18. Instisblind blue

368 46 62
                                        

Halo semuanya!

Kembali lagi diceritaku hihi. Ada yang nungguin gak part lanjutan cerita ini?

Apa kabar kalian para readers tercinta ku? Semoga kalian dilimpahkan kebahagiaan, dan jaga kesehatan kalian ya 🤗💜

Jangan lupa pencet vote, komen dan follow ya. Biar aku semangat ngetik cerita 😍

Happy reading sobat Revor!

Happy reading sobat Revor!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Ayo naik bos!"

Ayesha dan Saga pun melesat menuju rumah Arkan dengan motor yang mereka kendarai.

Namun saat sampai di kompleks perumahan. Tiba-tiba Saga lupa dimana rumah Arkan.

"Lo gimana sih Ga! Inget kaga?" omel Ayesha.

"Inget kok bos, dulu pernah nganterin si Arkan pulang dari tempat tongkrongan," ucap Saga.

"Terus ... sekarang kita ambil gang mana?"

Krik! Krik! Krik!

Ayesha dan Saga memberhentikan motornya. Mereka berdua bingung gang mana yang harus mereka ambil untuk sampai ke rumah Arkan. Huh! Udah kayak main Dora aja, ucap Ayesha.

"Coba gang ini," tunjuk Saga.

Segera dia menyetater motornya.

"Lo yakin, Ga? Kok gue ragu ya," tanya Ayesha ragu.

"Y-ya coba aja dulu bos. Sapa tau bener."

Ayesha memutar kedua bola matanya. Sebenarnya ia sangat ragu, dan menyesal mengajak Saga karena dia cepat lupa jika sudah banyak memakan makanan.

"Jangan buntu dong. Lo inget apa amnesia sih Ga, astaga!"

"Ya maap bos, yang dipikir nggak cuma jalan rumahnya Arkan doang," ucap Saga.

Plakkk!

"Jangan banyak cing-cong. Ayo jalan, keburu sore nih!"

"Iya iya."

Ayesha dan Saga kembali melanjutkan pencarian rumah Arkan. Lagi-lagi mereka selalu salah gang, gang yang mereka lewati buntu. Lalu mereka putar balik ke gang lainnya juga buntu, kembali lagi ke titik awal, berkeliling lagi mencari orang. Namun perumahan itu tampak sepi sekali, sudah seperti perumahan angker aja.

"Haduh bos, gue capek banget! Udah sepuluh kali kita bolak-balik cari rumahnya si Arkan loh," ucap Saga ngos-ngosan.

"Jangan tanya. Sama, gue juga capek, ini perumahan sepi banget aelah!"

"Eh bos, coba liat itu," tunjuk Saga pada satpam, disalah satu rumah besar.

"Mana?"

Ayesha pun melihat satpam yang berjaga didepan rumah mewah itu. Tidak ada salahnya jika ia bertanya.

DEAR ARKAN [On Going]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang