggak suka orang kayak Arkan dapan kenangan yang buruk didunia ini," jelas Ayesha.

"Tapi ini nggak adil Ay! Arkan udah jahat sama lo, kenapa sih lo masih peduli sama dia?! Gue kesel tau nggak, gue nggak mau sahabat gue selalu tersakiti demi ngelindungi orang yang jelas-jelas nggak ada rasa terimakasih kayak si Arkan!"

"Iya Rik, lo bener, walaupun gue udah berusaha kepengen jahat, tapi hati gue nggak setuju. Malah hal yang gue anggap jahat, pandangan orang lain malah beda malah mereka anggap gue baik. Kan nggak ngotak anying," titah Ayesha.

"Yaudah deh, asalkan lo seneng, bahagia, gue juga ikut seneng kok. Tapi ingat, jangan keterlaluan sampai ada yang bully lo!"

"Iya iya bunda Rika sayang, mana ada sih orang yang berani bully gue. Yang ada nih!" Ayesha menunjukkan kepalan tangannya.

Rika yang melihat itu pun tertawa terbahak-bahak.

"Lo ada-ada aja sih Ay, hahaha," pekik Rika.

Ayesha yang melihat sahabatnya itu tertawa seperti itu, ia juga ikutan tertawa.

DEAR ARKAN [On Going]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang