-9- Rank 1

951 152 16
                                        

"Jadi Explorer Cha Jioh, atau Master Pedang Ash atau siapapun itu. Bisa kau jelaskan bagaimana bisa dirimu berada di peringkat 1 Rank Explorer di Argatroz? Kau tidak tiba-tiba menjadi OP seperti di novel-novel fantasi atau anime kan?"

"OP kepalamu!" Jioh tidak bisa menahan untuk tidak mengumpati Hansung.

Jioh sendiri tak mengerti kenapa statusnya tidak berubah saat update EARS terjadi. Ketika Explorer lain sibuk memprotes, hanya dirinya saja yang kebingungan. Apa karna statusnya yang terkunci?

[Informasi Pribadi]

Nama : Ash (Cha Jioh) (Cursed)
Ras : Human (?)
Level : 1 (0/500)
Grade : D
Rank : #1
Title : -
Status :
HP : 12.000
MP : 5.000
-Strength : 55 (Sealed)
-Agility : 49 (Sealed)
-Stamina : 45 (Sealed)
-Intelligence : 37 (Sealed)

"Statusku tidak ada yang berubah kecuali adanya penambahan HP dan MP saja," ucap Jioh.

Saat ini mereka bertiga sedang berjalan sedikit berjauhan dengan Explorer lain agar apa yang mereka bicarakan tidak terdengar.

"Apa karena status Sealed-mu yang menyebabkan statistik kemampuanmu tidak kembali seperti semula? Bukankah ini sebuah keberuntungan?" Hansung mengungkapkan spekulasinya.

Entah Jioh harus merasa beruntung atau tidak. Saat ini mungkin ia sedang memimpin. Tapi begitu Explorer lain sudah naik level dan meningkatkan status mereka, maka Jioh akan semakin tertinggal.

"Apa tak ada cara melepaskan kutukan itu?"

Jioh hanya bisa menggelengkan kepalanya. Ini semua bermula sejak tiga tahun lalu. Kala itu Jioh adalah Explorer yang cukup naik daun. Kemampuan berpedangnya sangat baik dan perkembangannya cukup cepat. Jioh dapat naik dari Grade E ke D hanya dalam waktu satu setengah tahun. Itu adalah sebuah pencapaian yang cukup baik bagi Explorer muda sepertinya.

Namun kesialan itu datang. Bermula saat Jioh mengikuti ujian kenaikan Stage 9. Party Jioh saat itu harus melawan Mini Boss bernama Hage dan berhasil menang. Saat anggota party lain merayakan keberhasilan mereka, Jioh memilih melihat-lihat tempat itu sebentar.

Ia menemukan sebuah ruangan tersembunyi. Tak ada apapun di dalamnya, hanya sebuah kotak kayu yang cukup usang. Karena penasaran, Jioh tidak bisa menahan diri untuk tidak membuka kotak itu. Ternyata di dalamnya terdapat sebuah pedang hitam yang tertutup debu. Walaupun begitu, pedang itu masih tampak bagus jika di bersihkan.

"Apa ini pedang langka?" Jioh cukup bersemangat saat menemukan pedang itu. Ia berniat memakainya atau menjualnya pada Guild Ternama. Ia pasti akan jadi kaya raya.

[Pemberitahuan]
Anda menemukan sebuah item pusaka. Begitu terikat pada pemiliknya item ini tidak akan jatuh ke orang lain. Apa anda ingin mengikat item ini?

Nama : ???
Jenis : Pedang
--

Jioh kegirangan saat tahu kalau pedang itu adalah item pusaka. Selama ini hanya ada kurang dari 5 item pusaka yang ditemukan Explorer. Dan pedang ini adalah salah satunya. Jioh memikirkan statusnya yang merupakan Explorer tipe petarung yang menggunakan pedang. Sayang sekali jika ia menjual item seberharga ini. Jika ia menggunakannya, mungkin ia dapat dengan cepat naik ke grade C dan masuk ke Worldwide Rank. Jadi tanpa pikir panjang lagi Jioh segera mengikat pedang itu pada dirinya.

[Pemberitahuan]
Anda terikat dengan item yang terkena kutukan. Status anda saat ini adalah 'cursed'. Seluruh kemampuan anda akan tersegel dan Anda tidak bisa menggunakan Skill apapun. Kutukan akan menghilang begitu kutukan pada item tersebut dipulihkan.

Nama : Dark Helios (Cursed)
Tipe : Pedang (Growth)
Damage : 200
‐‐

Jika mengingat kejadian itu rasanya Jioh ingin sekali menangis. Kalau saja dia tidak serakah dan menjual saja item itu, mungkin nasibnya tidak akan semalang ini. Sudah berkali-kali ia mencoba melepaskan ikatan dengan pedang itu namun tidak berhasil. Jioh bahkan pernah meninggalkannya di The Land tapi pada akhirnya pedang itu kembali ke Inventorynya. Sungguh mengerikan!

"Dan karna pedang itu pula kau dicampakkan oleh kekasihmu. Padahal aku kira dia orang yang setia," ceplos Hansung asal.

"Dia punya hak untuk mencari lelaki yang dapat menjamin masa depannya."

"Tapi kau masih memikirkan wanita itu padahal dia sudah bersenang-senang dengan kekasih barunya yang seorang pengusaha. Lupakan dia."

"Aku sudah melupakannya," ucap Jioh sedikit kesal. Perkataan Hansung terasa seolah-olah dirinya begitu mengenaskan setelah dicampakkan.

"Kalau begitu kenapa kau masih ingin mencari wanita yang berprofesi seorang dokter? Kau masih berada dalam bayang-bayangnya," ucap Hansung tepat sasaran. "Wanita seperti itu hanya suka saat kita sedang mapan saja. Begitu kita susah, dia pergi mencari lelaki baru. Jangan merasa sedih. Dengan wajah sepertimu, bahkan Miss Korea mau saja bertekuk lutut."

Entah kalimat penyemangat macam apa yang Hansung lontarkan tapi Jioh tidak bisa menyangkal. Hansung begitu mengetahui dirinya luar dalam. Waktu yang mereka habiskan bersama bukan hanya aksesoris semata.

"Aku hanya ingin membuktikan walaupun aku seorang Explorer, aku juga bisa hidup sukses dan mendapatkan wanita yang baik," ungkap Jioh memelan di akhir kalimat.

"Wanita yang baik tidak harus seorang dokter. Tapi bukan berarti profesi dokter itu tidak baik. Maksudku kau bisa mencari wanita yang jauh lebih hebat dan buktikan padanya kalau menjadi Dokter bukanlah segala. Itu cara balas dendam terbaik."

Ucapan Hansung ada benarnya. Walau anak itu terkadang otaknya tidak beres, tapi dia memang cukup dewasa. Kehidupan orang kaya di Korea memang cukup berat membuat Hansung harus tumbuh dewasa sebelum waktunya.

"Akhirnya kau menggunakan otakmu dengan benar walaupun hanya untuk menyemangatiku," ucap Jioh terkesan mengejek.

"Kau merendahkan kemampuan otakku? Aku ini lulusan Seoul National University!"

Jioh memilih mengabaikan Hansung yang mulai membanggakan dirinya sendiri. Ia beralih pada Sky terlihat cemas.

"Ada apa Sky?"

"Mmm Kak, apa benar kita akan berada disini selamanya?" tanya anak itu.

"Kita akan terus berada di tempat ini sampai Raja Iblis berhasil terbunuh. Ada apa?"

"Aku khawatir dengan nenekku. Beliau saat ini sedang di rumah sakit. Aku ingin menjadi Explorer agar bisa membiayai pengobatannya. Hanya nenek satu-satunya keluargaku. Kalau aku disini, siapa yang akan menjaga nenek?"

Perkataan Sky membuat Jioh terenyuh. Sudah ia duga Sky mempunyai masalah hidup yang cukup rumit. Jioh sendiri tidak terlalu paham karena sejak kecil dia hidup sendiri. Ia seorang yatim piatu yang tak tahu siapa orang tuanya.

"Tenanglah. Orang-orang di luar sana pasti akan membantu nenekmu," ucap Jioh menenangkan. Syukurlah setelah itu Sky terlihat sedikit membaik.

"Sky, boleh aku melihat statusmu?"

Jioh sebenarnya penasaran bagaimana bisa Sky memiliki Grade yang begitu tinggi. Bahkan nama Sky berada di Top 50 daftar peringkat Explorer di Argatroz. Sudah pasti kekuatannya tidak main-main.

Sky mengangguk lalu membuka jendela statusnya dan memperlihatkannya pada Jioh. Hansung yang sebenarnya juga penasaran ikut melihat bagaimana status anak yang lebih muda 10 tahun darinya.

[Informasi Pribadi]

Nama : Sky (Baek Haneul)
Ras : Human
Level : 1 (0/500)
Grade : C
Rank : #47
Title : -
Status :
HP : 7.000
MP : 4.000
-Strength : 15
-Agility : 34
-Stamina : 25
-Intelligence : 23

"Sialan! Statusnya benar-benar tinggi!" Hansung segera membungkam mulutnya sendiri begitu sadar kalau suaranya cukup keras.

"Sky, apa kau punya keahlian khusus?"

Sky terlihat berpikir sejenak. Wajah imutnya membuat Hansung ingin mencubit pipi anak itu namun gagal karena tangannya segera ditepis oleh Jioh.

"Aku cukup baik dalam menggunakan pisau. Aku sebelumnya pernah bekerja di tempat pemotongan hewan."

Bola mata Jioh seketika berbinar. Ia tahu keputusannya membawa Sky adalah tepat. Dengan begini, mereka akan sanggup membentuk tim yang kuat.

-To be Continued-

The Land : Another WorldCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang