Sejam kemudian Ash melanjutkan pekerjaannya. Walau barang-barang di persembunyian Themos terlihat seperti sampah tak layak daur ulang, ternyata nilai sebenarnya jauh lebih tinggi. Bahkan barang-barang pribadi seperti Asbak bisa dihargai mahal.
[Pemberitahuan]
Anda telah menemukan pedang miliki Themos. Pedang ini telah rusak parah dan tidak mungkin diperbaiki. Namun jika anda membawanya ke Museum Kota, itu akan dihargai cukup tinggi.
Pemberitahuan serupa terus bermunculan membuat Ash nyaris memasukkan seluruh barang-barang Themos ke dalam Inventorynya. Untung saja Inventory Ash memiliki kapasitas yang besar karena dia adalah mantan penambang. Kalau tidak Ash harus menyisakan beberapa barang disini karena Ash tidak berniat datang lagi kesini.
Saat seluruh barang berharga telah berada di Inventorynya, Ash beralih ke sudut ruangan yang sedari tadi telah menarik perhatiannya. Di sudut ruangan terdapat ukiran berbentuk persegi dengan ukuran 50 cm x 50 cm. Dipinggirnya terdapat ukiran tulisan yang terlihat asing.
Itu bukanlah bahasa iblis. Ada bagian yang mirip namun keseluruhannya sangat berbeda. Ash menduga kalau itu kemungkinan adalah Rune yang menggunakan bahasa iblis sebagai dasarnya.
[Pemberitahuan]
Anda menemukan peti tersembunyi. Gunakan 3 Heavens Drop untuk membuka peti.
Ash tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya dan tanpa pikir panjang langsung menyerahkan tiga Heavens Drop miliknya. Ukiran itu memancarkan sinar sebelum akhirnya terbuka seperti sebuah laci meja yang ditarik keluar.
"Aku kaya!"
Tanpa perlu memeriksa secara rinci Ash sudah bisa memperkirakan jumlah kekayaan yang Themos simpan hanya dengan melihat emas batangan yang ada disana. Ada total sepuluh emas batangan seberat 1 kilogram. Emas murni dihargai 1.000.000 Con perkilonya. Dengan adanya sepuluh kilo emas, Ash sudah mengumpulkan 10.000.000 Con dalam semalam.
Jangankan hanya membayar lunas hutangnya. Ia sekarang tidak perlu pusing memikirkan masa depannya disini. Sungguh Themos adalah orang kaya!
Di Argathroz, banyak petualang yang memiliki emas batangan sebagai harta mereka. Namun rata-rata jumlahnya tidak sampai 5 kilogram. Hanya organisasi besar yang memiliki kekayaan sebanyak itu. Untuk individu tunggal kebanyakan kurang tertarik menimbun banyak emas kecuali para bangsawan.
Selain emas itu, Themos juga memiliki banyak permata di penyimpanannya. Dia juga memiliki banyak Magic Scroll langka serta Design untuk berbagai barang. Jika di total mungkin jumlahnya bernilai ratusan ribu Con.
Petualang tidak akan mendapat sebanyak ini dari perampokkan Dungeon. Walaupun Boss Dungeon juga menyimpan harta karunnya sendiri, totalnya hanya berkisar puluhan sampai raturan ribu Con. Sedangkan persembunyian Themos memberinya jutaan Con. Hanya saja Dungeon memberikan banyak senjata kuat, sedangkan persembunyian Themos tidak memilikinya.
Tapi itu bukan masalah. Yang benar-benar Ash butuhkan saat ini adalah uang!
Dan yang tak kalah penting, di penyimpanan itu juga terdapat buku harian Themos yang dicari-cari Kuma. Buku itu begitu lusuh dan kertasnya telah menguning sebagian karena terkena jamur. Untungnya isi catatan di dalamnya baik-baik saja.
Sekarang sudah hampir tengah malam dan tidak mungkin Ash kembali sekarang juga. Jadi ia akan bermalam di tempat itu sampai besok pagi. Ash berniat menghabiskan malam dengan membaca buku harian Themos. Ia sebenarnya sangat penasaran mengapa Kuma begitu menginginkan benda itu.
[Buku Harian Themos]
Setelah pensiun menjadi Knight di kekaisaran Argathrone, Themos memutuskan ingin menjelajah dunia selama sisa hidupnya. Ia berpetualang ke berbagai tempat yang belum pernah di datangi manusia dan menuliskan perjalanannya ke dalam buku ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Land : Another World
FantasiaThe Land : Another World [Season 1 END - Hiatus] Bumi, tahun 2081. Tepat 50 tahun lalu dunia digemparkan dengan kabar jatuhnya 13 meteor ke bumi. Meteor itu jatuh di 13 tempat yang berbeda dan menimbulkan kerusakan yang cukup besar. Namun setelah it...
